INDOZONE.ID - YAO langsung bikin gebrakan di debutnya. Proyek musik baru ini menyatukan empat nama besar musik Jepang, yakni Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, dan Paledusk.
Single perdana mereka bertajuk "777".
Hasilnya bukan sekadar kolaborasi lintas genre, melainkan sebuah proyek baru yang memadukan hip-hop, rock, dan musik alternatif dengan identitas sendiri.
“Single “777” menjadi bukti dari energi dan segala kemungkinan yang hadir saat banyak semesta bersatu,” tulis YAO dalam pernyataan resmi yang diterima Indozone, Rabu (8/7/2026).
Awich dan CHICO CARLITO membawa karakter hip-hop yang tajam.
Di sisi lain, ONE OK ROCK dan Paledusk menyuntikkan energi rock modern yang meledak-ledak.
Single "777" terdengar seperti pertemuan dua dunia yang sebelumnya berjalan di jalurnya masing-masing.
Alih-alih saling mendominasi, keempatnya justru membangun warna musik yang terasa baru.
Baca juga: Kenalan dengan Sparkle, Girl Group Cilik yang Siap Hidupkan Lagi Lagu Anak Indonesia!
Video Musik Bernuansa Film Distopia
Bersamaan dengan perilisan lagunya, YAO juga melepas video musik "777" garapan sutradara Hidehito Hotta, kolaborator kreatif Awich.
Visualnya membawa penonton ke dunia pascaperang. Gedung runtuh, kendaraan terbengkalai, dan jalanan kosong menjadi latar yang membangun atmosfer kelam sekaligus megah.
Di tengah kehancuran itu, empat personel YAO tampil sebagai simbol persatuan dan daya tahan.
Berawal dari Rasa Saling Respek
Awal mula YAO ternyata lahir setelah Awich dan ONE OK ROCK tampil di panggung yang sama.
Seusai konser, vokalis ONE OK ROCK, Taka, mengaku sangat menghargai musikalitas Awich dan kultur hip-hop yang ia bawa. Dari situ muncul spekulasi soal kolaborasi keduanya.
Proyek itu kemudian berkembang. CHICO CARLITO ikut bergabung membawa teknik rap dan panggung yang kuat. Sementara Paledusk melengkapi formasi dengan karakter rock alternatif yang selama ini menjadi ciri mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YAO