Beby Tsabina, pemeran film SI Paling Aktor. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Aktris Beby Tsabina yang memerankan karakter Rachel Hesington di film drama komedi Si Paling Aktor, mengaku banyak belajar dari karakter yang ia perankan.
Rachel dikisahkan sebagai aktris peraih Piala Citra. Salah satu hal baru yang dipelajari Beby Tsabina dari karakter Rachel adalah bagaimana caranya menggambar alis.
"Bener, aku tuh bener-bener beda banget sama si karakter Rachel ini. Mungkin sebagai aktris sama-sama, jadi ceritanya Rachel ini tuh seorang aktris juga gitu. Tapi memang bedanya karena ada aspek dia yang emang si cewek alis gitu dan aku tuh sama sekali gak pernah ngalis, mungkin bisa dilihat bahkan kayak gak bisa gitu ngegambar alis," ujar Beby Tsabina saat diwawancarai Indozone di Kantor MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin.
Baca juga: Film Komedi 'Si Paling Aktor' Adaptasi Novel Kisahkan Kehidupan Figuran di Industri Film
Melalui workshop, akhirnya perempuan berusia 22 tahun itu bisa mempelajari teknik bikin alis.
"Ini adalah sesuatu yang spesial nih dari Rachel. Akhirnya aku belajar dulu ngalis gitu. Ada workshopnya dulu gitu sama orangnya dan ya akhirnya dijalankan dan bisa," katanya.
Peluncuran official poster & trailer film 'Si Paling Aktor'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
Tak hanya belajar mengalis, Beby juga ditantang untuk berperan sebagai perempuan yang nyablak, karakter yang jauh berbeda dari dirinya.
"Cuman mungkin karakternya sendiri tuh beda banget sama aku sih. Rachel ini lebih berani dalam mengekspresikan, terus ngomongnya juga lebih berani. Istilahnya nyablak lah gitu, kalo emosi tuh ngeluarinnya tuh kayak gitu dan beda banget sama aku gitu. Kalau aku emosi itu, diem," jelas Beby.
Beby tak menyanggah, mendalami karakter Rachel itu menjadi tantangan tersendiri.
Baca juga: Kevin Julio Dapat Tantangan Perankan Sutradara Nyentrik di Film “Si Paling Aktor”
"Jadi gimana nge-explore si karakternya ini lumayan challenging. Tapi untungnya Bang Ocay (sutradara) itu udah tau banget karakter yang kita mau mainin tuh seperti apa. Jadi lebih ngebantu aku jadi lebih jelas. Jadi apa yang Bang Ocay mau ya aku tahu,” ujarnya.
Film Si Paling Aktor mengikuti kisah kehidupan Gilang, pemain figuran yang tidak pernah naik kelas menjadi aktor utama, meski sudah bertahun-tahun menjalani profesinya.
Kariernya sebagai figuran hampir saja terhenti karena improvisasinya yang dianggap terlalu berlebihan saat proses syuting, yang pada akhirnya menimbulkan konsekuensi negatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Doorstop