Vakum Dua Dekade, Penyanyi Senior Ria Resty Fauzy Dobrak Industri Musik Lewat Single 'Rindu yang Menyiksa'
INDOZONE.ID - Panggung musik tanah air kembali kedatangan salah satu talenta legendarisnya yang telah lama dinantikan.
Penyanyi senior Ria Resty Fauzy secara resmi mengumumkan kembali ke belantika musik Indonesia pada tahun 2026 ini.
Langkah besar tersebut ditandai dengan peluncuran sebuah karya rekaman segar yang siap mengobati kerinduan para penikmat musik lawas.
Musisi legendaris ini memilih sebuah lagu syahdu sebagai penanda dari momentum comeback besarnya tersebut. Ria meluncurkan single teranyar yang diberi judul “Rindu yang Menyiksa” karya Dommy Allen.
Baca juga: 10 Rekomendasi Lagu Biar Mood Auto Positif di Pagi Hari
Karya terbaru ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa taji dan vokalnya yang khas masih tetap eksis serta mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
"Alhamdulillah, ini jadi salah satu momen paling bahagia. Masih bisa berkarya di usia sekarang. Awalnya deg-degan, apakah masih ada orang-orang yang mengenal saya, karena sudah lama hilang," ujar Ria Resty Fauzy, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/72026).
Perjalanan panjang selama sekitar 20 tahun tanpa merilis lagu baru tidak membuat Ria benar-benar meninggalkan dunia tarik suara. Dirinya memilih untuk tetap menjaga denyut nadinya sebagai seorang penghibur di luar studio rekaman.
Sepanjang masa vakum merilis album tersebut, konsistensi bermusik dari sang penyanyi senior sebenarnya tidak pernah benar-benar padam.
Baca juga: Padi Reborn Rilis Film Konser Dua Delapan, Siap Ajak Sobat Padi Nostalgia di Layar Lebar!
Ia masih aktif menerima tawaran tampil di berbagai acara, meski tidak berada di panggung musik dengan karya terbaru.
Kegiatan off-air inilah yang membuatnya tetap intim dan dekat dengan dunia seni suara yang telah membesarkan namanya.
"Bagi saya, kembali bernyanyi bukan soal mengejar popularitas atau materi. Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya selama 40 tahun, dan panggung selalu punya tempat yang tidak bisa digantikan apa pun," katanya
Kerinduan Terhadap Panggung Kaca
Keputusan besar untuk kembali masuk ke dapur rekaman tentunya tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses kontemplasi yang panjang.
Baca juga: 4 Musisi Jepang Bersatu, YAO Debut Lewat Single '777'
Keinginan untuk kembali membuat lagu muncul ketika Ria melihat sejumlah penyanyi dari generasinya tetap aktif berkarya.
Pemandangan rekan-rekan sejawatnya yang masih produktif tersebut akhirnya memicu kembali gairah seninya yang sempat terpendam.
“Iya, tiarap selama 20 tahun. Awalnya, ketika melihat teman-teman satu angkatan dengan saya mereka nyanyi di TV jujur ada rasa rindu, kangen gitu pengen nyanyi,” ujar Ria Resty Fauzy.
Adaptasi Total di Era Musik Digital
Selain faktor kerinduan emosional terhadap rekan seangkatan, faktor perkembangan ekosistem industri modern juga memegang peranan yang sangat krusial.
Baca juga: Kenalan dengan Sparkle, Girl Group Cilik yang Siap Hidupkan Lagi Lagu Anak Indonesia!
Menurut Ria, perubahan teknologi dalam industri musik menjadi salah satu hal yang membuatnya semakin tertarik untuk kembali menghasilkan karya.
Transformasi teknologi ini dinilai memberikan warna dan tantangan baru yang sangat memikat untuk diarungi.
Ia merasakan adanya perbedaan yang sangat mencolok dan signifikan antara proses produksi lagu di masa lalu dengan sistem yang berlaku hari ini.
Berbeda dengan masa awal kariernya, proses produksi musik saat ini lebih banyak memanfaatkan sistem digital.
Baca juga: 6 Lagu Taylor Swift yang Cocok untuk Pernikahan, Bikin Momen Makin Romantis!
“Apalagi zaman sekarang beda ya, sekarang era digital. Rekaman juga digital dan ternyata lebih memudahkan,” tuturnya.
Kemudahan teknologi digital yang serba praktis ini diakui memberikan rasa percaya diri serta kenyamanan baru bagi sang musisi.
Ria menilai perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi musisi dalam menjalani proses kreatif. Dengan sistem produksi yang lebih praktis, ia merasa lebih siap untuk kembali memperkenalkan lagu baru kepada pendengar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan