Film 'Penunggu Rumah Buto Ijo' (Instagram/gandhifernando)
INDOZONE.ID - Satu lagi film horor Indonesia yang menghadirkan sensasi berbeda saat menonton. Fil Penunggu Rumah:Buto Ijo diklaim sebagai flm horor yang ramah anak dan keluarga.
Sepertinya sudah saatnya film horor tak selalu berdarah, penuh adegan mutilasi dan kekerasan. Penonton Indonesia butuh film yang seru dan mendebarkan meski nuansanya horor.
Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang Penunggu Rumah: Buto Ijo.
Diproduksi oleh Gandhi Fernando, Penunggu Rumah Buto Ijo mengangkat cerita rakyat Nusantara yang dikemas secara modern.
Film ini dirancang untuk menghadirkan ketegangan yang menghibur tanpa menampilkan adegan sadis, sehingga dapat dinikmati oleh penonton dari berbagai kalangan usia.
“Film ini memang sejak awal kami rancang sebagai horor yang aman ditonton bersama keluarga. Tidak ada adegan darah, tidak ada kekerasan yang keji. Kami ingin menghadirkan horor yang tetap menegangkan, tapi tidak membuat anak-anak trauma,” ujar Gandhi Fernando selaku produser melalui keterangan resminya.
Gandhi Fernando (Instagram/gandhifernando)Gandhi Fernando berperan ganda di film ini
Selain menjadi produser, Gandhi Fernando juga menjadi aktor dalam film ini.
Sejumlah nama dikenal turut membintangi film ini, di antaranya Celine Evangelista, Valerie Thomas, Meryem Hasanah, Adnan Djani, serta Gandhi Fernando sendiri. Para pemain tersebut berperan penting dalam menghidupkan cerita yang sarat unsur budaya lokal.
Konsep horor yang bersahabat ini lahir dari keinginan menghadirkan pilihan tontonan yang lebih variatif di bioskop. Menurut sang produser, tidak semua penonton nyaman dengan horor berdarah, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih inklusif.
Baca juga: Celine Evangelista Hidupkan Kenangan Timun Mas Lewat Film "Penunggu Rumah: Buto Ijo"
“Kami ingin membuktikan bahwa horor bisa hadir dengan cara yang lebih fun, lebih ringan, dan tetap punya nilai hiburan. Lewat cerita rakyat seperti Buto Ijo, kami juga ingin mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada generasi muda,” tambahnya.
Film ini tidak hanya menonjolkan sisi misteri, tetapi juga menyelipkan pesan tentang keluarga, keberanian, serta pentingnya mengenal warisan budaya. Nilai-nilai tersebut menjadi elemen penting yang membedakan film ini dari horor kebanyakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram