Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 20:20 WIB

The Hostage’s Hero Angkat Aksi Nyata Prajurit TNI AL, Kisah Pembebasan Sandera di Selat Malaka Jadi Film Layar Lebar

The Hostage’s Hero Angkat Aksi Nyata Prajurit TNI AL, Kisah Pembebasan Sandera di Selat Malaka Jadi Film Layar LebarPress Conference The Hostage's Hero. (Gunawan/Z Creators)

INDOZONE.ID - Film bertema kepahlawanan kembali menghiasi layar lebar Tanah Air melalui karya berjudul The Hostage’s Hero. Film ini diadaptasi dari kisah nyata operasi heroik TNI Angkatan Laut dalam membebaskan 36 sandera di Selat Malaka pada tahun 2004. Di bawah komando Letkol Laut (P) Taufiqoerrochman, awak KRI Karel Satsuitubun-356 berhasil menumpas para pembajak dan menyelamatkan seluruh korban tanpa menimbulkan korban jiwa.

Pada Kamis (23/10), TNI AL menggelar konferensi pers di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut diumumkan bahwa The Hostage’s Hero akan mulai tayang di bioskop nasional pada Januari mendatang. Film garapan sutradara Revo S. Rurua ini menggandeng Yama Carlos sebagai pemeran utama Letkol Taufiq, serta Rifky Balweel yang berperan sebagai pemimpin kelompok perompak.

Baca juga: Cerita Niken Anjani Berperan di 'Keadilan: The Verdict', Tema Permainan Hukum Isu Global

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa film ini mengangkat kisah nyata pembebasan kapal tanker MT Pematang milik Pertamina yang sempat disandera. “Film ini memuat latar belakang yang sangat penting, yakni kisah nyata heroik penyelamatan kapal tanker dari aksi pembajakan di perairan nasional Indonesia,” ujar Tunggul.

Ia menambahkan, The Hostage’s Hero bukan sekadar tontonan aksi, melainkan juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme. Menurutnya, film bisa menjadi medium efektif untuk memperkenalkan profesionalisme prajurit TNI AL yang rela berkorban menjaga kedaulatan maritim. “Dukungan kami berikan karena kami percaya film ini adalah media terbaik untuk menampilkan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut,” tegasnya.

Laksamana TNI (Purn) Taufiqoerrochman, tokoh sentral dalam peristiwa bersejarah tersebut, turut hadir dalam peluncuran film. Ia mengenang bahwa operasi pembebasan itu merupakan misi laut pertama yang berhasil diselesaikan tanpa cela.

“Memang dalam sejarah belum pernah ada yang berhasil operasi pembebasan sandera di laut,” ungkap pria kelahiran 17 Agustus 1960 itu.

The Hostage’s Hero Angkat Aksi Nyata Prajurit TNI AL, Kisah Pembebasan Sandera di Selat Malaka Jadi Film Layar LebarThe Hostage's Hero Press Conference. (Gunawan/Z Creators)

Taufiq menjelaskan, operasi dilakukan sepenuhnya oleh personel KRI Karel Satsuitubun-356 tanpa dukungan pasukan khusus. Meski demikian, misi berjalan sukses seluruh sandera selamat, dan para pembajak berhasil dilumpuhkan. Keberhasilan itu menjadi alasan TNI AL merasa perlu mengabadikan kisah tersebut dalam bentuk film agar generasi muda bisa meneladani semangat keberanian dan dedikasi para prajuritnya.

Bagi aktor Yama Carlos, terlibat dalam The Hostage’s Hero merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Ia bercerita bahwa proses syuting dilakukan di berbagai lokasi di Jawa Timur, termasuk Pantai Baruna dan kawasan Bromo. “Kami syuting di beberapa daerah di Jawa Timur, termasuk Pantai Baruna dan Bromo. Syukurnya, cuaca selama syuting cerah terus, hampir tidak pernah hujan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Yama juga mengungkapkan pengalaman paling berkesannya adalah saat diperbolehkan syuting langsung di kapal perang TNI AL. “Yang membuat kami semua bangga adalah diperbolehkan syuting langsung di kapal perang TNI Angkatan Laut, termasuk KRI Dewaruci. Itu kehormatan dan kebanggaan tersendiri,” katanya.

Baca juga: Seluk Beluk 'Sentimental Value': Film Emosional Karya Joachim Trier yang Siap Menggetarkan Bioskop Indonesia

Meski syuting dilakukan di area militer dengan aturan ketat, prosesnya berjalan lancar tanpa insiden. “Kami benar-benar berada di zona militer, jadi harus menyesuaikan diri dengan peraturan yang ada. Enggak boleh sembarangan,” tuturnya. Ia juga mengaku tidak mengalami cedera selama pengambilan gambar, meski banyak adegan aksi dan medan berat.

The Hostage’s Hero merupakan produksi Iswara Rumah Film (IRF) dengan dukungan penuh dari TNI AL. Film berdurasi 120 menit ini disupervisi langsung oleh Dinas Sejarah Angkatan Laut serta Laksamana TNI (Purn) Ahmad Taufiqoerrochman agar tetap akurat secara historis. Dengan jajaran pemeran seperti Rifky Balweel, Asri Welas, dan Bang Tigor, film ini diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara dunia perfilman dan militer yang menghidupkan kembali semangat heroik para penjaga lautan Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

The Hostage’s Hero Angkat Aksi Nyata Prajurit TNI AL, Kisah Pembebasan Sandera di Selat Malaka Jadi Film Layar Lebar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!