INDOZONE.ID - Buat kamu yang baru terjun ke dunia anime, pasti pernah bingung sama genrenya. Pertanyaan ini emang sering banget menghantui para penonton.
Ada yang isinya penuh pertarungan, sampai penuh perasaan. Nah, ceritanya emang bergantung sama genrenya. Setiap kategori juga punya ciri khas masing-masing.
Lewat artikel ini, kita bakal bahas genre anime dan cara mengenalinya dengan bahasa santai dan gampang dipahami. Jadi, sebelum salah pilih tontonan, yuk kenali dulu genre anime biar nontonnya makin pas sama selera kamu!
Genre Utama Anime yang Wajib Kamu Tahu
1. Shonen
Shonen berarti anak laki-laki dan ditujukan untuk penonton cowok usia remaja. Nggak heran, kalau anime shonen biasanya tokoh utamanya laki-laki yang masih muda dan penuh semangat.
Genre anime ini termasuk yang paling populer karena isinya lengkap. Dari aksi, petualangan, pertarungan seru, komedi, drama, semuanya bisa kamu temukan.
Beberapa anime shonen yang paling terkenal:
- Naruto
- One Piece
- Attack on Titan
- Bleach
- Fullmetal Alchemist
- Fairy Tail
- Hunter x Hunter
Baca juga: Alasan Serial Anime Kaiju No. 8 Semakin Viral di Kalangan Penggemar Aksi
2. Seinen
Seinen berarti pria muda dan menyasar penonton cowok yang lebih dewasa. Target pasarnya remaja akhir sampai orang dewasa. Sekilas memang mirip shonen, tapi ceritanya biasanya lebih berat dan kompleks.
Anime seinen cenderung lebih gelap dan brutal. Isinya kadang mengandung unsur seksual, satir, atau konflik psikologis yang intens. Karena itu, genre ini lebih cocok buat penonton yang udah matang.
Contoh anime seinen populer:
- One Punch Man
- Tokyo Ghoul
- Steins;Gate
- Ghost in the Shell
- Berserk
Baca juga: Rekomendasi Anime Untuk Pemula Tema Action dan Adventure
3. Shoujo
Kalau shonen ditujukan buat cowok, shoujo jutsru kebalikannya. Genre anime yang satu ini ditujukkan untuk penonton cewek. Shoujo berarti anak perempuan dan lebih fokus ke hubungan antar karakter dan kisah romansa.
Ceritanya biasanya lebih emosional dan dramatis, tapi tetap dibumbui komedi, petualangan, bahkan sedikit aksi. Tokoh utamanya hampir selalu perempuan.
Beberapa anime shoujo yang populer:
- Ouran High School Host Club
- Maid Sama!
- Vampire Knight
- My Little Monster
- Natsume’s Book of Friends
4. Josei
Josei bisa dibilang versi dewasa dari shoujo. Genre ini ditujukan untuk perempuan dewasa dan ceritanya terasa lebih realistis dibanding shoujo.
Tema yang diangkat sering seputar kehidupan sehari-hari, hubungan, dan romantis, tapi dengan konflik yang lebih berat. Josei juga nggak ragu membahas sisi gelap, emosional, bahkan erotis dari kehidupan orang dewasa.
Contoh anime josei terkenal:
- Usagi Drop
- Nodame Cantabile
- Chihayafuru
- Paradise Kiss
5. Kodomomuke
Nah, terakhir ada kodomomuke, genre yang hampir pasti pernah ditonton semua orang. Sesuai namanya, kodomomuke ditujukan khusus untuk anak-anak dan aman ditonton buat semua umur.
Anime jenis ini biasanya punya visual lucu, cerita imajinatif, dan penuh pesan moral. Selain menghibur, kodomomuke juga mengajarkan anak-anak tentang sikap baik, persahabatan, dan cara menjalani hidup dengan benar.
Beberapa anime kodomomuke yang paling populer:
- Pokémon
- Doraemon
- Digimon Adventure
- Youkai Watch
- Hamtaro
Sub Genre Anime
Selain genre utama, ada juga sub-genre yang biasanya dikombinasikan di dalam cerita:
- Action: Cepat, penuh pertarungan dan aksi fisik
- Petualangan: Kisah perjalanan menjelajahi dunia baru
- Komedi: Dibuat untuk hiburan dengan humor absurd
- Fantasi: Dunia sihir, makhluk mitologi, dan kekuatan unik
- Horor: Gelap, tegang, dan menyeramkan
- Romantis: Cinta, hubungan, dan patah hati
- Sci-Fi: Dunia futuristik, teknologi canggih, luar angkasa
- Slice of Life: Cerita kehidupan sehari-hari yang realistis
- Supernatural: Fenomena gaib dan kekuatan misterius
Sub-genre ini bebas dikombinasikan. Misalnya, slice of life biasanya identik dengan josei, tapi bisa juga dipadukan dengan unsur supernatural, misalnya kalau tokohnya para arwah.
Sub-Genre Anime yang Lebih Niche
Masih ada ribuan sub-genre lain yang dibangun dari trope atau pola cerita tertentu. Sama seperti drakor romantis yang punya trope “enemies to lovers”, anime juga punya versi-versinya sendiri.
Beberapa contohnya:
- Mecha: Robot raksasa dan pertempuran skala besar
- Isekai: Tokoh pindah atau bereinkarnasi ke dunia lain
- Mahou Shoujo: Cewek-cewek dengan kekuatan sihir
- Yaoi: Kisah pria dengan pria
- Yuri: Kisah perempuan dengan perempuan
- Harem: Tokoh cowok dikelilingi banyak pengagum cewek
- Ecchi: Humor seksual ringan dan nakal
- Idol: Dunia selebritas, musik, dan industri hiburan
Apa pun selera kamu, selalu ada anime yang cocok. Jadi, kalau kamu baru mulai nonton, santai aja. Kira-kira, mau mulai dari genre yang mana dulu nih?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Comicbook