Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 16:04 WIB

Film 'Believe' Tembus Satu Juta Penonton, Veteran dan Paskibraka Menangis Haru

Author

Para penonton Believe' terharu. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Film nasional bertema sejarah, Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian, resmi mencatat rekor baru dengan menembus angka 1.032.178 penonton di bioskop seluruh Indonesia. Angka ini sekaligus menobatkan Believe sebagai salah satu film perang paling banyak ditonton dalam sejarah perfilman Indonesia.

Sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, rumah produksi Bahagia Tanpa Drama menggelar acara nonton bareng film tersebut bersama para veteran dan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Kegiatan berlangsung di Jakarta pada 18 dan 19 Agustus 2025 dengan suasana penuh haru.

Momen kebersamaan itu mempertemukan para pejuang masa lalu dengan generasi muda yang kini mengibarkan bendera merah putih. Cerita perjuangan dalam film terasa semakin hidup ketika disaksikan langsung oleh para veteran yang pernah merasakan pahit getir medan perang.

Salah satu veteran, Kolonel (Purn) Ronny Muaway, hadir dalam acara itu. Ia pernah ikut dalam Operasi Seroja pada 1975 dan kehilangan tangan kirinya akibat ranjau. Ronny mengaku film Believe sangat membangkitkan ingatannya. 

Pemeran 'Believe' menemui para veteran perang. (Istimewa)

Baca juga: Tambah Opsi di Lini Depan, Arsenal Capai Kesepakatan untuk Beli Eberechi Eze dari Crystal Palace

“Saya terkena ranjau, juga sempat kena tembakan. Menonton Believe membuat saya kembali mengingat semuanya. Film ini begitu nyata,” ujarnya.

Veteran lain dari Batalion 502 juga membagikan kisahnya. Ia bercerita tentang dua kali penugasan ke Timor yang membuatnya harus meninggalkan keluarga. 

“Saat berangkat pertama, saya masih bujang. Kedua, saya tinggalkan anak bayi. Tapi ketika pulang dari perang, anak saya tidak mengenali saya lagi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kesaksian para pejuang itu membuat banyak anggota Paskibraka yang ikut nobar terenyuh. 

Baca juga: Pemkab Belitung Timur dan UNSOED Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Faisal Kurniawan dari Yogyakarta mengatakan, “Saya sangat terharu. Believe bukan sekadar film, tapi pelajaran hidup.”

Senada dengan itu, Mathew dari Papua Tengah menuturkan, “Film ini menyadarkan saya bahwa hari ini kita bisa hidup damai karena perjuangan mereka.”

Rekan Mathew, Fransiskus dari Papua, juga menegaskan makna lain dari film ini. 

“Film ini membuat saya yakin, jangan pernah merasa terhambat. Kekurangan justru bisa jadi kekuatan,” katanya. 

Sementara itu, Alika Zea Chanidya dari Sulawesi Tenggara mengaku menangis saat film berakhir karena teringat ayahnya yang meninggal dunia ketika ia menjalani pelatihan Paskibraka.

Pemeran utama film, Ajil Ditto, yang hadir langsung dalam acara tersebut juga merasakan kebanggaan tersendiri. 

“Saya merasa terhormat sekali Believe bisa disaksikan oleh para pejuang-pejuang sesungguhnya. Saya sangat menghargai satu juta lebih Believers yang sudah meluangkan waktu untuk menyaksikan film ini. Semoga bisa menghibur dan menginspirasi kita untuk lebih menghargai perjuangan para prajurit kita.”

Capaian film yang menembus lebih dari satu juta penonton mendapat apresiasi besar dari produser Believe, Celerina Judisari. Ia menyebut respons publik menjadi dorongan untuk terus berkarya. 

Baca juga: 'Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian' Raih 830.808 Penonton, Pecahkan Rekor Film Perjuangan Nasional

“Tidak mudah menyampaikan kisah perjuangan masa lalu kepada penonton masa kini. Tapi Believe membuktikan bahwa cerita seperti ini tetap relevan. Saya berterima kasih dari hati terdalam kepada seluruh penonton Indonesia. Saya akan terus konsisten mengangkat kisah-kisah seperti Believe ke layar lebar,” katanya.

Sebagai film debut Bahagia Tanpa Drama, Believe dihadirkan bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga penghormatan bagi para pejuang bangsa. Dengan pesan berani bermimpi, mengubah takdir, dan menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan, Believe meneguhkan diri sebagai karya yang tak hanya hidup di layar, tetapi juga di hati penonton dan generasi penerus bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU