Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 21:15 WIB

Apakah Penyihir Baru di Jujutsu Kaisen: Modulo Bisa Mengalahkan Gojo Satoru dan Dabura?

Author

Gojo Satoru. (timesnownews.com) (timesnownews.com)

INDOZONE.ID -  Jujutsu Kaisen: Modulo memperluas semesta Jujutsu Kaisen dengan menghadirkan era baru setelah kejatuhan para legenda lama.

Salah satu pertanyaan terbesar yang muncul sejak seri ini berjalan adalah apakah ada penyihir generasi baru yang benar-benar mampu melampaui kekuatan Gojo Satoru,

atau bahkan menandingi ancaman mengerikan seperti Dabura. Dengan munculnya karakter-karakter baru dan perubahan besar dalam struktur kekuatan dunia jujutsu, perdebatan ini semakin menarik untuk dibahas.

Gojo Satoru selama ini dikenal sebagai puncak kekuatan dalam dunia Jujutsu Kaisen. Dengan kombinasi Six Eyes dan teknik Limitless, ia hampir mustahil disentuh oleh lawan.

Baca juga: Rilis Visual Baru, Anyway, I’m Falling in Love With You Season 2 Tayang 8 Januari 2026

Namun, Modulo mengambil latar waktu di mana era Gojo telah berakhir. Absennya sosok terkuat ini menciptakan kekosongan besar, sekaligus membuka peluang bagi penyihir baru untuk berkembang dan mendefinisikan ulang arti “yang terkuat”.

Salah satu karakter yang paling sering dibandingkan dengan Gojo adalah Maru, penyihir baru yang diperkenalkan dalam Modulo. Maru memiliki teknik terkutuk yang tidak biasa dan terlihat mampu memengaruhi hukum realitas di sekitarnya.

Potensi kekuatannya membuat banyak penggemar berspekulasi bahwa ia bisa menjadi figur sentral yang menggantikan posisi Gojo sebagai penyihir terkuat.

Meski demikian, hingga saat ini Maru belum menunjukkan kemampuan yang benar-benar membuktikan bahwa ia bisa mengalahkan Gojo dalam pertarungan langsung.

Di sisi lain, Jujutsu Kaisen: Modulo juga memperkenalkan ancaman yang jauh lebih ekstrem melalui sosok Dabura. Berbeda dengan penyihir manusia, Dabura digambarkan sebagai entitas dengan kekuatan yang nyaris tak terbatas.

Keberadaannya langsung mengubah skala kekuatan dalam cerita. Dabura tidak hanya menjadi musuh utama, tetapi juga tolok ukur baru yang membuat standar kekuatan Gojo dan Sukuna terasa seperti bagian dari era lama.

Yang menarik, meskipun ada penyihir baru dengan potensi luar biasa, Modulo tidak dengan mudah menyatakan bahwa siapa pun telah melampaui Gojo Satoru. Pendekatan ini terasa realistis, karena Gojo dibangun sebagai anomali yang hampir mustahil direplikasi.

Alih-alih menghadirkan satu karakter yang langsung menjadi “terkuat”, Modulo justru menunjukkan bahwa kekuatan kini tersebar dalam berbagai bentuk: strategi, teknik unik, kerja sama, dan keberanian mengambil risiko ekstrem.

Dabura sendiri menjadi bukti bahwa ancaman terbesar di era baru bukan selalu datang dari penyihir manusia. Dengan kekuatan brutal dan dominasi absolut, ia lebih terasa sebagai bencana hidup dibandingkan lawan biasa.

Dalam konteks ini, bahkan Gojo mungkin akan menghadapi pertarungan yang sangat sulit jika berhadapan langsung dengan Dabura di kondisi puncaknya.

Baca juga: Fans Ghibli Kecewa! Pameran Karya Hayao Miyazaki di Cina Batal Jelang Pembukaan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MyAnimeList

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU