INDOZONE.ID - Persiapan Pagelaran Sabang Merauke (PSM) bertajuk "The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara" tinggal menghitung hari, yang akan berlangsung pada 23 dan 24 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Jakarta Pusat.
Sebagai salah satu artis yang akan tampil di acara tersebut, Mirabeth Sonia, masih diberi kepercayaan untuk bergabung di Pagelaran Sabang Merauke di tahun ini, dan ia juga sudah melakukan latihan di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada Senin (3/8/2024).
Mirabeth Sonia mengungkapkan pandangannya tentang perkembangan konsep yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Menurutnya, esensi atau jiwa dari konsep tersebut tetap sama, namun konsepnya terus berkembang dan membesar seiring waktu.
Baca juga: Pagelaran Sabang Merauke 2025: Menghadirkan Hikayat Nusantara dengan Konsep Modern
"Menurut aku jiwanya tetap sama ya. Cuma emang konsepnya tuh terus berkembang gitu, cuma ya itu makin lama tuh makin besar, yang terlibat juga makin banyak. Terus konsepnya juga di-upgrade terus setiap tahun. Dan tahun ini bahkan bukan cuma upgrade tapi cerita baru lagi gitu. Dari yang tahun sebelumnya," kata Mirabeth Sonia saat ditemui Indozone di Jakarta, Minggu.
Ia juga menekankan bahwa esensi dari konsep tersebut tetap sama, meskipun konsepnya terus berkembang dan berubah.
Selain itu, Mirabeth Sonia dan timnya telah melakukan persiapan matang untuk pertunjukan mereka.
Berkat workshop yang dilakukan bersama music director, mereka telah menerima arahan yang jelas tentang aransemen vokal dan bagian-bagian penting lainnya.
"Untungnya sama music director kita, dia udah ngelakuin workshop sama kita beberapa kali ya. Bahkan kemarin kita juga baru di open house untuk kita kalau mau latihan. Jadi aransemen vokalnya segala macem tuh udah di-transfer ke kita gitu. Jadi kita pun udah siap. Waktu ini kita tinggal nyanyiin apa yang udah dilatih. Karena musiknya kan udah dikasih guide-nya ya. Kurang lebih kan potongannya kan sama, cuma mungkin kita akan dengar yang sebenarnya kayak gimana. Cuma yang di workshop kan udah terbayang gitu," tutur Mirabeth Sonia.
Walaupun sudah latihan-latihan, tetapi masih baru mencapai setengah jalan dalam persiapan, karena belum bertemu dengan penari yang ada di Jogja.
Ketika nanti bertemu dengan penari di Jogja, barulah mereka dapat merasakan keselarasan yang utuh dan memulai latihan yang lebih terpadu.
"Sejauh ini ya kita baru, kalau dari penyanyi tuh baru mungkin setengah jalan. Karena belum ketemu sama penari yang di Jogja. Itu yang paling kita tunggu-tunggu. Jadi kita mempersiapkan materi kita sebagai penyanyi. Nyanyinya sama musiknya sama koreonya udah dikasih juga. Tinggal ke Jogja tuh ketemu disitu baru deh ngerasa oke. Disini kita mulai latihannya yang udah combine gitu," jelasnya.
Lebih lanjut, Mirabeth Sonia juga merasa sangat senang dan terhormat ketika diberi kepercayaan untuk membawakan enam lagu dalam pertunjukan Sabang Merauke.
Ia mengakui bahwa jumlah lagu yang banyak tidak menjadi masalah baginya, malah membuatnya semakin bersemangat. Mirabeth memang sangat menyukai pertunjukan Sabang Merauke dan telah jatuh cinta dengan keindahan dan kreativitas yang ditampilkan dalam acara tersebut.
Sebelum terlibat dalam Sabang Merauke, Mirabeth sudah memiliki ketertarikan pada pertunjukan, namun setelah semakin mengenal dan terlibat dalam acara tersebut, ia semakin jatuh cinta.
"Seneng dong kan dikasih kepercayaan untuk bawain enam lagu kan gak sedikit ya, banyak. Malah aku kalau disini seneng banget kalau dikasih banyak ya, karena seneng banget disini. Suka, suka gara-gara Sabang Merauke. Sebelumnya emang suka juga cuman kayak makin tau banyak di Sabang Merauke. Iya, indah banget dan bisa diapa-apain gitu," ungkap Mirabeth.
Perempuan berusia 30 tahun itu juga mengatakan, khususnya pada khalayak umum yang nantinya akan menonton Pagelaran Sabang Merauke agar bisa enjoy menikmatinya.
"Enjoy. Karena ini kalian disuguhin pertunjukan yang dasyat sih. Maksudnya di arena lagi, gede banget, dan banyak banget orangnya. Kapasitasnya lebih besar dari yang sebelumnya. Pokoknya lebih spektakuler lah. Semoga kalian bisa menikmati, dan makin tumbuh rasa cinta budaya kita," tambahnya lagi.
Pagelaran Sabang Merauke ini juga ramah ditonton untuk seluruh generasi, karena seluruh tim yang terlibat telah mengemas acara tersebut agar bisa diterima oleh lintas generasi.
"Sudah dilakukan sama Mas Memet dan tim cara mengemas budaya. Biasanya orang dengar pagelaran mungkin dengarnya kayak nontonnya berat gitu mungkin. Kayak budaya banget gitu kan. Nah ini dikemasnya mungkin yang bisa masuk ke gen Z atau gen Alpha bahkan, dan milenials pun juga di-spoil. Lintas generasi karena dikemasnya modern juga, tapi tradisinya tetap ini lah enggak hilang," pungkasnya.
Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway yang mengusung tema "Hikayat Nusantara" ini akan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku seni, termasuk 351 penari, penyanyi nasional seperti Yura Yunita, PADI Reborn, Mirabeth Sonia, dan masih banyak lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara