INDOZONE.ID - Di tengah banjir drakor dengan formula yang itu-itu saja, Made In Korea datang sebagai tontonan yang terasa beda sejak awal.
Drakor thriller terbaru ini emang udah mencuri perhatian dengan bintang papan atas dan produksi kelas film. Pas episode awal tayang, penonton langsung dibuat terpukau.
Made In Korea menawarkan pengalaman nonton yang intens dan penuh tensi. Ada gabungan thriller, aksi, dan politik yang seru diikuti. Yuk, kita simak review lengkapnya di sini!
Review Made In Korea
Awal Cerita yang Intens
Made In Korea adalah drakor terbaru Disney+ yang dibintangi nama-nama besar seperti Hyun Bin, Jung Woo Sung, Woo Do Hwan, Jung Sung Il, sampai Roh Jae Won.
Hyun Bin berperan sebagai Baek Ki Tae, pria ambisius yang ingin menjadikan negaranya mesin uang pribadi. Bukan cuma itu, ia juga nggak pernah puas dan serakah.
Akan tetapi, jalannya nggak mulus, karena Ki Tae harus berhadapan dengan Jaksa Jang Geon Yeong (Jung Woo Sung), sosok gigih yang memburunya tanpa ampun.
Baca juga: Sinopsis dan Pemain Made in Korea, Drakor Terbaru Disney+ yang Langsung Dapat Season 2!
Chemitsry Hyun Bin dan Jung Woo Sung
Baru dari dua episode awal saja, akting Hyun Bin sudah kelihatan menonjol. Ia dengan mulus berpindah antara dialog bahasa Jepang, Inggris, dan Korea.
Karakter Baek Ki Tae digambarkan berani, penuh perhitungan, dan punya aura kuat yang langsung mencuri perhatian. Walau serakah, anehnya penonton tetap dibuat menikmati kisahnya.
Chemistry Hyun Bin dengan Jung Woo Sung pun terasa solid. Kisah mereka ibarat permainan kucing dan tikus yang bikin penasaran.
Karakter Jang Geon Yeong kadang terasa bikin geregetan karena selalu hampir menemukan petunjuk penting. Namun kemudian, semuanya runtuh di detik terakhir, seolah sengaja mengaduk-aduk emosi penonton.
Baca juga: Berikut 3 Pemain Wanita di 'Made in Korea', Drakor Action yang Siap Curi Perhatian di Akhir 2025
Angkat Peristiwa Nyata dengan Detail
Menariknya, Made In Korea juga cukup detail mengangkat peristiwa sejarah nyata. Mungkin nggak semua orang cocok dengan cerita berlatar politik, tapi serial ini jelas jauh dari kata membosankan.
Kejadian besar di awal 1970-an, seperti pembajakan pesawat YS-11, sampai perdagangan narkoba ilegal, digambarkan dengan cukup akurat.
Selain seru, kalau serial ini juga terasa seperti belajar sejarag yang dikemas menarik. Soalmya, ada peristiwa-peristiwa yang berperan besar dalam membentuk ekonomi dan perkembangan Korea modern.
Visual Megah Ala Film
Soal aksi, jelas nggak setengah-setengah. Set retro digarap detail, ada pertarungan pedang ala samurai, sampai baku tembak brutal tanpa basa-basi.
Beberapa momen yang terasa menggantung. Misalnya saat Baek Ki Tae sudah berhadapan langsung dengan Jang Geon Yeong tapi gagal mengambil tindakan. Namun, tetap ada rasa tegang seolah sesuatu yang besar bakal segera meledak.
Film Mata-mata yang Mirip Style Amerika
Di beberapa bagian, nuansa 1970-an terasa seperti sedikit meniru gaya Amerika. Ada setelan mencolok, rambut klimis, cerutu, dan karakter perempuan dengan sikap berani.
Namun, justru di situlah letak konteksnya. Detail-detail ini menggambarkan Korea yang lagi berubah dan mulai terpengaruh budaya Barat. Dari kostum, properti, sampai desain set, semuanya terasa pas dengan zamannya.
Musik pengiringnya juga membantu membawa penonton ke era 70-an, dengan nuansa jazz ala film mata-mata. Kadang memang terasa agak cheesy, tapi tetap efektif menjaga atmosfer.
Bukan Thriller Biasa
Tanpa spoiler, Made In Korea jelas bukan thriller biasa. Serial ini punya penjahat dan alur cerita yang unik, bikin penonton betah dan penasaran.
Semakin ke tengah, skala konflik makin besar, dan karakter-karakter yang sejak awal terasa mengancam mulai menunjukkan betapa berbahayanya mereka. Sosok lain yang baru di-spoiler tipis juga berhasil memicu rasa penasaran penonton.
Secara keseluruhan, Made In Korea sukses di sisi aksi dan atmosfer. Buat yang ingin nonton drama periode tapi bosan dengan setting Dinasti Joseon, serial ini jadi alternatif segar. Serial ini bisa kamu tonton di Disney+.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Zapzee