Reza Rahadian. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Sutradara Reza Rahadian memastikan bahwa adegan kunci dalam film Pangku tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya memenuhi persyaratan klasifikasi tontonan Semua Umur (SU) atau setidaknya 13 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film (LSF).
"Itu adegan pertama yang mau, mereka bilang agar bisa kategori usianya lebih memungkinkan untuk SU, atau setidaknya 13+. Buat saya adegan itu mudah, kecil, tapi saya belum siap kalau adegan itu harus saya relakan untuk dihapus, demi lulus sensor. Itu adegan kecil, tapi itu berbicara banyak," ungkap Reza saat jumpa pers seusai pemutaran film Pangku di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa.
Aktor berusia 38 tahun itu menyatakan bahwa dirinya berusaha untuk tetap jujur pada konsep film Pangku dan tujuannya, meskipun visualisasinya mungkin berbeda dari yang diharapkan.
Baca juga: 'Crocodile Tears' Raih Dua Penghargaan di Jakarta Film Week 2025
"Karena saya telah melihatnya, dan (tujuan) itu datang sebenarnya dari seseorang yang kami wawancara," jelasnya.
Reza memberi bocoran kalau di dalam adegan tersebut terdapat karakter Yuna yang diperankan Nazyra C Noer atau biasa disapa akrab Bubu dan Bayu yang diperankan aktor cilik Shakeel Fauzi.
Bubu menjelaskan bahwa film tersebut, yang mendapat klasifikasi 17+, memiliki makna lebih dalam daripada sekadar cerita "Kopi Pangku".
Baca juga: Film 'Pangku' Besutan Reza Rahadian Borong Empat Penghargaan di BIFF 2025
"Itu menurut aku, meskipun film ini sangat sederhana, tapi sangat kaya, sangat berkekuatan. Sehingga, walaupun dibangun dengan settingan Indonesia, pesannya bisa sampai universal, sampai Korea, sampai dunia manapun, itu bisa merasakan dan merayakan cinta seorang ibu dan perjuangan seorang wanita," ujar Bubu.
Film Pangku besutan Reza Rahadian dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 6 November 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan