Rekomendasi film dokumenter perampokan paling nekad di Netflix (IMDb)
INDOZONE.ID - Suka tontonan yang penuh ketegangan dan aksi cerdas yang bikin jantung deg-degan? Dokumenter perampokan adalah jawabannya!
Film ini bukan cerita fiksi, tapi kisah nyata para pencuri ulung yang berani main nyali demi harta bernilai fantastis.
Dari pencurian karya seni sampai perampokan bank dengan rencana gila-gilaan, semuanya bikin kita terpaku dari awal sampai akhir.
Berikut ini ada 5 rekomendasi film dokumenter perampokan yang wajib kamu masukin ke daftar tontonan. Siap-siap terpukau sama kecerdikan para pelakunya!
This Is a Robbery: The World’s Biggest Art Heist, film dokumenter perampokan di Netflix (IMDb)
Serial dokumenter Netflix berdurasi 4 episode ini mengupas pencurian 13 karya seni dari Isabella Stewart Gardner Museum di Boston pada tahun 1990. Pencurian ini nilainya lebih dari 500 juta dolar.
Kasus tersebut jadi salah satu perampokan karya seni paling terkenal dan masih belum terpecahkan sampai sekarang.
Dokumenternya memadukan wawancara, rekaman arsip, dan teori-teori yang bikin otak kamu ikut muter.
Ada daftar tersangka yang nggak habis-habis, dugaan keterlibatan mafia, sampai jalan buntu di setiap penyelidikan. Yang bikin makin misterius, karya seni itu belum juga ditemukan sampai hari ini!
Baca juga: Film Barat Terbaru Netflix Agustus 2025: Ada Romantis, Misteri, sampai Dokumenter
The Great Robbery of Brazil’s Central Bank, film dokumenter perampokan di Netflix (IMDb)
Film dokumenter Brazil di Netflix ini menceritakan salah satu aksi perampokan bank paling ambisius di dunia.
Selama 90 menit, penonton diajak mengikuti kisah pencurian 70 juta dolar. Nggak main-main, pencurian ini melewati terowongan 78 meter yang menuju Bank Sentral Brazil di tahun 2005.
Para pelakunya pura-pura jadi pekerja perusahaan taman, menggali terowongan selama berbulan-bulan tanpa ketahuan. Keren banget kan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Leisure Byte