Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 APRIL 2026 • 12:30 WIB

Garap Adaptasi 'Children of Heaven', Hanung Bramantyo Berusaha Menghindari Eksploitasi Kesedihan

Garap Adaptasi Children of Heaven , Hanung Bramantyo Berusaha Menghindari Eksploitasi KesedihanSutradara Hanung Bramantyo dan pemeran anak 'Children of Heaven' versi Indonesia, Jared Ali dan Humaira Jahra (INDOZONE/M Padli)

INDOZONE.ID - Sutradara dan penulis Hanung Bramantyo membagikan proses kreatif di balik penggarapan film Children of Heaven di hadapan wartawan dalam Media Junket di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (13/4/2026) kemarin.

Dalam pengakuannya, Hanung sempat mengambil pendekatan yang berbeda sebelum akhirnya menemukan esensi cerita yang lebih kuat.

Di awal penulisan skenario, Hanung mengakui bahwa ia sempat terjebak pada pendekatan emosional yang terlalu eksplisit.

“Saat saya membuat skenario-nya, saya mencoba untuk punya template untuk membuat sedih penonton. Jadi membuat sedih, artikan itu saya tambah-tambahin, semua ini harus sedih di penonton,” ungkapnya.

Baca juga: 3 Tantangan Besar Hanung Bramantyo Saat Mengadaptasi 'Children of Heaven' ke Indonesia Era 1980-an

Namun, pendekatan tersebut berubah setelah mendapat masukan dari tim produser. Ia menyadari bahwa banyak adaptasi Children of Heaven di berbagai negara justru gagal karena terlalu menekankan kesedihan.

“Menurut saya gagal. Kenapa? Karena mereka fokus pada kesedihannya. Mereka fokus pada bagaimana penonton itu merasa tersentuh kepada anak-anaknya.”

Dari situ, Hanung memutuskan untuk menulis ulang naskah secara menyeluruh dan mengubah fokus cerita.

Menampilkan Kekuatan Anak, Bukan Rengekan

Alih-alih mengejar air mata penonton, Hanung justru ingin menampilkan kekuatan karakter anak-anak dalam menghadapi masalah.

“Sebaliknya justru, saya ingin menampilkan ketika anak-anak ini memiliki persoalan. Persoalan yang berat buat mereka, kehilangan sepatu berat buat mereka. Tapi mereka tetap menunjukkan kalau mereka itu mampu menyelesaikan masalah itu sendiri tanpa bantuan orang lain.”

Garap Adaptasi Children of Heaven , Hanung Bramantyo Berusaha Menghindari Eksploitasi KesedihanSutradara dan Produser Ungkap di Balik Layar Film Children of Heaven (Indozone/Sagita)

Menurutnya, kunci utama dari cerita ini adalah menjaga martabat karakter. Anak-anak dalam film tidak boleh digambarkan sebagai sosok yang mengiba atau merengek.

“Tetap mereka menjaga martabatnya. Kata-kata itu, menjaga martabat. Jangan jatuh kepada rengekan, jangan jatuh kepada mengiba, jangan sampai jatuh ke sana.”

Pendekatan ini justru diyakini lebih menyentuh secara emosional, karena penonton akan merasakan beban yang dialami karakter tanpa harus dipaksa untuk bersedih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Garap Adaptasi 'Children of Heaven', Hanung Bramantyo Berusaha Menghindari Eksploitasi Kesedihan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!