Minggu, 12 APRIL 2026 • 12:00 WIB

Tembus Carnegie Hall, Delegasi Camp Broadway Indonesia Wakili Tanah Air ke Pops 43rd Anniversary Gala

Author

Tujuh remaja berbakat asal Indonesia berhasil terpilih untuk tampil dalam perhelatan bergengsi The New York Pops 43rd Anniversary Gala. (Handout)

INDOZONE.ID - Prestasi gemilang kembali dicatatkan oleh anak bangsa di panggung seni pertunjukan internasional. Sebanyak tujuh remaja berbakat asal Indonesia berhasil terpilih untuk tampil dalam perhelatan bergengsi The New York Pops 43rd Anniversary Gala.

Acara yang menjadi impian banyak seniman dunia ini dijadwalkan berlangsung di gedung pertunjukan legendaris, Carnegie Hall, New York, pada 27 April 2026 mendatang.

Ketujuh delegasi muda tersebut adalah Alyra Karissia Riza (13), Alysa Hana Mayko (13), Anastasia Christina Karunia (15), Gianna Anabelle Soetikno (13), Jenna Kalila Marciano (12), dan Natasha Marianne Subari (16). Selain itu, terdapat Carissa Bellvania (13) yang juga telah menjalani rangkaian pembinaan intensif bersama tim.

Mereka akan bergabung dalam Camp Broadway Ensemble untuk mewakili Indonesia di hadapan publik musik global yang sangat selektif.

Baca juga: Broadway: Magi Pertunjukan yang Menakjubkan

Perjalanan menuju New York bukanlah sebuah proses yang instan bagi para peserta ini. Mereka harus melewati audisi ketat yang diikuti oleh puluhan talenta muda lainnya dari berbagai latar belakang.

Dari sekian banyak pendaftar, hanya segelintir peserta yang dianggap memenuhi standar kualitas untuk tampil di panggung internasional. Keberhasilan mereka menembus kurasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan seni pertunjukan di Indonesia kian kompetitif.

Sebagai bagian dari persiapan, para remaja ini ditempa dengan latihan fisik dan mental yang sangat disiplin. Fokus pelatihan mencakup tiga pilar utama teater musikal, yakni teknik vokal, akting, hingga koreografi tari yang rumit.

Melalui Camp Broadway Indonesia, mereka dipersiapkan untuk memahami standar kerja industri profesional agar tidak canggung saat bersanding dengan musisi kelas dunia lainnya di Amerika Serikat.

Direktur Artistik Camp Broadway Indonesia, Adit Marciano, menyampaikan rasa bangganya terhadap dedikasi para siswa tahun ini. Dalam sebuah sesi wawancara virtual yang digelar di @America, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/4/2026), Adit menjelaskan bahwa setiap kelompok terbang memiliki dinamika tersendiri.

Baca juga: Aksi Musikal Tandai Peluncuran Film Ozora: Ketika Panggung Jadi Medan Perlawanan

Namun, kurikulum yang diberikan selalu disesuaikan untuk memaksimalkan potensi setiap anak agar mereka siap menghadapi atmosfer panggung yang megah.

“Setiap tahun punya atmosfer yang berbeda, dan kami selalu menyesuaikan program ini dengan para siswa agar mereka bisa berkembang maksimal,” ujar Adit Marciano.

Lebih lanjut, Adit menekankan bahwa program ini bukan sekadar tentang penampilan di atas panggung, melainkan tentang pembentukan karakter dan etos kerja. Ia ingin para peserta merasakan langsung bagaimana rasanya bekerja dalam ekosistem profesional yang menuntut ketepatan dan gairah tinggi.

Menurutnya, pengalaman ini akan menjadi bekal hidup yang tak ternilai bagi masa depan karier seni mereka di masa mendatang.

“Kami ingin memberikan mereka pengalaman hidup nyata bekerja dengan para profesional industri, serta mengetahui bagaimana rasanya mencapai level tersebut,” katanya.

Keberhasilan ini juga dianggap sebagai buah manis dari komitmen jangka panjang dalam mengasah talenta lokal. Adit meyakini bahwa anak-anak Indonesia memiliki kapasitas intelektual dan teknis yang setara dengan penampil dari negara lain.

 Baginya, momen di Carnegie Hall nanti adalah kesempatan emas untuk memvalidasi posisi talenta muda Indonesia di mata dunia melalui performa yang berstandar internasional.

“Ini adalah hasil dari gairah, cinta, dan kepedulian yang kami curahkan. Kami ingin menunjukkan bahwa talenta Indonesia punya kualitas dan pengetahuan yang luas, serta mampu tampil dengan standar internasional,” ucap Adit.

Baca juga: "Mencari Semar": Teater Koma Ajak Penonton Renungkan Peran AI dalam Kehidupan Manusia

Camp Broadway Indonesia di @america (Handout)

Sentuhan akhir dalam persiapan vokal mereka juga melibatkan penyanyi kenamaan Indonesia, Lea Simanjuntak. Lea, yang turun langsung memberikan pembinaan, mengaku sangat terpukau dengan keterbukaan dan kecepatan para peserta dalam menyerap materi. Ia melihat adanya chemistry yang kuat di antara mereka, yang membuat proses belajar-mengajar menjadi sangat mengalir dan penuh energi positif selama di ruang latihan.

“Saat saya bertemu mereka, mereka tidak sulit diajarkan. Ketika saya masuk ke ruangan, mereka sudah sangat terbuka. Itu pengalaman yang sangat menyenangkan. Pesan saya, mereka harus memahami bahwa respons penonton bukan sepenuhnya tanggung jawab mereka. Yang penting adalah mereka tampil dengan sepenuh hati,” ujar Lea.

Selain aspek teknis, Lea sangat mengapresiasi kerendahan hati para peserta yang mampu menekan ego masing-masing demi keutuhan suara grup. Harmonisasi yang tercipta saat mereka bernyanyi bersama menjadi nilai tambah yang menurutnya akan memukau penonton di New York nanti. Keindahan suara yang menyatu merupakan refleksi dari kerja sama tim yang solid selama masa karantina dan pelatihan.

“Momen favorit saya adalah ketika mereka bernyanyi bersama. Suara mereka terdengar sangat indah dan menyatu. Tidak ada yang berusaha menonjolkan diri, dan itu bukan hal yang mudah dilakukan dalam sebuah grup. Saya sangat bangga dengan mereka,” kata Lea.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU