INDOZONE.ID - Bicara soal film superhero, pasti identik sama aksi keren, kostum ikonik, dan kisah pahlawan yang bikin penonton terpukau. Namun, nggak semua film hero ini berakhir jadi tontonan memuaskan.
Di balik kesuksesan besar Marvel dan DC, ada deretan film superhero yang justru jadi contoh kegagalan. Lewat penilaian kritikus di Rotten Tomatoes, film ini bahkan dapat skor yang menyakitkan untuk dilihat.
Ada yang nyaris membunuh waralaba, membuat karakter ikonik jatuh ke titik terendah, sampai disebut sebagai hiburan ironis.
Penasaran apa aja deretan film superhero terburuk versi Rotten Tomatoes? Kita bahas bareng di sini berseta alasam lengkapnya!
Deretan Film Superhero Terburuk
- Batman v Superman: Dawn of Justice (2016) – 28%
- Ghost Rider (2007) – 28%
- Suicide Squad (2016) – 26%
- Green Lantern (2011) – 25%
- Blade: Trinity (2004) – 24%
- Judge Dredd (1995) – 22%
- Supergirl (1984) – 19%
- Spawn (1997) – 17%
- Ghost Rider: Spirit of Vengeance (2012) – 18%
- The League of Extraordinary Gentlemen (2003) – 17%
- Captain America (1990) – 16%
- Superman IV: The Quest for Peace (1987) – 16%
- The Spirit (2008) – 14%
- Howard the Duck (1986) – 13%
- Jonah Hex (2010) – 11%
- Batman & Robin (1997) – 11%
- Elektra (2005) – 11%
- Fantastic Four (2015) – 9%
- Catwoman (2004) – 8%
- Steel (1997) – 4%
Alasan Disebut Terburuk Versi Rotten Tomatoes
Suicide Squad, salah satu film supehero terburuk (IMDb)
1. Batman v Superman: Dawn of Justice – 28%
Salah satu film superhero terburuk versi Rotten Tomatoes adalah Batman v Superman: Dawn of Justice. Kritikus menilai film ini menenggelamkan cerita yang sebenarnya penuh potensi.
Ceritanya tentang ajang pertemuan Batman dan Superman sekaligus pembuka ambisi besar DC untuk membangun semesta film mereka.
Dengan skor cuma 28 persen di Rotten Tomatoes, film ini dianggap menampilkan aksi gelap serta efek visual berlebihan. Meski begitu, secara komersial Batman v Superman: Dawn of Justice tetap sukses besar karena meraup lebih dari 800 juta dolar AS.
Baca juga: 7 Film Superhero Klasik di Luar Adaptasi Komik, Ada yang Dibuat Versi Modern Juga loh
2. Ghost Rider (2007) – 28%
Sebelum Iron Man membuka era MCU, Marvel sempat mencoba mengangkat karakter-karakter kelas B dan C ke layar lebar, salah satunya Ghost Rider.
Film ini dihujani kritik karena dianggap lebih mirip drama, komedinya nggak sampai, dan dialog yang terlalu dibuat-buat.
Namun anehnya, Ghost Rider tetap sukses secara finansial dan menghasilkan lebih dari dua kali lipat anggarannya yang mencapai 110 juta dolar AS.
Baca juga: Urutan Nonton 'Avengers' Berdasarkan Kronologi Lengkap, Biar Gak Bingung!
3. Suicide Squad (2016) – 26%
Film superhero terburuk selanjutnya adalah Suicide Squad. Kritikus menyebut film ini punya cast bertabur bintang, sayangnya plotnya berantakan dan penyutradaraannya terasa terpotong-potong.
Buat banyak orang, Suicide Squad adalah titik terendah DCEU. Padahal, marketing film ini luar biasa agresif dan stylish. Film ini hanya dapat skor 26 persen di Rotten Tomatoes.
4. Green Lantern (2011) – 25%
Green Lantern hanya dapat skor 25 persen di Rotten Tomatoes. Banyak yang menyebut film ini terlalu berlebihan dan naskahnya dangkal.
Green Lantern seharusnya jadi film solid dengan bintang wah, penulis berpengalaman, dan kru di balik layar yang nggak kaleng-kaleng.
Banyak penonton yang merasa kalau film ini nggak pernah benar-benar menjelaskan kenapa Green Lantern begitu dicintai fans DC.
5. Blade: Trinity (2004) – 24%
Blade sering disebut sebagai salah satu film yang membuka jalan bagi kebangkitan film komik modern, seperti X-Men. Dua film pertamanya memang nggak spektakuler secara skor, tapi setidaknya masih solid.
Blade: Trinity sebenarnya punya modal besar, dengan sutradara dan pemain ternama. Namun, semua itu nggak cukup menyelamatkan film ini. Nuansa gotik khas Blade hilang dan diganti dengan dialog dan villain nggak berkesan.
6. Judge Dredd (1995) – 22%
Film superhero ini beda dengan Dredd (2012) yang banyak dipuji. Judge Dredd versi 1995 adalah adaptasi komik jadi waralaba yang terdengar seperti langkah logis saat itu.
Sayangnya, hasil akhirnya jauh dari memuaskan. Film ini dihujani kritik, baik dari penggemar maupun kritikus, karena dianggap nggak setia pada materi aslinya.
