Marshanda. (INDOZONE/Nadya Mayangsari) (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Setelah tiga tahun vakum dari layar lebar, aktris Marshanda kini kembali bermain di film terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo bertajuk La Tahzan.
Marshanda mengungkapkan kekagumannya terhadap cerita film yang dibintanginya, di mana ia memerankan karakter Alina.
Ia merasa terkesan dengan cerita yang disajikan dan terkejut karena banyak orang yang mengalami hal serupa dengan apa yang dialami Alina.
"Pertama-tama suka banget sama ceritanya, kedua kaget banget, karena setelah aku melakukan riset-riset, tanya-tanya ke sana sini, banyak yang mengalami ya ternyata yang Alina alami, dan itu sesuatu yang teman-teman belum tau sepenuhnya 100% apa yang terjadi," ujar Marshanda saat ditemui Indozone di Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Senin.
Baca juga: Rilis Final Trailer, Ini Sinopsis Film La Tahzan: Kesetiaan, Godaan, dan Pengkhianatan
Perempuan berusia 35 tahun itu juga menyadari bahwa masih banyak orang yang belum mengetahui sepenuhnya tentang fenomena yang sering terjadi di masyarakat.
Ia merasa bangga bisa memerankan Alina dan mewakili perasaan yang dialami karakter tersebut.
"Tapi ini sesuatu yang luar biasa banget, sayangnya banyak yang gak mau ngomong, banyak yang gak ngebuka fenomena yang sering terjadi di negeri kita, jadi ini diangkat dalam film ini, aku berperan sebagai Alina, aku seneng banget bisa mewakilkan perasaan yang dialami sosok seperti Alina," jelasnya.
Marshanda berharap film ini bisa membuka kesadaran dan diskusi tentang isu-isu yang selama ini tidak banyak dibicarakan.
Marshanda menjelaskan bahwa tantangan terbesar bagi dirinya dalam memerankan Alina adalah menangkap dinamika emosi karakter tersebut.
Ia perlu memahami kapan Alina harus marah, kecewa, sedih, dan bagaimana semua emosi itu bercampur menjadi satu.
"Lebih ke dinamika emosinya ya, kapan marah, kapan semua itu bercampur jadi satu, kecewa, sedih, dan awalnya aku nggak merasa relate sama Alina. Karena aku gak pernah ngalamin apa yang Alina alamin, dan aku gak tahu gimana akumulasinya gitu loh, mengekspresikan perasaan-perasaannya itu," imbuhnya.
Untuk mengatasi hal ini, Marshanda banyak eksplor kepada orang-orang yang pernah mengalami situasi serupa dengan Alina.
"Jadi, aku banyak nanya ke orang-orang yang mengalami real, prosesnya seperti apa, ketika tahu ini, ketika tahu itu, sampai ada denial dulu, sampai hancur merasa kecewa, semua itu perlu tersampaikan dan terekspresikan sungguh-sungguh." ujar Marshanda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung