Rabu, 13 MEI 2026 • 21:20 WIB

5 Rekomendasi Film Adaptasi Novel di Netflix yang Hangat dan Cocok Ditonton saat Penat

Author

The Life List, film romantis barat di Netflix (IMDb)

INDOZONE.ID - Terkadang setelah menjalani hari yang melelahkan, banyak orang hanya ingin bersantai sambil menikmati tontonan yang ringan dan menenangkan. 

Film dengan alur hangat serta karakter yang terasa dekat, sering menjadi pilihan untuk membantu memperbaiki suasana hati setelah penat beraktivitas.

Menariknya, Netflix memiliki berbagai film adaptasi novel yang bukan hanya nyaman disaksikan, tetapi juga menghadirkan cerita emosional yang mudah membekas di ingatan. 

Mulai dari kisah persahabatan yang unik hingga perjalanan mencari jati diri, deretan film berikut bisa menjadi teman menonton yang pas saat ingin melepas penat.

Rekomendasi Film Adaptasi Novel di Netflix

Baca juga: Rekomendasi Film Steven Spielberg, Sutradara Jenius di Balik Film-Film Legendaris Hollywood

1. Remarkably Bright Creatures (2026)

Film yang mulai tayang di Netflix sejak Jumat (8/5/2026) ini, diangkat dari novel populer karya Shelby Van Pelt. 

Disutradarai oleh Olivia Newman, Remarkably Bright Creatures menghadirkan kisah hangat tentang hubungan tak biasa antara Tova Sullivan yang diperankan Sally Field, seorang petugas kebersihan akuarium pada shift malam, dengan Marcellus yang disuarakan Alfred Molina, seekor gurita cerdas dengan karakter unik dan sedikit sinis.

Cerita mereka kemudian semakin berkembang lewat kehadiran Cameron, karakter yang dimainkan Lewis Pullman, seorang pemuda yang tengah berusaha menemukan arah hidup sekaligus makna keluarga melalui hubungannya dengan Tova.

2. The Fundamentals of Caring (2016)

Setelah kisah persahabatan tak biasa antara manusia dan gurita, giliran The Fundamentals of Caring yang menghadirkan cerita hangat tentang hubungan antar karakter dengan latar kehidupan penuh luka emosional. 

Film adaptasi novel karya Jonathan Evison ini, mengikuti perjalanan Ben yang diperankan Paul Rudd, seorang pendamping pasien yang masih dibayangi trauma masa lalu.

Dalam perjalanannya, Ben menemani Trevor, remaja pengguna kursi roda yang diperankan Craig Roberts, serta bertemu Dot yang dimainkan Selena Gomez, sosok gadis muda dengan sifat pemberontak. 

Meski menyentuh tema kehilangan dan keterbatasan, film ini lebih menonjolkan proses tiap karakter dalam saling membantu menyembuhkan luka batin dan menemukan harapan baru dalam hidup.

3. Concrete Cowboy (2021)

Kalau kamu pernah menonton Nomadland (2020), film Netflix adaptasi novel Ghetto Cowboy karya Greg Neri ini menyuguhkan atmosfer yang sama autentik dan menenangkan. 

Berkisah tentang Cole (Caleb McLaughlin), remaja bermasalah yang dikirim ibunya untuk tinggal bersama ayahnya, Harp (Idris Elba), yang sudah lama terpisah darinya. 

Di sana, Cole berkenalan dengan komunitas penunggang kuda kulit hitam di Philadelphia yang selama puluhan tahun melestarikan budaya berkuda di tengah kota, sekaligus memperbaiki hubungannya dengan sang ayah.

4. You Are So Not Invited to My Bat Mitzvah (2023)

Berikutnya ada You Are So Not Invited to My Bat Mitzvah yang menghadirkan nuansa remaja penuh warna dan bisa membangkitkan nostalgia masa sekolah. 

Film yang diadaptasi dari novel karya Fiona Rosenbloom ini berfokus pada persahabatan Stacy yang diperankan Sunny Sandler dan Lydia yang dimainkan Samantha Lorraine.

Mereka sama-sama bermimpi mengadakan pesta Bat Mitzvah paling berkesan, sampai hubungan mereka mulai renggang karena konflik seputar siswa populer di sekolah. 

Meski dibalut suasana remaja yang ringan dan menghibur, film ini juga menyisipkan cerita tentang empati, proses memaafkan, hingga perjalanan menuju kedewasaan yang terasa dekat dengan pengalaman banyak penonton.

5. The Life List (2025)

Daftar ini ditutup oleh The Life List yang mengangkat perjalanan emosional Alex Rose, karakter yang diperankan Sofia Carson. Hidup Alex berubah drastis setelah kepergian sang ibu. 

Baca juga: 20 Film Thriller tentang Virus Paling Seru dari Seluruh Dunia, Wajib Ditonton!

Alih-alih menerima warisan seperti yang dibayangkan, ia justru diminta menyelesaikan daftar impian masa kecil yang pernah ditulisnya saat berusia 13 tahun.

Tantangan sederhana tersebut perlahan memaksanya menghadapi berbagai ketakutan dan keinginan yang selama ini diabaikannya. 

Diadaptasi dari novel karya Lori Nelson Spielman, film ini terasa dekat dengan kehidupan banyak orang. Sebab, film ini menggambarkan proses pendewasaan sebagai perjalanan untuk kembali memahami diri sendiri dari awal.

Deretan film adaptasi novel di Netflix ini bisa menjadi pilihan tontonan hangat untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Ceritanya ringan, emosional, dan cocok menemani waktu santai di akhir pekan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: IMDb

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU