Jumat, 04 JULI 2025 • 13:55 WIB

10 Drakor Legendaris yang Menjadi Awal Mula Hallyu Wave, Mana Favoritmu?

Author

Drakor legendaris seperti Winter Sonata dan Autumn di My Heart. (allkpop.com)

INDOZONE.ID - Hallyu Wave atau Gelombang Korea merupakan fenomena global yang menggambarkan bagaimana budaya Korea Selatan, terutama K-pop dan drama korea, menyebar luas ke berbagai penjuru dunia. 

Beberapa drama Korea yang memulai Hallyu Wave ini adalah drakor klasik yang sangat berpengaruh pada masanya. 

Berikut daftar drakor legendaris yang bukan hanya populer, tapi juga karena perannya yang begitu besar dalam menyebarkan Korean Wave ke seluruh dunia.

Baca juga: 7 Drama Korea Bertema Kuliner yang Wajib Ditonton, Mana Favoritmu?

10 Drakor Klasik Penyebab Korean Wave

1. First Love (1996)

First Love. (kdramalove.com)

‘First Love’ yang tayang pada 1996 hingga 1997 sering disebut sebagai drakor klasik penyebab Korean Wave. Di Korea Selatan, drama ini sukses besar hingga mencetak rating fantastis. Mengangkat kisah tiga saudara yang terjebak dalam konflik cinta, ambisi, dan pengorbanan, drama ini benar-benar menggugah hati penonton dan membuka jalan bagi Hallyu Wave di masa depan.

2. Star in My Heart (1997)

Star in My Heart (1997) (Naver)

‘Star in My Heart’ menjadi salah satu drakor legendaris paling berpengaruh yang memikat penonton internasional. Drama ini menggabungkan dunia fashion, seni, dan melodrama, menjadikannya favorit di berbagai negara seperti Tiongkok dan Taiwan. 

Kisah cinta segitiga yang dibintangi Ahn Jae-wook, Choi Jin-sil, dan Cha In-pyo ini sukses membawa nama drama korea ke tingkat internasional.

Baca juga: 11 Drama Korea Populer yang Ternyata Remake, Mana Favoritmu?

3. Autumn in My Heart (2000)

Autumn In My Heart (2000). (Prime Video)

Drama satu ini dikenal sebagai pelopor drama Korea bergenre melodrama. Ceritanya yang menyedihkan tentang anak yang tertukar sejak lahir dan kemudian saling jatuh cinta membuat banyak penonton terhanyut. Dengan Song Hye-kyo dan Song Seung-heon sebagai pemeran utama, ‘Autumn in My Heart’ menjadi salah satu drakor legendaris di awal mula Hallyu Wave yang tak terlupakan.

4. Winter Sonata (2002)

Winter Sonata (2002) (Prime Video)

Tak bisa dipungkiri, ‘Winter Sonata’ merupakan salah satu drakor klasik penyebab Korean Wave terbesar. Drama ini meledak di Asia, khususnya Jepang, dan menjadikan Bae Yong-joon sebagai bintang Hallyu. Tak hanya itu, Pulau Nami pun ikut terdongkrak popularitasnya hingga kini menjadi destinasi wisata favorit.

5. Jewel in the Palace (2003)

Jewel in the Palace / Dae Jang Geum (2003). (Prime Video)

‘Jewel in the Palace’ atau ‘Dae Jang Geum’ dikenal luas sebagai drama yang membawa tema sejarah ke level baru. Mengisahkan perjuangan Jang Geum, wanita pertama yang menjadi tabib kerajaan di era Joseon, drama ini sukses mengangkat isu feminisme, kuliner tradisional Korea, dan intrik kerajaan..

6. Stairway to Heaven (2003)

Stairway to Heaven (2003). (Viki)

‘Stairway to Heaven’ adalah drama Korea yang menghadirkan kisah cinta tragis penuh air mata. Drama ini mengisahkan hubungan rumit antara sepasang kekasih, saudara tiri yang jahat, serta kecelakaan yang mengubah nasib mereka. Chemistry antara Kwon Sang-woo dan Choi Ji-woo membuat drama ini menjadi salah satu drakor legendaris paling berpengaruh di era 2000-an.

7. Full House (2004)

Full House (2004). (KBS)

Mengangkat tema pernikahan kontrak yang dibalut komedi romantis, ‘Full House’ menjadi drama Korea yang booming di Asia. Dengan Song Hye-kyo dan Rain sebagai pemeran utama, drama ini sukses memikat penonton lewat nuansa ceria, musik yang enak didengar, dan alur cerita yang ringan. Tak heran jika ‘Full House’ juga tercatat dalam sejarah Hallyu Wave drakor.

8. My Lovely Sam Soon (2005)

My Lovely Sam Soon (2005) (Prime Video)

Drama yang dikenal sebagai ‘Sam Soon’ ini hadir dengan konsep yang berbeda. Dibintangi Hyun Bin dan Kim Sun-a, drama ini mengangkat kisah perempuan kuat yang realistis dan dekat dengan keseharian. 

Cerita tentang Sam Soon, seorang pastry chef yang mandiri dan percaya diri, menjadikan drama ini sebagai salah satu drakor legendaris di awal mula Hallyu Wave yang paling membekas.

9. Coffee Prince (2007)

Coffee Prince (2007). (Viu)

‘Coffee Prince’ menjadi salah satu drakor klasik penyebab Korean Wave yang unik. Drama ini bercerita tentang pemilik kedai kopi kaya yang jatuh cinta pada pegawainya, yang ternyata seorang perempuan yang menyamar sebagai pria.

Chemistry antara Yoon Eun-hye dan Gong Yoo membawa drama ini meraih popularitas besar, tak hanya di Korea, tapi juga di berbagai negara lain.

10. Boys Over Flowers (2009)

Boys Over Flowers (2009). (Viu)

Drama ini menjadi fenomena besar di kalangan penggemar drama korea. Kisah tentang Geum Jan-di, gadis kurang mampu yang masuk sekolah elite dan jatuh cinta pada pria kaya Gu Jun-pyo, sukses membuat ‘Boys Over Flowers’ meledak di Asia. 

Drama ini pun membuka jalan bagi bintang-bintangnya, terutama Koo Hye-sun dan Lee Min-ho, untuk mencapai ketenaran luar biasa. Hingga kini, drama ini tetap dikenang sebagai salah satu drakor legendaris paling berpengaruh sepanjang masa.

Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak drakor baru yang melanjutkan jejak para pendahulunya. Dari ‘Squid Game’ hingga drama populer terbaru seperti ‘When Life Gives You Tangerines,’ drama korea saat ini terus memecahkan rekor dan menarik penonton dari seluruh dunia.

Nah, di antara daftar drakor legendaris yang menjadi awal mula Hallyu Wave ini, mana yang paling membekas di ingatan kamu?

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Allkpop.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU