Senin, 29 DESEMBER 2025 • 20:40 WIB

Lebih dari Cinta Segitiga, Sutradara Sebut Film 'Musuh Dalam Selimut' Bedah Trauma dan Kepercayaan

Author

Film 'Musuh Dalam Selimut' akan tayang di awal tahun 2026. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Sutradara Hadrah Daeng Ratu mengatakan bahwa film Musuh Dalam Selimut bukan sekadar cerita tentang cinta segitiga atau perselingkuhan biasa. 

Menurutnya, film ini lebih dalam dari itu, membahas tentang manusia, mental health, dan faktor-faktor yang membuat seseorang terluka atau melukai orang lain. 

"Karena ini bukan cuma cerita tentang cinta segitiga atau cerita tentang perselingkuhan biasa, tapi menurutku ini lebih dari itu," ujar Hadrah Daeng Ratu saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Senin (29/12/2025).

Baca juga: Megan Domani Siap Dihujat demi Peran Rebut Suami Yasmin Napper di Film 'Musuh Dalam Selimut'

Dia juga menyoroti pentingnya memahami latar belakang karakter, seperti pengalaman masa lalu dan pola aspek yang membentuk mental mereka. Dengan demikian, setiap karakter menjadi lebih kuat dan terasa nyata.

"Sehingga memang aku merasa setiap karakter ini menjadi sangat kuat ketika kita menaruh lebih dalam background-background kecil yang kadang-kadang tidak terlihat di dalam skenario," ujar Hadrah Daeng Ratu.

Film yang akan mewarnai layar lebar awal 2026 ini dinilai sangat menguji nyali dan bisa mengacak-acak perasaan para penonton. 

Sinopsis Film Musuh Dalam Selimut

Film 'Musuh Dalam Selimut'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

Musuh Dalam Selimut hadir sebagai film drama tentang kepercayaan yang retak dari dalam, dan sudah lebih dulu memantik respons emosional penonton saat Press Screening.

Ceritanya mengajak penonton masuk ke kehidupan Gadis (Yasmin Napper), perempuan yang merasa semuanya baik-baik saja: rumah tangga, harapan, dan rutinitas yang berjalan normal.

Kehangatan itu makin lengkap ketika Gadis mengandung anak pertamanya. Di saat yang sama, hadir Suzy (Megan Domani), tetangga yang pelan-pelan menjelma sahabat yang sigap membantu, perhatian, dan selalu ada di momen-momen yang seharusnya menenangkan.

Namun kedekatan yang semula terasa hangat, perlahan bergeser menjadi sesuatu yang ganjil: terlalu sempurna, terlalu sering, terlalu "masuk" ke ruang pribadi. 

Ketika Andika (Arbani Yasiz), suami Gadis, ikut terseret dalam kedekatan yang makin sulit dijelaskan, film ini mulai memutar emosi penonton dari simpati menjadi ragu, dari ragu menjadi curiga hingga meninggalkan sesak oleh satu pertanyaan yang menggantung: ini Cuma prasangka, atau memang ada yang disembunyikan di depan mata?

Daya tarik Musuh Dalam Selimut tidak hanya bertumpu pada konflik rumah tangga, tetapi pada bagaimana ketegangan dibangun lewat hal-hal subtil, hening di sela dialog, pandangan yang tertahan, hingga gerak tubuh yang tampak hangat namun menyimpan jarak dingin.

Hadrah Daeng Ratu juga menyebut, sejak awal ia sengaja menaruh pondasi karakter dan alasan tindakan mereka agar penonton ikut "terjebak" dalam bimbang yang manusiawi.

"Storytelling setiap karakter menjadi penting, supaya penonton paham alasan di balik setiap tindakan mereka. Saya tidak ingin kisah perselingkuhan ini hanya jadi cinta segitiga biasa, tapi juga menceritakan trauma-trauma yang dihadapi karakter dalam menjalani hidupnya setelah melewati banyak luka," ujarnya.

Dari sisi pemain, Megan Domani menjelaskan pendekatan akting yang ia pakai untuk membuat Suzy tetap terasa "manis" di permukaan, tapi pelan-pelan menghadirkan ganjalan.

Baca juga: Dibintangi Yasmin Napper dan Arbani Yasiz, Film 'Musuh Dalam Selimut' Resmi Rilis Trailer dan Poster

"Kunci akting yang aku pegang adalah membuat Suzy terlihat sangat cheerful dan bahagia saat bersama Gadis. Dia selalu memberi dan melakukan banyak hal untuk Gadis sehingga tampak tulus," ujar Megan. 

Dengan pendekatan itu, Musuh Dalam Selimut hadir sebagai pengalaman menonton yang membuat penonton ikut mengurai puzzle perasaan antara ingin percaya, tapi takut, ingin bertahan, tapi terus merasa ada yang salah. 

Film ini turut dibintangi oleh Yasmin Napper, Megan Domani, dan Arbani Yasiz. Musuh Dalam Selimut diproduksi oleh Narasi Semesta yang bekerja sama dengan Unlimited Production, Legacy Pictures, A&Z, dan Subtube.

Film yang akan menyayat perasaan ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Januari 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU