INDOZONE.ID - Musik bisa dibilang punya banyak wajah. Dari lagu yang bikin pengin joget, galau di tengah malam, sampai yang cocok didengar sambil santai. Semua ini masuk ke dalam genre yang berbeda-beda.
Menariknya, setiap genre musik punya ciri khasnya sendiri, dari irama, alat musik, sampai vibes yang ditawarkan ke pendengarnya.
Buat kamu yang sering dengar istilah pop, rock, jazz, hip hop, atau EDM tapi masih bingung bedanya apa, artikel ini cocok banget buat dibaca.
Inilah 10 genre musik paling populer, lengkap dengan penjelasan singkat dan contoh biar makin gampang dipahami. Siap-siap kenal musik lebih dekat dan mungkin nemuin genre favorit baru!
Apa yang Dimaksud dengan Genre Musik?
Genre musik sebenarnya adalah cara mengelompokkan lagu atau musik berdasarkan ciri tertentu. Biasanya, lagu-lagu dalam satu genre punya pola, karakter suara, atau gaya yang mirip.
Seiring berjalannya waktu, musik berkembang dan akhirnya dibagi ke dalam banyak genre. Walaupun ada jutaan lagu dengan suara dan struktur yang berbeda-beda, sampai sekarang tercatat ada lebih dari 1.200 subgenre musik yang bisa diklasifikasikan.
Perkembangan genre musik nggak lepas dari pengaruh sejarah. Banyak lagu yang lahir dari pengalaman pribadi musisi, kondisi sosial, sampai situasi dunia di masanya.
Dari peristiwa politik, keadaan ekonomi, dan kemajuan teknologi juga punya peran besar dalam membentuk arah musik dan genre baru.
Baca juga: 14 Genre Film Paling Lengkap, Movie Lovers Wajib Tahu!
Genre Musik Populer, Penjelasan Singkat, dan Contohnya
Mungkin kamu udah familiar sama rock, EDM, atau pop. Akan tetapi, biar lebih kebayang, contoh lagu dan karakter tiap genre bisa membantu memahami perbedaannya. Berikut beberapa genre musik populer yang paling sering ditemui, lengkap dengan ciri khas dan contohnya.
1. Hip Hop
Banyak orang mengira hip hop itu cuma rap, padahal sebenarnya lebih luas. Ciri utamanya adalah beat yang kuat dan sering diputar berulang (loop).
Beberapa musisi membuat beat sendiri atau memakai instrumen langsung. Selain itu, hip hop juga identik dengan irik berima dan gaya vokal yang ritmis.
Hip hop awal dipopulerkan oleh grup seperti Jurassic Five dan A Tribe Called Quest. Seiring waktu, genre ini berkembang jadi rap modern lewat nama-nama besar seperti Snoop Dogg, Dr. Dre, Ice Cube, dan Eminem. Contoh lagu hip hop modern yang terkenal adalah Drop It Like It’s Hot.
Baca juga: Deretan Genre Film yang Paling Cocok untuk Anak-anak, Orang Tua Wajib Tahu!
2. Musik Klasik
Musik klasik berkembang di Eropa sekitar tahun 1750–1830. Genre ini dikenal dengan melodi dan harmoni yang kompleks, biasanya dimainkan oleh orkestra besar dan sering disebut sebagai simfoni.
Banyak pianis belajar musik klasik sebagai dasar teknik bermain. Sampai sekarang, nuansa musik klasik masih sering dipakai, terutama di musik latar film.
Tokoh legendarisnya antara lain Beethoven, Bach, Vivaldi, dan Johann Strauss II. Salah satu karya klasik yang masih sering didengar adalah Spring dari The Four Seasons karya Vivaldi.
3. Musik Tradisional dan Folk
Musik tradisional cakupannya luas, sementara folk lebih spesifik. Musik folk biasanya gampang dikenali dari suara gitar akustik yang dipetik atau digenjreng.
Genre ini punya akar tradisi yang kuat dan sering menonjolkan instrumen dawai. Saat ini, folk sering dikaitkan dengan coffeehouse music atau indie rock, karena nuansanya sederhana dan akustik.
Musisi folk terkenal antara lain Bob Dylan, Joni Mitchell, Leonard Cohen, hingga Simon dan Garfunkel. Contoh lagu folk ikonik adalah Like a Rolling Stone.
4. Rock dan Alternative Rock
Rock sering disamakan dengan pop, padahal sebenarnya beda. Rock punya ciri khas beat yang kuat dengan gitar listrik, bass, dan drum sebagai andalan.
Rock terus berevolusi. Band-band awal seperti The Beatles, Queen, dan Led Zeppelin punya struktur lagu yang relatif sederhana.
Sementara itu, rock yang lebih keras dan kompleks dibawakan oleh Guns N’ Roses, AC/DC, Aerosmith, dan Black Sabbath.
Ciri utama rock ada pada riff dan solo gitar, vokal yang ekspresif, dan semangat inovasi. Lagu Sweet Child O’ Mine jadi contoh rock klasik yang legendaris.
5. Musik Country
Musik country gampang dikenali dari aksen vokal dan nuansa lagu yang ceria. Genre ini identik dengan wilayah selatan Amerika Serikat dan tarian seperti line dance.
Musisi country legendaris termasuk Johnny Cash, Dolly Parton, Willie Nelson, dan Loretta Lynn. Contoh lagu country klasik yang terkenal adalah I Walk the Line.
6. Electronic Dance Music (EDM)
EDM sering dianggap genre baru, padahal akarnya sudah ada sejak era disco tahun 1970-an. Musik ini identik dengan beat elektronik yang kuat, cepat, dan cocok buat klub atau pesta.
EDM punya banyak subgenre seperti techno, house, dan trap. Artis modern yang populer di genre ini antara lain Avicii, David Guetta, DJ Snake, dan Swedish House Mafia. Lagu Levels jadi salah satu contoh EDM paling ikonik.
7. Musik Pop
Pop berasal dari kata popular, artinya musik yang lagi digemari di suatu masa. Jadi, pop sebenarnya bukan genre tunggal, tapi lebih ke label untuk musik yang lagi hits.
Musik pop selalu berubah tiap dekade, mengikuti selera pendengar. Michael Jackson dijuluki King of Pop dan lagunya Beat It sering dijadikan contoh pop klasik.
Selain itu, artis pop lintas generasi juga beragam banget, mulai dari Elvis Presley sampai Taylor Swift dan Lady Gaga.
8. Heavy Metal
Heavy metal adalah turunan dari rock dengan suara gitar dan drum yang lebih berat serta vokal yang agresif, bahkan kadang terdengar seperti teriakan.
Band metal klasik meliputi Black Sabbath, Iron Maiden, dan Judas Priest. Sementara metal modern diwakili oleh Metallica, Korn, Disturbed, dan Avenged Sevenfold. Lagu Chop Suey! adalah contoh metal yang populer di era modern.
9. Musik Jazz
Jazz terkenal dengan improvisasi, harmoni yang rumit, dan kebebasan dalam bermain musik. Dari jazz lahir banyak subgenre seperti swing, funk, dan R&B.
Instrumen yang sering dipakai antara lain piano, bass, drum, dan alat tiup. Tokoh jazz legendaris termasuk Miles Davis, Louis Armstrong, dan Ella Fitzgerald. Contoh improvisasi jazz yang terkenal bisa didengar di versi live My Funny Valentine.
10. Rhythm and Blues (R&B)
R&B berasal dari komunitas Afrika-Amerika sejak tahun 1940-an. Genre ini menggabungkan unsur jazz, funk, hip hop, pop, dan rock.
Awalnya dikenal lewat aliran Motown, R&B berkembang lewat musisi seperti Marvin Gaye, Ray Charles, dan Smokey Robinson. James Brown dan Little Richard kemudian menambahkan sentuhan rock ke dalam R&B.
Itulah 10 genre musik yang genre musik nggak pernah berhenti berkembang. Seiring kemajuan teknologi dan kreativitas musisi muda, genre baru akan terus bermunculan.
Musik akan selalu berubah dan beradaptasi, membuka kemungkinan hadirnya genre-genre baru yang kelak jadi favorit banyak orang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Music To Your Home