INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu keluar bioskop sambil mikir ending film garapan Christopher Nolan? Nah, tradisi itu kembali lewat mahakarya terbarunya, The Odyssey (2026).
Diadaptasi dari puisi epik Homer yang berumur ribuan tahun, Nolan menyulap kisah kepulangan pahlawan Yunani ini jadi kelam banget.
Menariknya, bukan Nolan namanya kalau bikin cerita dengan ending yang lurus-lurus aja. Di adegan penutupnya, penonton justru dibuat mikir soal akhir yang cukup menggantung.
Alhasil, banyak fans yang bikin teori soal ending The Odyssey di media sosial setelah selesai nonton. Yuk, kita bedah tiga teori fans soal terjadi di akhir film Nolan ini!
Teori Liar Fans Soal Ending The Odyssey
1. Teori Halusinasi Sebelum Ajal
Ini adalah teori ending The Odyssey yang paling banyak diyakini sama penonton. Di final, Odysseus luka parah banget usai baku hantam di ruang takhta.
Logikanya, dengan luka robek sekujur tubuh dan pendarahan hebat, mustahil bisa sembuh pakai fasilitas medis zaman Yunani Kuno.
Baca juga: 5 Film Adaptasi Kisah 'The Odyssey' dengan Berbagai Genre Unik
Teori ini bilang kalau Odysseus sebenarnya udah mati di lantai ruang takhta Ithaca. Adegan pas ia tiba-tiba segar lagi dan berlayar bareng Penelope itu cuma halusinasi terakhir di otaknya. Halusinasi ini terjadi pas Odysseus lagi sekarat atau biasa disebut sebagai near-death experience.
Kenapa Penelope ikut berlayar? Padahal, di dunia nyata, Penelope nggak bakal mungkin meninggalkan kerajaannya yang lagi krisis begitu aja.
Jadi, Penelope di atas kapal itu cuma wujud dari impian terakhir Odysseus. Sang raja ingin merasakan pulang ke pelukan istrinya sebelum wafat.
Baca juga: 5 Film Terbaik Christopher Nolan Versi Rotten Tomatoes: Ada 'The Odyssey' (2026)!
2. Teori Kutukan Dewa
Masih ingat sama adegan kilas balik pasukan Odysseus memenggal wujud Dewi Athena di Perang Troya? Di versi Nolan, ini bisa jadi simbol kalau Odysseus udah mengkhianati para dewa demi ego perangnya sendiri.
Nah, teori kedua ini menyebut kalau Odysseus nggak pernah benar-benar sampai ke Ithaca. Laut lepas tempat ia berlayar di akhir film itu digambarkan sebagai alam kubur sementara.
Kapal yang membawa Odysseus dan Penelope berlayar ke arah barat adalah simbol matahari terbenam. Banyak fans yang yakin kalau ini simbol kematian dan hukuman abadi dari para dewa.
Ia dikutuk buat terombang-ambing di laut selamanya. Beberapa percaya kalau Odysseus nggak bisa kembali ke Ithaca dan terjebak bareng rasa bersalahnya seumur hidup.
3. Teori Telemachus sang Narator Palsu
Kalau teori ending The Odyssey ini juga cukup mind-blowing. Fokusnya ke transisi adegan yang tiba-tiba lompat ke momen Telemachus yang dinobatkan jadi raja baru Ithaca.
Hal ini terasa aneh karena takhta langsung dikasih ke anaknya, padahal Odysseus masih hidup dan cuma pamit berlayar.
Makanya, beberapa fans berspekulasi kalau adegan pembantaian pelamar sampai kepulangan Odysseus itu cuma cerita karangan Telemachus.
Aslinya, Odysseus mungkin udah lama tewas tenggelam di laut bertahun-tahun lalu. Telemachus mengarang cerita tentang ayahnya yang pulang menyamar jadi pengemis buat membantai musuh.
Tujuannya adalah biar posisinya sebagai raja baru kelihatan sah. Alhasil, nggak ada lagi pelamar atau musuh yang berani macam-macam di Ithaca.
Pada akhirnya, semua teori ini bukti kalau ending The Odyssey versi Nolan memang sengaja dibuat penuh tafsir. Justru di situlah serunya. Film ini nggak cuma ditonton, tapi juga dipikirin terus bahkan setelah selesai.
Kalau menurut kamu sendiri, Odysseus masih hidup atau sebenarnya sudah mati?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan