Senin, 20 JULI 2026 • 16:32 WIB

Penjelasan Ending The Odyssey Versi Nolan, Beda Jauh Sama Versi Mitologinya!

Author

Perbedaan ending film The Odyssey (2026) versi Nolan dengan versi kitab asli Homer (IMDb)

INDOZONE.ID - Siapa yang masih kebingungan pas keluar dari studio bioskop setelah nonton The Odyssey? Tenang, kamu nggak sendirian, kok!

Film fantasi terbaru ini diadaptasi dari puisi epik klasik karya Homer. The Odyssey mengikuti petualangan Raja Yunani bernama Odysseus buat pulang ke rumahnya di Ithaca.

Sebenarnya, secara garis besar, sang sutradara masih lumayan setia sama cerita aslinya. Akan tetapi, film garapan Christopher Nolan selalu punya sentuhan beda.

Nah, biar kamu nggak penasaran lagi, yuk kita bedah perbedaan ending film The Odyssey (2026) versi Nolan dengan versi kitab asli Homer!

Perbedaan Ending The Odyssey Versi Nolan dan Homer

Ending Film The Odyssey

Film fantasi ini berakhir dengan Odysseus sampai di kampung halamannya, Ithaca. Biar nggak ketahuan, ia menyamar jadi pengemis tua.

Misinya cuma satu, merebut kembali takhtanya dari para pelamar yang udah bertahun-tahun mengincar tempatnya.

Anak cowoknya yang udah gede, Telemachus, perlahan sadar kalau pengemis itu ayahnya. Sementara itu, istrinya, Penelope, sama sekali belum ngeh.

Lewat kilas balik yang ngeri pas perang dulu, Odysseus merasa kalau ia udah nggak layak buat merasakan rumah yang damai.

Baca juga: 7 Pemain The Odyssey, Film Fantasi Epik Terbaru Christopher Nolan di 2026

Bahkan, ada adegan simbolis di mana Dewi Athena, yang jadi pelindungnya, digambarkan tewas. Ia dipenggal sama pasukannya sendiri. Hal ini bikin Odysseus merasa dikutuk oleh dewa atas kebrutalan mereka.

Singkat cerita, Penelope yang udah risih sama para pelamar bikin kompetisi mustahil. Katanya, yang bisa pasang tali di busur panah Odysseus dan nembak anak panah lewat lubang 12 kapak, bakal ia nikahi.

Semua cowok gagal total, termasuk Antinous, yang ambisius banget. Pas si pengemis tua alias Odysseus maju, ia malah berhasil dengan gampang.

Setelah itu, Odysseus langsung membuka kedoknya. Bareng Telemachus, mereka membantai semua pelamar di sana.

Baca juga: 5 Film Terbaik Christopher Nolan Versi Rotten Tomatoes: Ada 'The Odyssey' (2026)!

Sialnya, Odysseus luka parah pas berantem. Sambil nahan sakit, ia bilang ke Penelope kalau dirinya mau berlayar demi menghormati arwah prajuritnya yang udah gugur.

Filmnya selesai dengan adegan Telemachus naik takhta. Di sisi lain, Odysseus dan Penelope berlayar ke laut lepas seakan punya harapan baru.

Akan tetapi, adegan akhirnya dibuat maju-mundur khas Nolan. Ini yang bikin penonton mikir, sebenarnya Odysseus beneran pergi berlayar, atau ia udah meninggal duluan di ruang takhta?

Nah, karena ada pertanyaan ini, banyak yang mikir kalau adegan berlayar itu cuma halusinasi aja.

Gimana Ending Buku Versi Homer?

Dilansir dari sebuah interview, Nolan sempat bilang kalau ia ingin menggabungkan rasa optimis dan sinis tentang siklus sejarah manusia yang berulang. Padahal kalau di bukunya, ceritanya jauh lebih rapi, happy ending, dan kental unsur magisnya.

Para dewa punya andil besar di akhir cerita. Pas Odysseus lagi membantai para pelamar, Dewi Athena beneran melindunginya dari atas langit-langit istana. Sang dewi membelokkan semua tombak musuh biar nggak kena Odysseus.

Athena juga memberi sihir kosmetik yang bikin fisik Odysseus kelihatan lebih tinggi tegap dan ganteng lagi. Tampilannya persis kayak pas ia meninggalkan Ithaca 20 tahun lalu.

Penelope awalnya nggak langsung percaya kalau itu suaminya. Ia udah capek ditipu sama cowok-cowok lain selama 20 tahun.

Namun, setelah mereka nostalgia dan menghabiskan malam bareng, Penelope akhirnya yakin dan mereka balikan lagi.

Konflik sempat mau pecah lagi pas keluarga dari para pelamar yang tewas datang buat balas dendam. Di sini, Athena langsung minta saran ke Dewa Zeus.

Zeus bilang kalau hukuman buat para pelamar itu udah setimpal, dan sekarang saatnya semua orang damai dan melupakan dendam lama.

Athena pun turun ke bumi dan bilang ke semua orang buat menurunkan senjata. Kalau nggak mau, mereka bakal kena murka Zeus.

Akhirnya, bukunya ditutup dengan damai dan simpel. Intinya, Odysseus nurut, dan Athena memastikan kedua belah pihak hidup rukun selamanya.

Kalau dari dua perbandingan di atas, Christopher Nolan bikin kisah Odysseus jadi refleksi soal trauma dan penebusan dosa akibat perang. Sementara Homer memilih akhir yang rapi dan happy ending berkat bantuan para dewa.

Mau versi mitologi yang happy ending atau versi Nolan yang bikin mikir keras, perbedaan ini punya pesan menarik.

Kalau kamu sendiri, lebih tim versi Homer atau tim ending menggantung ala Christopher Nolan, nih?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: USA Today

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU