Penjelasan Ending X-Men '97 Episode Finale: Pertarungan Sengit Lawan Bastion dan Potensi Season 2
INDOZONE.ID - X-Men '97 telah menyelesaikan musim pertamanya dengan banyak perubahan setelah pertempuran terakhir melawan Bastion. Operation: Zero Tolerance berhasil digagalkan dan dunia terselamatkan, namun para X-Men menghilang dan diduga tewas.
Di tengah pemulihan dunia, pertempuran baru muncul di masa lalu dan masa depan Marvel Universe.
Disini kita akan mengulas ending musim pertama serta memprediksi kemungkinan alur cerita di musim kedua berdasarkan petunjuk yang diberikan.
X-Men versus Bastion-Sinister dan Kondisi Profesor X-Magneto
Pada akhir episode terakhir, umat manusia menghadapi ancaman besar ketika Bastion mengubah Asteroid M menjadi proyektil penghancur. Profesor X berhasil mengendalikan pikiran Magneto untuk memperbaiki kerusakan akibat serangan EMP, namun Bastion bertekad memusnahkan manusia.
Bastion akhirnya hancur, tetapi Magneto menyelamatkan umat manusia dengan menghentikan Asteroid M sebelum jatuh ke bumi. X-Men dan Magneto dianggap tewas dalam ledakan asteroid tersebut.
Baca Juga: 12 Karakter Penting di 'X-Men 97', Ada Karakter Baru dengan Kekuatan Energi Matahari
Adegan penyelamatan ini memberikan gambaran tentang hubungan manusia dan mutan di Season 2. Meskipun Bastion berhasil mendiskreditkan X-Men, para pemimpin dunia menyaksikan bagaimana X-Men dan Magneto menyelamatkan mereka.
Histeria anti-mutan masih ada, namun manusia diingatkan bahwa X-Men bersedia mengorbankan diri untuk melindungi mereka yang membenci mereka.
Masalahnya, saat ini tidak ada X-Men yang mempromosikan impian Xavier. Forge berusaha mengatasi masalah ini dengan bantuan tak terduga dari Bishop, yang kembali dari masa depan dengan wahyu mengejutkan.
Penyelamatan Melalui Perjalanan Waktu
Di akhir Episode 10, terungkap bahwa Magneto dan X-Men tidak tewas dalam ledakan Asteroid M, melainkan terlempar melintasi waktu. Sebagian besar dari mereka berada di Mesir kuno 5000 tahun yang lalu, sementara Cyclops dan Jean Grey berada di tahun 3060 M.
Baca Juga: Wolverine di 'Deadpool 3' akan Berbeda dari 'X-Men', Begini Penjelasan Hugh Jackman
Kemungkinan mereka diselamatkan oleh kekuatan luar atau karena kebetulan saat Bastion menyerap lengan techno-organik Cable yang memiliki fungsi perjalanan waktu.
Cable yang terdampar di masa sekarang, mungkin akan membentuk X-Force, sebuah tim mutan yang lebih militan sebagai pengganti X-Men.
Bertemu Apocalypse di Mesir Kuno
Magneto dan beberapa X-Men (Rogue, Nightcrawler, Beast, dan Xavier) terlempar ke Mesir tahun 3000 SM. Mereka bertemu En Sabah Nur, yang dikenal sebagai Apocalypse muda. Dalam komik, Apocalypse bertarung melawan Firaun Rama-Tut, seorang penjelajah waktu yang menguasai Mesir dengan teknologi canggih.
Musim 2 kemungkinan akan menampilkan konflik antara Apocalypse dan Rama-Tut, dengan X-Men bertarung bersama En Sabah Nur. Pertanyaannya adalah bagaimana hal ini akan memengaruhi takdir En Sabah Nur dan apakah X-Men dapat mencegahnya menjadi penjahat di masa depan.
Cyclops, Jean Grey, dan Clan Askani
Cyclops dan Jean Grey melakukan perjalanan ke tahun 3060 M dan bertemu Clan Askani, yang dipimpin oleh Mother Askani. Mereka juga bertemu dengan Nathan Summers muda, putra mereka yang diselamatkan dan dibesarkan oleh Clan Askani.
Baca Juga: Kevin Feige Beri Petunjuk Kapan Marvel akan Mengumumkan Proyek Film X-Men
Clan Askani adalah kelompok perlawanan utama di dunia yang dikuasai Apocalypse. Musim 2 kemungkinan akan fokus pada konflik dengan Apocalypse, baik di masa lalu maupun masa depan.
Apa yang Terjadi pada Wolverine dan X-Men Lainnya?
Nasib Wolverine, Storm, dan Morph masih belum diketahui. Mereka kemungkinan juga terlempar ke masa lalu atau masa depan. Wolverine harus menghadapi trauma kehilangan adamantium dari tulangnya dan mungkin akan beristirahat dari X-Men untuk memulihkan diri. Nasib ketiga X-Men ini menjadi misteri terbesar menuju Musim 2.
Penjelasan Adegan Pasca-Kredit X-Men '97
Adegan pasca-kredit menunjukkan Apocalypse di Genosha, memegang kartu Gambit dan berencana membangkitkannya sebagai Horseman of Death. Musim 2 kemungkinan akan fokus pada Apocalypse.
Baca Juga: Perbedaan Inhumans vs X-Men Marvel Cinematic Universe yang Ramai Diperbincangkan
Dia merekrut mutan untuk menjadi Horsemen-nya, dan pertanyaan tentang siapa lagi yang akan bergabung dan bagaimana ini akan memengaruhi alur cerita menjadi pertanyaan besar menuju musim berikutnya.
Dengan berakhirnya musim pertama, "X-Men '97" telah membuka jalan bagi eksplorasi narasi yang kompleks dan menarik di musim kedua. Interaksi antara masa lalu, sekarang, dan masa depan, serta peran Apocalypse sebagai antagonis utama, menjanjikan pengembangan cerita yang dinamis dan penuh kejutan.
Antisipasi terhadap kembalinya serial ini pada tahun 2025 semakin meningkat seiring dengan berbagai misteri yang belum terpecahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan