Senin, 15 SEPTEMBER 2025 • 08:00 WIB

Mengapa The Conjuring 2 Tetap Jadi Film Terbaik di Franchise The Conjuring

Author

The Conjuring 2 (Sumbe:digitaltrends.com)


INDOZONE.ID - Perilisan The Conjuring: Last Rites menjadi penutup perjalanan kisah Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) di layar lebar.

Namun, meski film terakhir ini menawarkan nuansa pamungkas, banyak penggemar dan kritikus sepakat bahwa posisi film terbaik dalam franchise masih dipegang oleh The Conjuring 2.

Baca juga: Setelah Sukses di Box Office, The Conjuring Kini Tayang dalam Bentuk Serial

Alur Cerita yang Lebih Solid

Disutradarai oleh James Wan, The Conjuring 2 membawa penonton ke kasus poltergeist Enfield tahun 1977 di London.

 Tidak seperti film pertamanya yang terlalu banyak membuka ruang untuk spin-off seperti Annabelle, sekuel ini terasa lebih mandiri.

Ceritanya berhasil menyelesaikan berbagai misteri dari film pertama, termasuk kasus Amityville dan pertemuan pertama Lorraine dengan iblis Valak.

Film ini juga menampilkan keseimbangan cerita antara keluarga Warren dan keluarga Hodgson.

Sosok Janet (Madison Wolfe) diberi alur emosional yang kuat, terutama ketika ia rela mengorbankan kehadiran Warren demi melindungi keluarganya.

Hal ini memberikan kedalaman yang jarang ditemui di film horor lain.

Horor yang Lebih Kreatif

Salah satu alasan mengapa The Conjuring 2 unggul adalah sentuhan horor khas James Wan.

Film ini menghadirkan adegan-adegan ikonik seperti kemunculan The Crooked Man, transformasi perlahan Janet menjadi Bill Wilkins, hingga serangan Valak melalui lukisan Ed.

 Setiap momen terasa segar dan menakutkan, jauh lebih bervariasi dibanding film pertamanya.

Sementara The Conjuring memang memiliki adegan memorable seperti Bathsheba di atas lemari, sekuelnya berhasil meningkatkan intensitas ketakutan dengan kejutan yang lebih inovatif.

Penjahat yang Lebih Ikonis

Berbeda dengan Bathsheba atau entitas jahat di film lain yang terasa satu dimensi, The Conjuring 2 menghadirkan penjahat dengan lapisan cerita menarik.

Bill Wilkins awalnya diperlihatkan sebagai roh jahat, namun ternyata hanya pion yang dikendalikan oleh Valak.

Plot twist ini memberi kedalaman emosional yang jarang ada di film rumah berhantu.

Di sisi lain, Valak tampil sebagai sosok antagonis paling ikonis dalam franchise.

Dengan wujud biarawati menyeramkan, ia tidak hanya menjadi sumber teror keluarga Hodgson, tetapi juga ancaman pribadi bagi Lorraine dan Ed.

Kehadirannya membuat konflik semakin personal dan emosional, sehingga layak disebut sebagai villain terbaik di semesta The Conjuring.

Secara keseluruhan, The Conjuring 2 berhasil memadukan alur cerita kuat, horor inovatif, serta penjahat ikonik yang menjadikannya film terbaik dalam franchise ini.

Meski Last Rites menutup perjalanan keluarga Warren, sekuel kedualah yang benar-benar menampilkan potensi terbesar jagat sinematik horor James Wan.

Kamu bisa menonton The Conjuring 2 di HBO Max, sementara The Conjuring: Last Rites kini masih tayang di bioskop.

Baca juga: The Conjuring Bakal Hadir sebagai Serial TV, Nancy Won Disebut Akan Terlibat!

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU