INDOZONE.ID - Aktris senior Christine Hakim mencurahkan isi hati saat memerankan sosok Ibu Wibisana, dalam film panjang adaptasi novel karya Leila S. Chudori Laut Bercerita hingga tak kuasa menahan tangis.
"Pasti berat bagi seorang ibu," ungkap Christine dengan nada bergetar seakan tak kuasa menahan tangis saat jumpa pers peluncuran teaser pertama film Laut Bercerita di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Dia bercerita sambil mengingat momen dalam film tersebut begitu membuatnya sesak karena kehilangan.
"Dan yang lebih berat lagi, kehilangan itu masih menyisakan harapan, berharap anaknya kembali," sambungnya.
Baca juga: Meski Berbeda dari Novel, Film 'Laut Bercerita' Tetap Jaga Esensi Perjuangan
Perempuan berusia 69 tahun itu juga terlihat mengusap air mata bila mengingat tatkala syuting film tersebut.
Ia kemudian menyoroti pada masa sekarang bahwa nyawa manusia seakan tidak berharga di mata sesamanya.
"Fenomena sekarang ini kita mendapatkan informasi lebih banyak tapi sekalipun juga menakutkan. Nyawa manusia menjadi tidak ada artinya, sangat mudah sekali kita mengambil hak yang sebetulnya adalah hak prerogatif Tuhan yang memberikan nyawa, roh, jiwa kepada ciptaan-Nya, tapi ciptaan-Nya ini semena-mena mengambil nyawa manusia lainnya," ujarnya menambahkan.
Poster film 'Laut Bercerita'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
Dalam teaser pertamanya, Christine Hakim tampil sebagai ibu dari karakter Biru Laut dan Asmara, yang masing-masing diperankan oleh Reza Rahadian dan Yunita Siregar.
Berpasangan dengan Arswendy Bening Swara, mereka memerankan orang tua yang harus menghadapi kenyataan pahit atas hilangnya Laut.
Meski tahun-tahun telah berlalu, potret kesabaran seorang ibu dalam menanti kepulangan buah hatinya menjadi inti emosional yang kuat dalam cuplikan tersebut.
Baca juga: Film 'Laut Bercerita' Umumkan Jajaran Pemain Lengkap, Reza Rahadian Didapuk Jadi Biru Laut
Laut Bercerita merupakan sebuah film drama yang bercerita tentang sejarah Indonesia yang mengupas tuntas terkait perjuangan, persahabatan dan kepastian nasib aktivis era 90-an yang diadopsi dari novel dengan judul yang sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung