Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 11:11 WIB

Riset Satu Tahun di Lereng Merbabu, Agus Riyanto Hadirkan 'Danyang Wingit Jumat Kliwon' yang Otentik

Riset Satu Tahun di Lereng Merbabu, Agus Riyanto Hadirkan Danyang Wingit Jumat Kliwon yang OtentikProduser Agus Riyanto. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Agus Riyanto, sang produser, mengungkapkan bahwa proses riset untuk film Danyang Wingit Jumat Kliwon, memakan waktu sekitar satu tahun. 

"Kalau untuk film, memang risetnya sangat panjang, sekitar satu tahun untuk riset film ini, dan di sekeliling tetangga-tetangga saya itu memang ada Dalang, dan teman-teman saya kebanyakan dari kampus ISI," ujar produser Agus Riyanto saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, dikutip Minggu (9/11/2025)..

Ia melakukan riset di beberapa tempat, termasuk lereng Gunung Merbabu, dan berbicara langsung dengan Dalang serta juru kunci setempat untuk mendapatkan inspirasi dan informasi yang akurat.

Baca juga: 9 Film Horor Thriller Paling Disturbing, Bikin Gak Nyaman setelah Nonton!

"Dari cerita ini memang saya itu risetnya dari beberapa tempat. Ada di lereng Gunung Merbabu juga. Jadi memang saya datang ke sana, saya riset. Saya tanya juru kuncinya, tanya dalangnya. Dan disitu sangatlah menarik dibuat film," jelasnya.

Diproduksi oleh Khanza Film Entertainment, film ini disutradarai sekaligus diproduseri oleh Agus Riyanto dengan naskah karya Dirmawan Hatta.

Danyang Wingit Jumat Kliwon menautkan atmosfer ritual, pusaka, dan mitos danyang dengan drama psikologis tentang harga sebuah ambisi mengarahkan teror bukan semata pada sosok gaib, tetapi pada keputusan-keputusan manusia yang rapuh.

Pesan moralnya jelas, yaitu hasrat kekuasaan dan keabadian bisa membuat orang kehilangan akal sehat, dan "hasrat manusia" bisa lebih menakutkan daripada iblis.

Cerita Celine Evangelista saat Riset Langsung ke Pertunjukan Wayang 

Riset Satu Tahun di Lereng Merbabu, Agus Riyanto Hadirkan Danyang Wingit Jumat Kliwon yang OtentikDanyang Wingit, film Indonesia terbaru November 2025 (IMDb)

Celine Evangelista berperan sebagai Citra, keponakan Mbok Ning, asisten Ki Mangun. Citra jadi sinden di padepokan, tapi nyatanya dia jadi tumbal ritual keabadian.

Untuk memperdalam peran, Celine menjalani riset langsung ke pertunjukan wayang, mempelajari dunia nembang, dan berlatih intensif bersama acting coach.

"Saya menonton pertunjukan wayang secara langsung dan riset dari banyak aspek, karena nembang itu tidak mudah. Proses belajarnya cukup menantang, tapi justru itu yang membuat saya tertarik mengambil film ini. Saya juga ingin membuat orang-orang lebih peduli terhadap kesenian tradisional," ujar Celine.

Baca juga: Debut di Film'Danyang Wingit Jumat Kliwon', Ini Tantangan yang Dihadapi Nathalie Holscher

Di balik itu, Agus Riyanto menegaskan arah nilai yang ingin diantar pulang oleh penonton ialah, "Kita ingin mengangkat bahwa nilai budaya harus di atas nilai mistis yang tertinggal di dalamnya. Pada akhirnya penonton setelah keluar dari ruangan bioskop, membawa pesan, wayang adalah budaya Indonesia yang indah yang harus diperkenalkan ke setiap generasi, Bukan hal-hal mistis yang dapat disalahgunakan untuk hal buruk," kata Agus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Riset Satu Tahun di Lereng Merbabu, Agus Riyanto Hadirkan 'Danyang Wingit Jumat Kliwon' yang Otentik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!