INDOZONE.ID - Setelah setengah abad mewarnai layar kaca Jepang, era Super Sentai dilaporkan akan segera berakhir. No. 1 Sentai Gozyuger menjadi seri ke-50 sekaligus entri penutup bagi waralaba legendaris ini.
Keputusan sulit ini diambil di tengah tren penurunan angka penjualan mainan, merosotnya okupansi pertunjukan langsung, serta performa film layar lebar yang mulai kehilangan daya tarik bagi penggemar.
Meski TV Asahi belum memberikan pengumuman tertulis, sinyal kuat muncul melalui berbagai pernyataan di acara internal dan munculnya paten waralaba baru bertajuk Project R.E.D. (Records of Extraordinary Dimensions), yang diprediksi akan menjadi suksesornya.
Baca juga: Super Sentai akan Berakhir Setelah 50 Tahun Tayang, Benarkah Gozyuger Jadi yang Terakhir?
Selama 50 tahun, waralaba Sentai telah menjadi ikon hiburan Jepang sejak peluncuran Gorenger di tahun 1975.
Hubungan internasionalnya dengan AS memuncak melalui Zyuranger yang diadaptasi menjadi Power Rangers. Sayangnya, hubungan simbiosis ini mencapai titik akhir pada seri Ryusoulger (Cosmic Fury).
Dengan berakhirnya keterlibatan Hasbro dan berpindahnya kendali mainan ke tangan Playmates, aliran royalti yang selama ini menyokong produksi di Jepang pun resmi terhenti, menandai berakhirnya sebuah era finansial yang stabil.
Bukan hal yang aneh jika serial Jepang mengambil jeda sebelum kembali. Hal ini terjadi pada Ultraman dan Kamen Rider selama bertahun-tahun, dan keduanya kembali saat ini.
Baca juga: 10 Serial Super Sentai Terbaik, Dari Era Pertama hingga yang Terbaru
Langkah Kamen Rider ZEZTZ merambah pasar dunia memberikan sinyal kuat arah gerak Project R.E.D. ke depannya.
Keputusan untuk menjauh dari identitas Super Sentai memberikan peluang emas bagi kreator untuk membuang beban estetika atau pola cerita yang kaku.
Fokus kini beralih pada bagaimana Project R.E.D. akan meramu ulang aspek-aspek esensial dari sejarah 50 tahun Sentai, ke dalam format yang lebih segar dan relevan secara global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thenerdy.com