Berpacu dengan Maut! Yasamin Jasem dan Fadly Faisal Terjebak Lingkaran Kutukan dalam Film 'Paket Santet'
INDOZONE.ID - Sineas tanah air kembali mengeksplorasi khazanah mistis lokal melalui sebuah karya sinematik yang menegangkan.
Dinna Jasanti selaku sutradara secara resmi mengumumkan proyek film horor terbaru bertajuk Paket Santet yang diproduksi oleh BASE Entertainment.
Sinema ini mengangkat dinamika psikologis sekelompok mahasiswa yang mendadak mengalami mimpi buruk mengerikan setelah menerima sebuah paket tanpa nama pengirim yang jelas di kediaman mereka.
Aktris berbakat Yasamin Jasem yang didapuk sebagai bintang utama yang memerankan karakter sentral dalam lingkaran teror ini.
Baca juga: Film Drama Jangan Buang Ibu Raih 3 Juta Penonton pada Hari Ke-18 Penayangan di Bioskop
Sutradara menekankan bahwa fokus utama cerita bukan sekadar kemunculan entitas gaib, melainkan proses hilangnya kendali hidup para korban secara perlahan.
Ketakutan yang dibangun dalam narasi ini menitikberatkan pada keputusasaan manusia saat dihadapkan pada situasi mistis di luar nalar.
Saat memberikan keterangan resmi kepada media, Dinna memaparkan bahwa titik balik kengerian dalam film ini justru berakar dari rasa penasaran para tokoh.
Ketika segel pembungkus barang misterius tersebut dibuka, petaka besar yang mengancam nyawa pun secara otomatis langsung terlepas ke dunia nyata.
Baca juga: Sherina Munaf Akui Sampai Mengajukan Diri Demi Main di Film Filosofi Teras, Begini Ceritanya
“Begitu paket itu dibuka, para karakter dipaksa bertahan hidup dalam situasi yang sama sekali tidak mereka pahami. Mereka terus mencari cara menghentikan kutukan, sementara waktu mereka semakin sedikit. Di sinilah horor dalam Paket Santet benar-benar dimulai,” saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2026).
Alur cerita menegaskan bahwa tokoh Bela bersama teman-temannya tidak memiliki kemewahan untuk lari dari tanggung jawab gaib tersebut.
Mengabaikan keberadaan paket misterius itu terbukti tidak mampu meredam energi negatif teluh yang sudah terlanjur memburu mereka.
Nuansa visual poster yang memperlihatkan ratusan lebah menjadi perlambang kuat bahwa ancaman mistis telah menemukan korban yang dituju.
Baca juga: 5 Film Horor Psikologis Mirip 'Obsession' (2026), Siap Bikin Gak Nyaman!
Produsernya, Aoura Lovenson Chandra, mengutarakan alasan mendasar di balik penggunaan elemen pengiriman barang sebagai pemantik utama konflik.
Ia menilai bahwa ketakutan terbesar muncul ketika sesuatu yang biasa digunakan sehari-hari berubah menjadi instrumen pembawa petaka kematian yang mengerikan.
"Yang membuat Paket Santet berbeda adalah terornya dimulai dari sesuatu yang sangat akrab bagi kita semua, sebuah paket. Kami ingin menghadirkan horor yang membuat penonton terus berpikir, 'Kalau saya menerima paket itu, apa yang akan saya lakukan?'," jelas Aoura Lovenson Chandra.
Di sisi lain, kehadiran aktor Fadly Faisal turut mencuri perhatian lewat perannya sebagai Ale, salah satu mahasiswa yang ikut terseret petaka.
Baca juga: Di Balik "Aku Sebelum Aku": Bukan Sekedar Film Keluarga, Tapi Juga Sejarah yang Dihilangkan
Aktor yang dahulu sempat menjalin hubungan asmara dengan Rebecca Klopper ini mengerahkan kemampuan akting terbaiknya demi menghidupkan suasana mencekam.
Fadly menceritakan bagaimana keterlibatannya dalam proyek ini memberikan pengalaman emosional yang sangat menguras energi.
Karakter Ale digambarkan mengalami tekanan psikologis berat lantaran tidak ada satu pun petunjuk konkret mengenai cara menangkal kiriman gaib tersebut.
"Selama syuting saya sering membayangkan, kalau benar menerima Paket Santet, apa yang akan saya lakukan? Rasanya panik because kita tidak tahu harus percaya kepada siapa atau harus mencari bantuan ke mana. Menurut saya, itu yang membuat film ini terasa menyeramkan," ujar Fadly Faisal.
Dinamika ketegangan dalam karya BASE Entertainment ini dipastikan akan semakin intensif berkat sokongan akting dari jajaran pemain muda lainnya seperti Fatih Unru dan Gabriella Eka Putri.
Bagi para pencinta sinema pemacu adrenalin, film Paket Santet dijadwalkan siap meneror seluruh bioskop tanah air mulai tanggal 27 Agustus 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan