Rabu, 19 FEBRUARI 2025 • 14:03 WIB

Tangis Indro Pecah Usai Dengar Ucapan Anak Dono saat Terima Hak Kekayaan Intelektual Warkop DKI

Author

Indro Warkop. (Instagram/@indrowarkop_asli)

INDOZONE.ID - Pelawak legendaris Indonesia, Indro Warkop DKI, membagikan momen haru saat mendengar pernyataan dari putra bungsu Dono, Satrio Sarwo Trengginas, perihal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Warkop DKI.

Momen haru ini terjadi saat Satrio berbicara tentang warisan, yang ditinggalkan oleh mendiang ayahnya, waktu dirinya masih kecil.

Baca Juga: Baru Rilis Trailer, Animasi 'JUMBO' karya Visinema Dapat Respons Positif dari Pecinta FIlm

Indro juga mengungkapkan, bahwa Satrio bersifat pendiam dan tidak banyak berbicara.

"Dia itu orangnya diem, diem banget. Dia paling kecil, paling manja," ungkap Indro saat ngobrol bersama dengan Boris Bokir di YouTube Plus26, Rabu (19/2/2025).

Saat membahas hak ekonomis dari Kekayaan Intelektual Warkop DKI, perkataan Satrio membuat semua orang terharu. Sebab, hak ini pertama kali diterimanya.

"Ketika pertama Hak Kekayaan Intelektual Warkop bisa menghasilkan, dia bilang 'Saya masih kecil sekali waktu ayah saya meninggal. Bahkan saya enggak kenal ayah saya. Saya hanya tahu dia pelawak, komedian, bisa main film, hebat. Ya udah saya hanya tahu itu saja," ucap Indro dengan suara bergetar saat berbicara dengan boris di podcast YouTube Plus26.

Indro Warkop DKI berbincang dengan Boris Bokir di YouTube Plus26

Indro makin terharu ketika Satrio mengatakan Dono masih mengirimkan uang saku sekolahnya meski sudah tidak ada.

"Ayah saya sudah tidak ada, tapi dia masih mengirimkan saya uang untuk sekolah," ucap Indro menirukan Satrio dalam podcast Plus26.

Ungkapan sederhana ini penuh makna yang begitu membekas di hati Indro Warkop DKI.

Baca Juga: Akting Lisa Blackpink di The White Lotus 3 Tuai Pujian Netizen

Menurut Indro, kata-kata itu bisa menjadi pengingat, bahwa kebaikan seseorang bisa terus hidup bagi banyak orang.

"Aku selalu belajar dari kehidupan. Gue lebih cari nama daripada duit, karena hal-hal seperti itu," ungkap Indro Warkop.

Sebagai informasi, Dono meninggal dunia pada 30 Desember 2001 dan meninggalkan tiga orang anak, yakni Andika Aria Sena (lahir 1980), Damar Canggih Wicaksono (lahir 1986), dan Satrio Sarwo Trengginas (lahir 1992).

Sampai saat ini, meski Dono sudah tiada, kebaikan dan warisann, terutama karyanya, tetap memberi manfaat bagi keluarga hingga banyak pihak.

Writer: Hilwah Nur Puspitawati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/Plus26

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU