INDOZONE.ID - Drakor nggak melulu soal kisah cinta manis atau persahabatan yang bikin baper. Kadang, ada juga drama yang malah bikin heboh gara-gara isinya dianggap kontroversial.
Mulai dari sejarah yang nggak sama, kostum salah, sampai topik sensitif yang bikin penonton di Korea Selatan naik darah. Bahkan, beberapa drama sampai dibanjiri protes sampai kena boikot.
Uniknya, drakor ini disukai pentonton Internasional tapi jadi masalah besar di Korea sendiri. Nah, di artikel ini kita bakal bahas deretan drakor yang bikin heboh lengkap dengan kontroversinya.
Siap-siap, ada beberapa judul yang mungkin pernah ada di watchlist kamu. Yuk, kepoin 5 drakor populer paling kontroversial yang banjir kritik!
Deretan Drakor Paling Kontroversial
1. Joseon Exorcist (2021)
Drakor dari SBS ini jadi yang paling kontroversial sejak trailer-nya rilis. Ceritanya juga unik, tentang keluarga kerajaan yang harus melawan zombie yang mau menghancurkan negara. Sayangnya, baru dua episode tayang, Joseon Exorcist nggak lanjut tayang.
Drama ini dianggap mengaburkan sejarah, karena pakai properti dan kostum ala China. Ditambah lagi Raja Taejong yang digambarkan sebagai pemimpin kejam. Waktu itu, hubungan Korea dan China lagi panas-panasnya.
SBS akhirnya minta maaf dan stop produksi. Padahal, hak siar drama ini udah dibayar full. Harusnya tayang 16 episode, tapi malah cuma sempat rilis dua episode aja.
Baca juga: Sinopsis 'The Catstody War', Drakor Terbaru tvN soal Rebutan Hak Asuh Kucing
2. Queen Woo (2014)
Meski plotnya rapi dan sinematografinya ciamik, Queen Woo masuk jajaran drakor populer tapi kontroversial karena banyak hal.
Drama saeguk ini menceritakan Ratu Woo Hee yang harus mempertahankan takhta setelah Raja Go Nam Mu meninggal. Dalam 24 jam, ia harus nikah sama salah satu pangeran, yang juga saudara raja, biar kerajaan nggak direbut lima suku.
Sayangnya, ada banyak kritik yang datang karena adegan dewasa tanpa sensor, unsur LGBTQ, dan perkelahian yang cukup brutal. Selain itu, kostum dan gaya rambutnya dianggap lebih mirip China daripada era Goguryeo.
Bahkan, sebelum tayang, sempat ada isu Jeon Jong Seo terlibat bullying, tapi langsung dibantah sama agensinya.
Baca juga: Sinopsis 'Romantics Anonymous', Drama Romantis Jepang Terbaru Han Hyo Joo dan Shun Oguri
3. Backstreet Rookie (2020)
Drama ini diangkat dari webtoon She’s Too Much for Me. Fokusnya tentang hubungan antara Dae Hyun, manajer minimarket, sama Jung Saet Byul, pekerja barunya.
Dari awal, drama ini udah ketebak bakal kontroversial karena webtoonnya punya konten dewasa yang cukup vulgar.
Saat tayang, drama ini dihujat karena dianggap menampilkan perempuan secara seksual dan ada adegan yang nggak pas untuk rating 15+. Padahal, versi webtoon-nya dapat rating-nya 19+.
Parahnya lagi, ada penggambaran seksual karakter cewek di bawah umur. Total ada 6.384 aduan masuk dan terbanyak di tahun itu. Akhirnya, adegan-adegan itu dihapus waktu tayang.
4. Snowdrop (2021)
Debut drama pertama Disney+ di Korea ini dibintangi Jisoo BLACKPINK. Drama ini bercerita tentang kisah cinta terlarang yang setting-nya tahun 1987.
Nah, ini yang bikin banyak orang keberatan. Soalnya, itu masa penting di Korea, transisi dari pemerintahan diktator ke demokrasi.
Kisah cinta prajurit Korea Utara dengan mahasiswi Korea Selatan dianggap memutarbalikkan sejarah dan meremehkan periode sejarah tersebut. Lebih dari 325 ribu orang tanda tangan petisi minta drama ini dibatalkan.
Beberapa sponsor kayak Teazen dan Puradak Chicken langsung cabut dukungan setelah tahu ada muatan politiknya. Walau akhirnya tetap tayang (cuma 7 episode), reputasi drama ini udah terlanjur anjlok di negara asalnya sendiri.
5. Mr. Queen (2022)
Terakhir, drakor populer ini juga dianggap kontroversial. Ceritanya tentang chef zaman modern yang tiba-tiba jiwanya pindah ke tubuh ratu di era Joseon. Banyak adegan kocak plus bumbu kisah cinta manis.
Akan tetapi, dari sebelum tayang aja udah panas. Soalnya, penulis novel aslinya pernah menyelipkan komentar miring tentang Korea. Pas tayang, protes makin rame.
Drama ini dianggap melecegkan sejarah dan budaya Korea. Salah satu yang bikin publik marah adalah adegan buku sejarah tentang Joseon disebut tabloid.
Lebih dari 4.000 aduan masuk ke Komisi Standar Komunikasi Korea. Akhirnya, pihak drama minta maaf dan menghapus adegan yang dianggap bermasalah untuk penayangan ulang.
Itulah 5 drakor paling kontroversial. Meski begitu, drama-drama ini punya banyak fans dari seluruh dunia. Dari semuanya, kamu udah nonton yang mana aja?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Screen Rant