Jumat, 12 JULI 2024 • 09:03 WIB

Mengenang Kentaro Miura, Sang Bapak "Berserk" Anime adaptasi Manga Lawas era 90-an

Author

Kentaro Miura

INDOZONE.ID - Berserk, adalah manga bergenre dark fantasy yang dirilis pada Oktober 1989. Menceritakan kisah seorang pembunuh bayaran bernama Guts dan seorang pemimpin dari kelompok pembunuh bayaran bernama Griffith. Manga ini mengambil setting di Eropa pada abad pertengahan.

Selama 3 tahun serialisasinya, manga ini awalnya dirilis untuk majalah Monthly Animal House. Barulah semenjak tahun 1992, manga ini dilanjutkan serialisasinya di majalah Young Animal.

Kesuksesan manga ini berhasil diikuti oleh serial anime-nya yang sampai sekarang sudah dibuat 2 versi, versi lama (tayang pada periode 1997-1998) dan versi terbaru (rilis pada periode 2016-2017).

Baca Juga: Kim Seon Ho Comeback Lewat Drama Tyrant! Ini Sinopsis dan Jadwal Tayang-Nya

Selain anime, Berserk juga diadaptasi ke dalam trilogi film yang dinamakan Berserk : The Golden Age Arc yang tayang pada periode 2012-2013.

Manga ini merupakan buah tangan dari Kentaro Miura, seorang mangaka senior kelahiran perfektur Chiba, Jepang tanggal 11 Juli 1966.

Bakat Beliau sebagai pembuat manga sudah terlihat sejak usianya yang ke-10. Bahkan di usia segitu, Beliau sudah merilis manga perdananya yang diberi judul Miuranger. Manga tersebut sangat laku keras di sekolahnya, saking lakunya, manga ini sampai dirilis ke dalam 40 volume.

Baca Juga: Film Horor Kromoleo Rilis Trailer dan Poster: Angkat Urban Legend di Jawa Tengah Era 80-an

Di sela-sela kesibukannya membuat Miuranger, Beliau langsung merilis manga keduanya dengan judul Ken e no Michi, yang dirilis tepat setahun usai manga Miuranger dirilis.

Masuk bangku SMA, Miura-sensei sempat ikut ekskul seni guna memantapkan bakatnya sebagai mangaka. Dan hasilnya, Beliau berhasil membuat doujinshi pertamanya, yang mana doujin tersebut berhasil dimuat di sebuah majalah. Di usianya yang ke-18, Beliau langsung diterima bekerja sebagai asistennya George Morikawa, pencipta dari serial manga Hajime no Ippo.

Saat Beliau hendak mendaftar ke Nihon University, Beliau membuat sebuah manga one-shot sebagai salah satu syarat lolos seleksi kampus. Berkat manga tersebut, Beliau berhasil diterima di Universitas tersebut. Manga tersebut bertajuk Futatabi dan berhasil dimuat di majalah Weekly Shonen Magazine. Selain itu, manga tersebut berhasil masuk ke dalam nominasi Best New Author versi Weekly Shonen Magazine.

Baca Juga: Brad Pitt Dalam Trailer Film ‘F1’ Yang Akan Tayang Pada Tahun 2025 Mendatang

Sembari kullah, Beliau sempat membuat serialisasi manga terbarunya yang diberi nama Noa. Sayangnya, manga ini gagal di pasaran, meski demikian, Beliau tidak putus asa.

Pada tahun 1988, Beliau bersama Yoshiyuki Okamura melakukan kolaborasi dalam menggarap sebuah manga bertajuk Oro ~ King of Wolves. Sambil menggarap Oro ~ King of Wolves, Beliau mulai membuat versi prototype dari manga Berserk. Versi prototype ini dimuat ke dalam 48 halaman dan dirilis untuk majalah Hakusensha's Gekkan ComiComi.

Beberapa manga karya Kentaro Miura selain Berserk

Barulah versi resmi dari Berserk pun dirilis pada Oktober 1989. Bersamaan dengan dirilisnya Berserk, manga Oro ~ King of Wolves juga dirilis. Prekuel cerita dari Oro ~ King of Wolves resmi dirilis di tahun 1990 dengan judul Oro Den.

Fun fact, pada saat proses pembuatan anime Berserk, Miura-sensei turun tangan ke dalam proyek tersebut dan bertugas sebagai supervisor-nya.

Selain anime, Berserk juga diadaptasi ke dalam beberapa judul game. Sama halnya dengan proyek pembuatan anime-nya, Beliau juga turun langsung dalam proses pembuatan game-nya, terutama di bagian penulisan cerita.

Baca Juga: Rekomendasi Film Original Netflix Indonesia, Terbaru Kabut Berduri Bakal Tayang 1 Agustus

Miura-sensei pernah merilis sebuah manga terbaru berjudul Japan, yang dirilis di tahun 1992. Walaupun manga ini hanya memiliki 1 volume saja, tapi manga ini berhasil dilirik oleh salah satu penerbit komik ternama di Amerika Serikat, yaitu Dark Horse Comics.

Pada tahun 2002, Miura-sensei mendapatkan penghargaan pertamanya di ajang Tezuka Osamu Cultural Prize. Di tahun 2013, Beliau kembali merilis karya terbarunya yang berjudul Gigantomakhia. Manga ini dirilis untuk periode 2013-2014 saja. Terakhir di tahun 2019, Beliau merilis karya terakhirnya yang diberi nama Duranki. Kentaro Miura menghembuskan nafas terakhirnya pada 6 Mei 2021 silam akibat penyakit jantung.

Beberapa inspirasi Kentaro Miura

Sepanjang kariernya, Miura-sensei mengaku terinspirasi oleh manga Hokuto no Ken, Violence Jack dan novel Guin Saga. Selain itu, Beliau juga mengaku kalau dirinya sangat mengagumi film karya Paul Verhoeven yang berjudul Hellraiser. Soal gaya menggambarnya, Beliau terinspirasi dari 4 sosok pelukis ternama di dunia, Hieronymous Bosch, M.C. Escher, Gustave Doré dan Pieter Bruegel.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Kaskus, MyAnimeList

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU