INDOZONE.ID - Kabar gembira buat pencinta horor, Netflix akhirnya merilis drama berjudul If Wishes Could Kill. Drakor horor terbaru ini punya premis yang terdengar simpel.
Ada sebuah aplikasi yang bisa mengabulkan keinginan. Namun, begitu ceritanya jalan, kamu bakal sadar kalau ini bukan sekadar horor biasa.
Tanpa banyak spoiler, bisa dibilang If Wishes Could Kill adalah tipe drakor yang bikin kamu betah lanjut nonton, meski agak gore.
Nah, buat yang maju mundur buat nonton, simak review If Wishes Could Kill berikut ini!
Sinopsis If Wishes Could Kill
Drakor horor Netflix ini awalnya mengisahkan tentang lima sahabat SMA. Ada Se Ah, Geon Woo, Na Ri, Ha Joon, dan Hyun Wook.
Hidup mereka berubah total gara-gara nemu aplikasi misterius bernama Girigo.
Awalnya kelihatan kayak hiburan biasa. Namun, begitu satu keinginan beneran kejadian, semuanya jadi ketagihan. Masalahnya, sistemnya adalah minta keinginan, terkabul, muncul hitungan misterius, lalu harus ada yang mati.
Dari situ, semuanya mulai kacau. Mereka jadi saling curiga, hubungan retak, dan mulai cari tahu sebenarnya aplikasi ini berasal dari mana.
Baca juga: 7 Drakor dan Film Thriller Korea dari Kisah Nyata, Bikin Merinding!
Review If Wishes Could Kill
Ceritanya Niat dan Bikin Nagih
Salah satu hal yang bikin drama ini seru adalah plot-nya digarap serius. Bukan cuma sekadar aplikasi kutukan, tapi setiap keputusan karakter punya dampak besar. Kayak efek domino, sekali salah langkah, akibatnya bisa fatal banget.
Ada satu momen penting di mana satu keinginan berujung parah. Sejak itu, vibes ceritanya langsung berubah dari drama remaja biasa jadi horor yang gelap.
Horor yang Datang dari Emosi Karakter
Yang menarik, horornya nggak cuma dari hal mistis, tapi juga dari perasaan karakter itu sendiri. Contohnya hubungan Se Ah dan Geon Woo yang makin dekat, lalu perasaan Na Ri ke Geon Woo.
Harusnya ini jadi drama cinta biasa, tapi justru ada kutukan. Nah, aplikasi Girigo ini makan emosi negatif kayak iri, takut, dan dendam, lalu bikin semuanya makin parah.
Baca juga: 5 Drakor Thriller Pembunuhan Awal 2026 dengan Cerita Paling Mindblowing
Cerita Makin Luas dan Lebih Gelap
Awalnya cerita masih seputar kehidupan sekolah. Namun makin lama, kasusnya jadi lebih dalam dan kompleks.
Ha Joon sempat mencoba cari solusi pakai logika dan teknologi. Namun, ternyata ini bukan masalah biasa, karena lebih ke arah mistis.
Dari situ, mereka mulai mengulik asal-usul aplikasi, dan ceritanya makin berat.
Misteri dan Horornya Seimbang
Drama ini cukup jago bikin keseimbangan antara misteri dan rasa seram. Ada beberapa adegan yang bikin kita mikir, “ini nyata atau cuma halusinasi?” Itu bikin suasananya makin nggak nyaman.
Apalagi, ada ide kalau aplikasi ini bisa mengacak persepsi dan bikin orang merasa sendirian. Itu yang bikin horornya terasa lebih dekat dan mencekam.
Tema yang Dalam dan Relate
Di balik semua horor itu, drama ini sebenarnya bicara hal yang cukup real, keinginan manusia, rasa insecure, pengin diakui, dan emosi yang nggak stabil.
Setiap keinginan karakter punya alasan personal. Justru dari situlah aplikasi ini menyerang, yaitu dari kelemahan mereka sendiri.
Kekurangan
Sayangnya, konsep aplikasi pengabul keinginan ini bukan sesuatu yang baru. Vibes-nya agak mirip sama Red Rose, jadi di beberapa bagian terasa bisa ditebak.
Meski tetap punya ciri khas sendiri, rasa “pernah lihat cerita kayak gini” itu tetap kerasa.
Dari segi cerita, sebenarnya banyak ide bagus. Akan tetapi, nggak semuanya digali dalam. Beberapa tema penting cuma lewat doang karena terlalu fokus ke drama remaja yang agak klise.
Drama ini juga cukup brutal dalam menggambarkan sebuah kematian. Kayaknya bakal nggak cocok buat orang yang phobia sama darah. Karena banyaka adegan yang bikin nggak nyaman.
Soal akting, semua pemain sebenarnya solid. Namun, yang paling mencuri perhatian jelas Kang Mi Na sebagai Im Na Ri.
Ia berhasil banget menunjukkan emosi kompleks, dari rasa iri sampai kerinduan. Ini bikin karakternya terasa hidup dan tragis.
Secara keseluruhan, If Wishes Could Kill tetap jadi drama yang nagih buat ditonton. Meski ada beberapa kekurangan, drama ini tetap kuat di atmosfer dan emosinya.
Ini bukan cuma tontonan yang serem, tapi juga yang bikin kepikiran setelah selesai nonton. Jujur, buat sebagian orang, efeknya bisa lumayan bikin merinding sampai mual.
Itulah review If Wishes Could Kill. Jadi, siapa yang udah nonton drakor horor ini di Netflix?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kwavesandbeyond