BoJack Horseman (sumber: cravefx.com)
INDOZONE.ID - Siapa sangka, kartun kuda depresi yang suka minum-minum ini ternyata punya fungsi tersembunyi, jadi alat bantu psikolog untuk mengungkap kepribadian pasiennya!
Kalau kamu termasuk orang yang nonton BoJack Horseman dan mikir, “Lho, ini relate banget sama hidup gue,” bisa jadi kamu punya gaya pengelolaan emosi yang unik. Bahkan, menurut beberapa psikolog, cara seseorang merespons serial ini bisa mengungkap banyak hal tentang trauma masa lalu, tingkat empati, sampai cara menghadapi konsekuensi dalam hidup.
Kenapa BoJack Horseman?
Di permukaan, serial animasi ini memang terlihat absurd, mengisahkan aktor kuda mantan selebritas Hollywood yang menjalani hidup penuh kekacauan, kecanduan, dan penyesalan. Tapi ketika kamu nonton lebih dalam, kamu akan sadar: BoJack Horseman bukan sekadar kartun satir.
BoJack dan karakter lain seperti Diane, Todd, atau Princess Carolyn justru menyuguhkan penggambaran realistis soal luka batin, konflik identitas, hingga pergulatan antara rasa bersalah dan keinginan buat diperbaiki. Semua itu disajikan dalam bentuk yang menyentuh, kadang lucu, kadang bikin dada sesak.
Dan disinilah letak kekuatannya. Serial ini berhasil jadi refleksi cermin psikologis bagi penontonnya. Nggak heran, banyak psikolog klinis dan terapis menggunakannya sebagai pemicu diskusi dengan pasien yang kesulitan membuka diri secara verbal.
Baca juga: Menjelajahi Psikologi Galadriel dalam "The Rings of Power", Ada Kompleksitas Dalam Karakter
Cara Kamu Menanggapi Serial Ini Bisa Ungkap Banyak Hal
Berdasarkan artikel di Promly.org, sejumlah profesional kesehatan mental menemukan bahwa respons emosional seseorang terhadap episode-episode tertentu dari BoJack Horseman bisa menjadi cerminan yang kuat atas kondisi psikologis yang mereka alami.
Contohnya:
Kalau kamu merasa simpati berlebihan ke BoJack, bahkan ketika dia jelas-jelas menyakiti orang lain, bisa jadi kamu tumbuh di lingkungan yang mengajarkan untuk memaklumi perilaku toxic, asal dibungkus dengan trauma.
Kalau kamu marah atau muak pada BoJack, kamu mungkin punya batas emosional yang sehat dan bisa mengidentifikasi pola self-sabotage pada orang lain.
Sementara itu, respons kamu terhadap karakter Diane yang pintar tapi rentan, dan sering mengalami imposter syndrome, bisa merefleksikan bagaimana kamu melihat dirimu sendiri dalam relasi sosial atau pekerjaan.
Serial Jadi ‘Cermin’ Emosi, Bukan Sekadar Hiburan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Promly