7. Supergirl (1984) – 19%
Meski tercatat sebagai film superhero pertama dengan tokoh utama perempuan, itu jadi satu-satunya hal positifnya. Supergirl hampir selalu masuk daftar film superhero terburuk sepanjang masa.
Menurut kritikus, dialognya cheesy, karakternya terasa dangkal, dan semua itu makin disayangkan karena film ini dibintangi aktor-aktor besar.
8. Spawn (1997) – 17%
Di era 90-an, Spawn adalah salah satu karakter komik paling populer, jadi wajar kalau adaptasi filmnya dinanti-nanti. Tapi kalau kamu nonton ulang film ini sekarang, hasilnya mungkin bakal bikin kaget.
Dulu, CGI-nya terasa keren. Akan tetapi, sekarang efek visualnya terlihat ketinggalan zaman dan kadang malah konyol.
9. Ghost Rider: Spirit of Vengeance (2012) – 18%
Dilansir dari Rotten Tomatoes, film ini disebut punya naskah lemah dan CGI yang nggak konsisten. Kabar baiknya, film superhero ini justru lebih menghibur daripada film pertamanya.
10. The League of Extraordinary Gentlemen (2003) – 17%
Film superhero yang satu ini dianggap punya premis keren. Sayangnya, eksekusinya justru kurang rapi. Kritikus menilai kalau sepanjang film, ceritanya terasa loncat dari satu plot ke adegan ledakan lain.
11. Captain America (1990) – 16%
Menurut Rotten Tomatoes, Captain America (1990) adalah salah satu film superhero terburuk sepanjang masa. Film ini bahkan hanya menghasilkan sekitar 10 ribu dolar AS di box office.
Karakter Captain America harusnya kelihatan megah, tapi di film ini justru kebalikannya. Kritikus menyebut keseluruhan film memancarkan aura low budget, karena memang anggarannya super minim.
12. Superman IV: The Quest for Peace (1987) – 16%
Film ini disebut kritikus punya aksinya yang kurang nendang, efeknya terlalu biasa, dan para pemainnya kelihatan nggak antusias.
Alhasil, Superman versi live-action berhenti selama hampir 20 tahun. Sampai akhirnya Bryan Singer mencoba menghidupkannya lagi lewat Superman Returns pada 2006.
13. The Spirit (2008) – 14%
Banyak yang menyebut kalau film ini cukup mencolok secara tampilan. Selain itu, pemainnya juga bertabur bintang, sehingga semuanya terlihat menjanjikan.
Masalahnya, ada di cerita. Plotnya kurang kuat, dialognya kurang pas, sampai karakternya mudah dilupakan. Alhasil, filmnya terasa sibuk dengan gaya ketimbang isi ceritanya sendiri.
14. Howard the Duck (1986) – 13%
Film superhero ini sebenarnya punya beberapa momen menarik. Akan tetapi, Howard the Duck terganggu oleh tone yang nggak konsisten dan akting pemain yang kurang menjiwai.
Film ini jadi salah satu film dengan ulasan terburuk tahun 1986 dan nggak mampu menutup biaya produksinya yang mahal.
15. Jonah Hex (2010) – 11%
Jonah Dex juga termasuk film superhero terburuk. Dengan jajaran pemain bintang, sayangnya subplot-nya terasa kurang masuk akal.
Bahkan, Jonah Hex disebut penuh masalah di balik layar selama proses produksi. Alhasil, film ini hanya dapat skor 11 persen di Rotten Tomatoes.
16. Batman & Robin (1997) – 11%
Batman & Robin dinilai terlalu kebanyakan lelucon sehingga penonton malah jadi salah fokus. Film ini resmi tercatat sebagai film Batman live-action dengan rating terburuk sepanjang masa.
17. Elektra (2005) – 11%
Elektra adalah adalah salah satu film superhero terburuk versi Rotten Tomatoes. Kritikus menyebut sang aktris utama punya komitmen yang kuat dalam perannya.
Sayangnya, film ini dinilai terlalu serius dan kurang didukung dialog yang kuat. Alhasil, ceritanya gagal menghadirkan ketegangan dan keseruan.
18. Fantastic Four (2015) – 9%
Kritikus menyebut Fantastic Four (2025) terasa suram dan agak membosankan. Film ini dinilai gagal menyampaikan humor dan keseruan yang jadi ciri khas Fantastic Four.
Masalahnya diduga datang dari kekacauan di balik layar. Kabarnya, sang sutradara sering bentrok dengan 20th Century Fox, termasuk soal reshoot yang dilakukan tanpa persetujuannya.
19. Catwoman (2004) – 8%
Menurut Rotten Tomatoes, Catwoman jadi contoh film superhero buruk era 2000-an. Karakter di film ini dinilai agak berlebihan dan sering kehilangan aura misteriusnya.
20. Steel (1997) – 4%
Terakhir, ada Steel (1997) dalam jajaran film superhero terburuk versi Rotten Tomatoes. Kritikus menilai akting para pemainnya masih kurang dan ceritanya terasa seperti serial melodrama.
Itulah deretan film supehero terburuk sepanjang masa versi Rotten Tomatoes. Meski diadaptasi dari karakter populer, film-film ini justru gagal memenuhi ekspektasi penonton maupun kritikus.
Menariknya, beberapa di antaranya tetap dikenang karena keunikannya dan sering jadi bahan perbincangan hingga sekarang. Dari semuanya, kamu udah pernah nonton yang mana aja nih?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rotten Tomatoes