Selasa, 21 JULI 2026 • 12:25 WIB

5 Referensi Film Christopher Nolan yang Muncul di 'The Odyssey', Sadar Gak?

Author

Deretan referensi film Christopher Nolan di The Odyssey (IMDb)

INDOZONE.ID - Siapa di sini yang sudah nonton The Odyssey di bioskop? Baru aja rilis, film fantasi garapan Christopher Nolan ini langsung sukses bikin bioskop penuh!

Dari awal pengumumannya, kita semua tahu kalau Nolan nggak bakal cuma bikin film adaptasi mitologi biasa. Ia pasti memasukkan bumbu-bumbu ajaib khas dirinya.

Ada permainan waktu, psikologi karakter yang kelam, hingga visual megah nan mind-blowing.

Namun, di film ini, Nolan ternyata nggak cuma mengadaptasi puisi kuno karya Homer. Kalau kamu jeli, ada beberapa referensi dari film-film Nolan yang diselipkan ke The Odyssey.

Yuk, kita bedah referensi film Christopher Nolan di The Odyssey. Siap-siap nemu dan mikir berat!

Referensi Film Christopher Nolan di The Odyssey

1. Terdampar di Pantai Estetika Limbo – Inception

Salah satu referensi film Christoper Nolan di The Odyssey adalah Inception. Adegan paling ikonik di sini adalah pas Odysseus terdampar di pantai Pulau Ogygia usai kapalnya hancur.

Buat kamu penonton setia Nolan, adegan ini pasti langsung mengingatkan sama adegan Leonardo DiCaprio dalam film Inception (2010).

Komposisi kameranya mirip banget. Ada sudut pengambilan gambar rendah, fokus pada buih ombak, hingga ekspresi wajah Odysseus yang linglung.

Ini persis kayak Cobb pas pertama kali bangun di dunia mimpi paling dalam.

Nolan sengaja pakai visual ini buat nunjukin kalau Odysseus terjebak di tempat yang memisahkan dirinya dari realitas dunia nyata.

Baca juga: Penjelasan Ending The Odyssey Versi Nolan, Beda Jauh Sama Versi Mitologinya!

2. Horor Isolasi di Tengah Laut – Dunkirk

Film lain Christoper Nolan yang jadi referensi di The Odyssey adalah Dunkirk. Momen yang paling ngena waktu armada kapal Odysseus terombang-ambing di lautan lepas tanpa kepastian.

Rasa frustrasi dan ketakutan para kru kapalnya bener-bener kerasa pekat banget sampai ke bangku penonton. Ketegangan ini mirip dari atmosfer mencekam di film Dunkirk (2017).

Nolan mengambil elemen isolasi dan keputusasaan para tentara yang terjebak di pantai Dunkirk. Ia memindahkannya ke tengah laut The Odyssey.

Kamu bisa merasakan suasana horor sebenarnya bukan cuma monster laut, tapi waktu. Bahkan, ruang terbuka yang luas juga terasa menjebak.

Baca juga: 3 Teori Fans Soal Ending The Odyssey (2026), Apakah Odysseus Sudah Mati?

3. Labirin Dimensi dan Kerinduan pada Anak – Interstellar

Saat Odysseus terjebak di dalam labirin ruang dimensi paralel, bisa dibilang ini mirip ruang bawah tanah dunia mistis. Nah, di situ ia mencoba berkomunikasi dengan keluarganya di Ithaca.

Inilah referensi film Christoper Nolan paling kuat, yaitu Interstellar (2014). Perjuangan Odysseus yang didorong oleh rasa rindu pada anaknya, persis kayak motivasi Cooper yang pengen pulang.

Permainan cahaya dan ruang pas Odysseus terjebak di batas dimensi itu punya vibes persis kayak adegan Tesseract-nya Interstellar.

Nolan seolah bilang kalau cinta ayah ke anak bisa menembus ruang dan waktu, baik di luar angkasa maupun di mitologi Yunani.

4. Narasi yang Terbalik dan Membingungkan – Memento

Di pertengahan film, The Odyssey mulai membongkar alur ceritanya secara non-linear. Kisah masa lalu dan masa depan Odysseus dicampuradukkan lewat ingatan-ingatan yang terfragmentasi.

Gaya penceritaan ini adalah tribute langsung untuk film yang membesarkan nama Nolan, Memento (2000). Penonton diposisikan kayak Odysseus yang mulai bingung mana ingatan yang asli dan mana ilusi.

Penggunaan transisi gambar hitam-putih di beberapa adegan kilas balik juga jadi kode keras dari Nolan untuk struktur narasi Memento.

5. Obsesi yang Menghancurkan Diri Sendiri – The Prestige

Inti dari The Odyssey menceritakan pergolakan batin Odysseus. Ia bimbang antara ngejar ambisi sebagai pahlawan atau milih hidup damai bareng keluarga di rumah.

Tema obsesi ini diambil langsung dari inti cerita The Prestige (2006). Kemiripan visualnya terlihat saat Odysseus melakukan dialog intens dengan bayangannya sendiri di cermin. Ini mirip trik-trik ilusi pesulap di The Prestige.

Tema khas Nolan muncul lagi di sini, soal harga yang rela dibayar demi sebuah gengsi dan pengakuan dari dunia.

Nolan emang juara kalau soal bikin film baru yang tetep punya jiwa dari karya-karya lamanya.The Odyssey bukan cuma adaptasi mitologi biasa, tapi juga jadi ruang nostalgia perjalanan kariernya.

Dari kelima referensi di atas, pas nonton di bioskop kemarin, kemiripan nomor berapa yang paling pertama kali kamu sadari?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU