Zi, putra dari Dody Kangen Band (Handout)
INDOZONE.ID - Peta persaingan industri musik tanah air kembali kedatangan talenta segar yang siap mencuri perhatian publik luas. Menariknya, pendatang baru kali ini lahir dari garis keturunan salah satu maestro melodi melayu paling berpengaruh di Indonesia, yakni Dodhy.
Personel sekaligus otak di balik lagu-lagu hit Kangen Band tersebut kini secara resmi memperkenalkan anak laki-laki ketiganya untuk melangkah mantap merintis karier di ranah entertainment.
Langkah sang anak untuk terjun ke industri yang membesarkan nama ayahnya ini sekaligus membuktikan kebenaran pameo kuno tentang bakat seni yang mengalir deras dalam darah keluarga.
Menariknya, keputusan besar untuk memosisikan diri di bawah sorot lampu panggung ini diambil tanpa adanya intervensi maupun paksaan. Remaja muda tersebut meneguhkan niatnya murni karena panggilan jiwa dan pilihan personalnya sendiri.
Musisi muda berbakat yang siap meramaikan blantika musik nasional ini memiliki nama lengkap Azizan Khan Bintang Aqhila, namun dalam industri ia akan menggunakan nama panggung Zi.
Remaja berpenampilan modis yang lahir pada 9 April 2011 ini merupakan putra ketiga dari ikatan pernikahan Dodhy Kangen Band bersama Ayu Rizki Yani, atau yang lebih akrab disapa Ucha. Zi sendiri saat ini tercatat sedang merampungkan masa studinya di bangku kelas 3 SMP Fajar Hidayah, Kota Wisata.
Kehidupan keseharian Zi berjalan dengan sangat berimbang dan dinamis layaknya remaja urban pada umumnya. Di sela-sela kesibukannya mengolah vokal dan mempersiapkan materi lagu, ia sangat konsisten menjaga kebugaran fisik dengan melakukan aktivitas fitness.
Tidak hanya itu, sebagai generasi digital, Zi juga kerap melepas penat dengan bermain game, sebuah rutinitas yang membuatnya tetap membumi dan memahami kultur pop sebayanya.
Sebagai jembatan perdana menuju ketatnya persaingan industri, sebuah komposisi musik yang manis telah dipersiapkan dengan matang. Zi dijadwalkan merilis single pertamanya yang bertajuk "Baby Don't Go" dalam waktu dekat.
Karya ini secara khusus mengeksplorasi jalinan romansa cinta segitiga yang kerap dialami remaja, disajikan dengan narasi yang ringan, menyegarkan, serta sangat dekat dengan realitas emosional anak muda masa kini.
Melihat keseriusan dan gairah bermusik yang begitu besar dalam diri putra tercintanya, Dodhy mengaku sangat bangga sekaligus bersyukur. Namun, sebagai figur ayah yang menaruh perhatian besar pada masa depan jangka panjang sang anak, ia memberlakukan aturan main yang disiplin. Baginya, gemerlap panggung hiburan tidak boleh mengaburkan prioritas utama sang putra, yaitu menyelesaikan kewajiban di sekolah formal.
Baca juga: Rony Parulian Tunjukkan Warna Musik Baru Lewat Single "Wals Akhir Zaman"
Komitmen proteksi dan dukungan tersebut ditegaskan oleh Dodhy demi menjaga masa depan akademis sang anak agar tetap berimbang. "Saya mendukung penuh Zi terjun ke dunia entertainment. Tapi ada syaratnya, Zi tetap harus berada di bawah pengawasan orang tuanya. Saya dan ibunya akan bergantian mengawal agar sekolahnya tetap berjalan dengan baik," ujar Dodhy.
Kendati menerapkan disiplin yang ketat terkait waktu belajar, Dodhy mengaku memiliki keyakinan yang luar biasa tinggi terhadap masa depan karier Zi. Ia menilai sang anak memiliki modal estetika dan musikalitas yang cukup kuat untuk bersaing di jajaran elite musisi tanah air.
"Sebagai ayah, saya tentu ingin memberikan yang terbaik untuk Zi. Saya yakin dia punya bakat dan bisa menjadi artis terkenal. Saya akan menyiapkan lagu-lagu terbaik untuknya, sementara saya dan ibunya akan terus mengawal agar tetap fokus pada pendidikan," ujar Dodhy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Handout