Senin, 13 JULI 2026 • 15:00 WIB

Satu Nusa Satu Bangsa, Ini Sejarah dan Makna Lagunya yang Sangat Mendalam!

Author

Satu Nusa Satu Bangsa, Ini Sejarah dan Makna Lagunya (freepik)

INDOZONE.ID - Kamu pasti sudah tidak asing dengan lagu Satu Nusa Satu Bangsa yang cukup sering dinyanyikan saat upacara bendera, terutama ketika hari Sumpah Pemuda

Meski liriknya sederhana, lagu nasional ini menyimpan pesan besar lho, terutama tentang persatuan dan cinta tanah air.

Lantas, seperti apa sejarah dan makna mendalam di balik lagu Satu Nusa Satu Bangsa? Berikut penjelasannya: 

Sejarah Lagu Satu Nusa Satu Bangsa

Lagu Satu Nusa Satu Bangsa diciptakan oleh Liberty Manik pada tahun 1947 atau bisa disebut dua tahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Lagu ini dibuat di sebuah tempat yang berada di sekitar Keraton Yogyakarta, meski lokasi pastinya tidak dijelaskan secara rinci.

Selain itu  lagu ini terlihat kuat karena terinspirasi oleh semangat Sumpah Pemuda 1928, terutama tentang satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Baca juga: Lirik Lagu "Hymne Guru" yang Bisa Dibawakan saat Hari Guru Nasional pada 25 November 2024!

aMenariknya, lagu tersebut lahir dalam situasi Indonesia yang belum sepenuhnya tenang setelah merdeka.

Jadi pada masa itu, rakyat masih berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda, termasuk saat Agresi Militer Belanda I pada Juli 1947.

 Kondisi tersebutlah membuat lagu ini terasa semakin kuat sebagai ajakan untuk bersatu di tengah perbedaan.

Satu Nusa Satu Bangsa pertama kali diperdengarkan melalui siaran Radio Republik Indonesia atau RRI pada tahun yang sama.

Kehadirannya menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya perlu dirayakan, tetapi juga harus dijaga bersama.

Melalui lagu ini, Liberty Manik seolah mengajak rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan suku, budaya, dan latar belakang demi membela tanah air.

Makna Lagu Satu Nusa Satu Bangsa

Selain sejarahnya yang sangat luar biasa, makna lagu nasional tersebut juga sangat menyentuh.

Makna utama lagu Satu Nusa Satu Bangsa ini terletak pada pesan persatuan yang sangat kuat.

Frasa “satu nusa” menggambarkan kesadaran bahwa seluruh rakyat Indonesia memiliki tanah air yang sama, yaitu Indonesia.

 Sementara itu, “satu bangsa” menegaskan bahwa meski berasal dari berbagai suku dan daerah, masyarakat Indonesia tetap berada dalam satu ikatan kebangsaan.

Bagian “satu bahasa” juga memiliki makna penting karena bahasa Indonesia menjadi pemersatu di tengah keberagaman.

Dengan adanya bahasa persatuan, perbedaan adat, budaya, dan daerah dapat dijembatani.

Pesan ini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Lirik “tanah air, pasti jaya untuk selama-lamanya” mencerminkan harapan agar kemerdekaan Indonesia tetap abadi.

Kalimat ini juga menjadi pengingat bahwa setiap generasi punya tanggung jawab untuk menjaga negara dari berbagai ancaman.

Apalagi, lagu ini lahir pada masa ketika Indonesia masih menghadapi tekanan besar dalam mempertahankan kemerdekaannya.

Sementara itu, frasa “Indonesia pusaka dan "Indonesia tercinta” menggambarkan rasa cinta yang dalam terhadap tanah air.

Baca juga: 5 Lagu Wajib Nasional Beserta Liriknya Yang Cocok diputar Pada 17 Agustus

Jadi intinya Indonesia digambarkan seperti pusaka berharga yang harus dihormati, dijaga, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Nah, bagian akhir, “nusa bangsa dan bahasa, kita bela bersama” menjadi ajakan agar seluruh rakyat Indonesia terus menjaga persatuan sebagai kekuatan utama bangsa.

Lirik Lagu Satu Nusa Satu Bangsa

Nah setelah kamu memahami sejarah dan maknanya, berikut lirik satu nisa dan bangsa: 

Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk s'lama-lamanya

Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk s'lama-lamanya

Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa, bangsa, dan bahasa
Kita bela bersama

Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita

Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa, bangsa, dan bahasa


Kita bela bersama
Kita bela bersama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Teknokrat.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU