Celine Evangelista di Film 'Danyang Wingit Jumat Kliwon'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Artis Celine Evangelista kembali berkecimpung di industri perfilman Indonesia, kali ini dengan membintangi film horor bertajuk Danyang Wingit Jumat Kliwon karya Agus Riyanto.
Ia mengungkapkan ada alasan khusus yang membuatnya menerima tawaran film kali ini. Menurutnya, Danyang Wingit Jumat Kliwon berbeda dari film yang ditawarkan padanya, yang dia nilai memiliki cerita yang kurang menarik.
"Memang aku jarang mau ngambil film sebenarnya. Karena pas ini ada beberapa mungkin dari ceritanya itu sendiri yang menantang," ungkap Celine saat jumpa pers di Jakarta, pada Selasa.
Baca juga: Film Horor 'Danyang Wingit Jumat Kliwon' Suguhkan Teror Mistis di Balik Dunia Wayang
Selain karena honor, Celine juga menyukai jalan cerita film tersebut yang mengangkat sisi budaya dan adat Jawa. Terlebih ia sering sekali menjalani prosesi adat Surakarta, Solo.
"Karena memang kalau teman-teman lihat dari dulu, aku suka dengan budaya dan adat di Jawa, terutama di Solo, di Surakarta. Dan memang suka banget jadi bagian dari keraton," ujar Celine.
Perempuan berusia 33 tahun itu menilai bahwa wayang jarang diangkat dalam karya seni saat ini, sehingga ia sangat menyukai ketika menerima tawaran film "Danyang Wingit" yang mengangkat tema wayang.
"Makanya kita ingin menaikkan lagi tingkat budaya wayang itu. Mungkin dicampur juga dengan banyaknya cerita-cerita spiritual dari masyarakat sekitar yang katanya ada beberapa cerita tentang mitos dari wayang kulit terbuat dari kulit apa," jelasnya.
"Tapi kita disini bukan mau mengangkat suatu misteri untuk menakut-nakuti. Tapi lebih ke belajar tentang bagaimana kita bisa menghormati budaya itu sendiri, ceritanya sendiri," tambahnya.
Celine menilai bahwa film Danyang Wingit: Jumat Kliwon ini memberikan banyak pelajaran tentang wayang dan adat budaya Jawa, yang zaman sekarang mulai ditinggalkan.
"Dari cerita tentang budayanya, dari sinden tuh pekerjaannya bagaimana. Mungkin tentang kekeluargaan juga. Banyak yang relate dengan kehidupan juga," ungkapnya.
Oleh karena itu, menurut Celine Evangelista, film yang mengangkat tentang budaya dan adat daerah Indonesia, sangat menarik untuk diungkap.
"Jadi memang setiap budaya itu memiliki cerita dan setiap cerita memiliki maknanya sendiri gitu," pungkasnya.
Baca juga: Kesurupan Saat Syuting, Sara Fajira Alami Pengalaman Mistis di Film Maju Serem Mundur Horor
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung