Agak Laen Menyala Pantiku, film komedi Indonesia terbaru tayang November 2025 di bioskop (Instagram @imajinari.id)
INDOZONE.ID - Produser Dipa Andika mengklaim bahwa film Agak Laen dipastikan bakal lanjut ke film ketiga. Hal itu diumumkan jelang penayangan film keduanya, Agak Laen: Menyala Pantiku! tayang di bioskop pada 27 November.
Ia mengonfirmasi bahwa film Agak Laen 3 dipastikan bakal diproduksi, tanpa memandang performa box office film keduanya. Dipa pun mengatakan kelanjutan cerita sudah dibocorkan di akhir.
"Tapi apa pun yang terjadi dengan Agak Laen: Menyala Pantiku!, kami bisa pastikan Agak Laen ketiga pasti ada," ujar Dipa Andika saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis.
"Karena tadi sudah diumumin di ending film, sampai ketemu di cerita Agak Laen selanjutnya," tambahnya.
Ernest Prakasa selaku produser juga mengklaim hal itu sekaligus mengumumkan Agak Laen 3 bakal digarap lebih dari satu tahun. Menurutnya, hal itu diperlukan untuk menjaga kualitas film.
"Ini rasanya kami mikir sih kayaknya dua tahun sekali kurang lebih ya, dua tahun sekali kayaknya periode yang lebih tepat daripada bikin film Agak Laen setahun sekali gitu, kayaknya jadi bosan juga gitu," ujar Ernest.
"Jadi ya, mungkin baru akan kami hadirkan di 2027 gitu," jelasnya.
Indra Jegel yang mewakili lini utama karakter Agak Laen menjelaskan bahwa rencana film ketiga masih sangat awal. Menurutnya, premis untuk cerita berikutnya pun belum terbentuk.
"Menulisnya butuh waktu, mengeditnya butuh waktu, syutingnya butuh waktu. Jadi kami sepakat paling cepat itu akan 2 tahun sekali," ungkap Jegel.
"Kan kami belum ada tuh kumpul-kumpul, brainstorm kami belum. Kalau kami sudah kumpul-kumpul brainstorm, ah, berarti itu akan ada muncul premis baru. Jadi secepat-cepatnya 2027," tambahnya.
Film 'Agak Laen: Menyala Pantiku!'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
Agak Laen: Menyala Pantiku! menghadirkan petualangan baru bagi kuartet komika, Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga, yang kali ini berprofesi sebagai detektif yang dinilai selalu gagal.
Mereka diberi kesempatan terakhir untuk menunjukkan kemampuan dengan melaksanakan tugas penyamaran di sebuah panti jompo yang penuh teka-teki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung