Sabtu, 16 MEI 2026 • 19:53 WIB

'Ghost in the Cell' Gunakan Dubbing Thailand untuk Perluas Pasar Film Indonesia di Asia Tenggara

Author

Cuplikan Film Ghost In The Cell (Indozone/Sagita)

INDOZONE.ID - Film horor komedi Indonesia Ghost in the Cell mulai tayang di Thailand sejak 7 Mei 2026 dengan versi sulih suara bahasa Thailand. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi distribusi internasional yang dilakukan rumah produksi Come and See Pictures untuk menjangkau penonton Asia Tenggara lebih luas.

Produser Come and See Pictures, Tia Hasibuan, mengatakan penggunaan dubbing dipilih karena menyesuaikan kebiasaan pasar perfilman di Thailand yang lebih familiar dengan tayangan berbahasa lokal.

“Kebetulan memang Thailand sama Kamboja, itu memang kayaknya mereka terbiasa. Film-filmnya memang banyak yang di-dub ke bahasanya mereka,” kata Tia Hasibuan seperti yang dikutip dari ANTARA.

Ia menyebut proses pengisian suara untuk versi Thailand sepenuhnya dikerjakan oleh distributor lokal di negara tersebut.

Baca juga: Joko Anwar Siapkan 'Ghost in the Cell' Versi Perempuan, Sederet Aktris Ini Mau Ikutan Casting

Menurutnya, pendekatan itu dinilai mampu membantu meningkatkan penerimaan penonton sekaligus memperbesar peluang film Indonesia diterima pasar internasional.

"Namun, tidak semua negara yang akan di-dub," kata Tia.

Untuk sejumlah negara lain, strategi distribusi yang diterapkan berbeda. Di Singapura, Malaysia, dan Vietnam misalnya, film tetap menggunakan audio asli berbahasa Indonesia dengan tambahan subtitle terjemahan.

Sebelumnya, Ghost in the Cell berhasil mencatatkan 3,2 juta penonton selama penayangan di bioskop Indonesia. Raihan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi rumah produksi untuk memperluas distribusi film ke pasar global.

Baca juga: Ghost in the Cell Tembus 1 Juta Penonton dalam 6 Hari, Jadi Film Ketujuh Joko Anwar yang Raih Box Office

Come and See Pictures menargetkan film itu dapat diputar secara bertahap di 86 negara hingga akhir 2026. Setelah Thailand, film tersebut juga dijadwalkan tayang di Taiwan pada Juni mendatang.

Ekspansi internasional ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi film Indonesia di pasar global sekaligus memperkenalkan karya sineas nasional kepada audiens mancanegara melalui strategi distribusi yang disesuaikan dengan karakter penonton di tiap negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU