INDOZONE.ID - Rumah produksi Max Pictures menggelar Gala Premiere film terbarunya berjudul Bidadari Surga di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Acara ini menjadi penanda pemutaran perdana sebelum film drama romantis religius tersebut tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026.
Disutradarai Indra Gunawan, Bidadari Surga menghadirkan kisah cinta yang berangkat dari pertemuan dua dunia berbeda.
Film ini dibintangi Dinda Hauw dan Rey Mbayang, dengan latar konflik antara popularitas media sosial, prinsip hidup, dan nilai keimanan yang relevan dengan realitas masa kini.
“Bidadari Surga adalah film tentang proses. Tentang bagaimana cinta tidak memaksa, tetapi mengajak seseorang untuk bertumbuh dan berubah menjadi lebih baik,” ujar Indra Gunawan saat Gala Premiere di XXI Plaza Indonesia.
Baca juga: Film Animasi Papa Zola The Movie Siap Tayang 23 Januari 2026, Sutradara Ungkap Cerita di Baliknya
Cerita berfokus pada Taufan alias Opan (Rey Mbayang), seorang YouTuber kaya raya yang dikenal lewat konten-konten kontroversial demi mengejar views.
Kehidupannya berubah ketika bertemu Nadia Suciningrum (Dinda Hauw), perempuan berhijab putri Kiai Sahid (Indro Warkop) yang memegang teguh prinsip dan nilai agama.
Konflik memuncak saat Taufan meminta Nadia melepas hijab demi kebutuhan konten.
Penolakan tegas Nadia justru menjadi awal ketertarikan Taufan, sekaligus pintu bagi proses hijrah dan pencarian makna hidup.
Perbedaan latar belakang, restu orang tua, dan godaan popularitas menjadi ujian yang harus dihadapi.
Baca juga: 14 Film Indonesia Terbaru 2026 Paling Ditunggu, Ada Horor sampai Sci-fi!
Dinda Hauw mengaku sempat mempertanyakan kualitas aktingnya dalam film Bidadari Surga, sebab film tersebut diproduksi 4 tahun lalu, tapi tidak kunjung tayang.
“Aku sempat mikir, kok film ini enggak tayang-tayang ya? Apa akting aku kurang atau ceritanya enggak kuat?” ujar Dinda.
Tapi setelah siap tayang, Dinda puas dengan hasilnya.
“Pas nonton, aku benar-benar senang. Editannya bagus banget dan hasilnya memuaskan. Terima kasih Mas Indra sudah bikin film ini jadi sebagus itu,” tambahnya.
Dinda menjelaskam, sosok Nadia bisa menjadi inspirasi untuk memegang prinsip hidup sebagai fondasi yang kuat.
Baca juga: Film 'Suka Duka Tawa' Tayang Perdana: Dapat Apresiasi dari Komunitas Parenting
“Nadia adalah perempuan yang lembut namun teguh memegang prinsip. Lewat film ini, aku ingin menunjukkan bahwa mempertahankan keyakinan bukanlah penghalang cinta, justru menjadi fondasi yang kuat,” tutur Dinda.
Sementara Rey Mbayang yang berperan sebagai Taufan yang memiliki karakter jauh berbeda dengannya, mengaku tertantang secara emosional.
“Taufan bukan sosok sempurna. Dia penuh ego, tapi memiliki keinginan untuk berubah. Film ini mengajarkan bahwa cinta sejati berarti menghormati nilai dan keyakinan pasangan,” kata Rey.
Narasi yang menyentuh, konflik yang dekat dengan kehidupan modern, serta sentuhan komedi yang menghibur, Bidadari Surga diharapkan menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur tetapi juga menginspirasi.
Film ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan