INDOZONE.ID - Kalau ngomongin karakter lucu yang nggak pernah gagal bikin gemas, nama Sanrio pasti langsung terlintas di kepala.
Ada Hello Kitty yang legendaris, sampai Cinnamoroll yang super menggemaskan. Semuanya punya tempat spesial di hati penggemar.
Nggak cuma anak-anak, orang dewasa pun banyak yang masih mengoleksi merchandise-nya. Menariknya, setiap karakter Sanrio punya cerita, kepribadian, dan sejarah unik yang bikin mereka terasa hidup.
Di artikel ini, kita bakal bahas siapa saja karakter terpopuler Sanrio. Siap nostalgia sekaligus kenalan lebih dekat? Cek langsung ke bawah ya!
Pengertian Sanrio
Sanrio adalah perusahaan asal Jepang yang didirikan pada tahun 1960 oleh Shintaro Tsuji. Awalnya, perusahaan ini memproduksi barang-barang kecil seperti sandal karet dengan desain lucu. Konsepnya sederhana tapi kuat, yaitu "barang kecil yang bisa bikin senyum."
Filosofi ini yang kemudian membuat Sanrio fokus menciptakan karakter-karakter menggemaskan. Ada alat tulis, tas, boneka, sampai kolaborasi fashion internasional.
Seiring waktu, Sanrio berkembang jadi brand global dengan puluhan karakter. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil jadi ikon populer sampai sekarang.
Karakter Sanrio Terpopuler
1. Hello Kitty (1974)
Kalau bicara soal karakter Sanrio, Hello Kitty jelas masuk daftar teratas. Karakter ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1974.
Ia digambarkan sebagai gadis kecil asal London yang baik hati dan suka berteman. Ciri khasnya adalah pita merah di kepala dan wajah tanpa mulut. Kenapa tanpa mulut? Soalnya supaya ekspresinya bisa mengikuti perasaan siapa pun yang melihatnya.
Hello Kitty populer banget di tahun 80-an dan 90-an. Sampai sekarang, ia tetap dikenal banyak orang lewat kolaborasi dengan brand fashion, kosmetik, hingga streetwear.
Baca juga: 7 Serial Kartun Anak-anak yang Ternyata Punya Sisi Kelam, Apa Saja?
2. My Melody (1975)
Setahun setelah Hello Kitty, Sanrio memperkenalkan My Melody. Karakter kelinci manis dengan tudung kepala ini awalnya terinspirasi dari dongeng Little Red Riding Hood.
My Melody dikenal tinggal di hutan dan suka bikin kue bersama ibunya. Ia punya aura yang bikin banyak orang jatuh hati.
Popularitasnya terus stabil sampai sekarang. Apalagi, setelah hadirnya karakter Kuromi sebagai rivalnya, yang bikin ceritanya makin menarik.
Baca juga: 8 Rekomendasi Anime Legendaris, Paling Berpengaruh di Pop Culture!
3. Kuromi (2005)
Kuromi adalah karakter dengan topi hitam ala jester dan tengkorak pink di bagian depan. Dikenalkan sebagai rival My Melody, Kuromi punya kepribadian yang terlihat nakal dan edgy.
Padahal sebenarnya, ia juga punya sisi girly dan suka menulis diary. Sekilas kelihatan galak, tapi sebenarnya ia punya sisi lembut juga.
Karakter Kuromi makin populer karena mewakili sisi rebel tapi imut. Banyak fans yang merasa relate dengan kepribadiannya yang bikin gemas.
4. Cinnamoroll (2001)
Masuk era 2000-an, muncul Cinnamoroll, salah satu karakter Sanrio paling populer saat ini. Karakternya didefinisikan sebagai anak anjing putih dengan telinga super panjang. Bahkan, ia bisa terbang pakai telinganya.
Awalnya, cinnamoroll ditemukan oleh pemilik kafe dan sejak itu jadi maskot di sana. Ia juga punya kepribadian pemalu tapi manis banget. Aura lembutnya bikin ia punya fanbase besar, terutama di kalangan remaja.
5. Pompompurin (1996)
Pompompurin adalah anjing golden retriever dengan topi baret cokelat yang ikonik. Ia pertama kali diperkenalkan tahun 1996. Karakternya santai, ramah, dan suka puding.
Pompompurin punya aura hangat dan bikin nyaman. Alhasil, ia juga konsisten masuk jajaran karakter Sanrio paling populer.
6. Pochacco (1989)
Kalau karakter lain lebih kalem, Pochacco beda sendiri. Ia energik, sporty, dan suka banget olahraga, terutama basket dan sepak bola.
Pochacco adalah anak anjing putih dengan telinga hitam yang punya semangat tinggi. Ia tipe teman yang selalu ngajak aktivitas seru dan nggak bisa diam lama-lama.
Karakter ini cocok banget buat kamu yang suka vibe aktif dan positif. Pochacco membuktikan kalau karakter lucu juga bisa tampil atletis dan penuh energi.
7. Little Twin Stars (1975)
Little Twin Stars pertama kali muncul di tahun 1975. Mereka adalah saudara kembar bernama Kiki dan Lala yang berasal dari negeri bintang.
Mereka datang ke bumi untuk belajar jadi bintang yang baik. Kiki berambut biru dan lebih aktif, sementara Lala berambut pink dan lebih lembut.
Konsep karakter ini berwarna pastel dan bertema langit. Ini yang bikin mereka jadi favorit penggemar karena image imutnya.
8. Tuxedo Sam (1979)
Tuxedo Sam adalah penguin biru yang selalu tampil rapi dengan dasi kupu-kupu. Ia digambarkan sebagai karakter yang sopan, pintar, dan fashionable.
Sam juga dikenal punya banyak koleksi dasi kupu-kupu. Vibes-nya classy tapi tetap cute. Karakter ini pas buat kamu yang suka kartun dengan sentuhan elegan.
9. Pekkle (1990)
Pekkle adalah bebek putih yang ramah dan penuh talenta. Ia bisa menari dan bernyanyi, bahkan sering tampil di acara hiburan di dunianya.
Karakter ini punya kepribadian ceria dan mudah bergaul. Pekkle mungkin nggak sepopuler Hello Kitty atau Cinnamoroll, tapi pesonanya tetap kuat.
10. Hangyodon (1985)
Terakhir, ada Hangyodon sebagai karakter populer Sanrio. Ia merupakan ikan biru unik yang ingin jadi pahlawan, tapi sering berakhir dalam situasi lucu.
Diperkenalkan tahun 1985, ia punya ekspresi wajah yang khas dan sedikit dramatis. Popularitasnya sempat naik turun, tapi belakangan kembali naik karena desainnya yang unik dan beda dari karakter lain.
11. Keroppi
Keroppi nama lengkapnya Kerokerokeroppi. Ia adalah salah satu karakter Sanrio paling populer yang debut pada tahun 1988.
Karakter ini dikenal sebagai katak kecil berwarna hijau dengan mata besar yang menonjol dan senyum ceria. Keroppi tinggal di tempat bernama Donut Pond, sebuah kolam indah yang bentuknya seperti donat.
Walaupun muncul setelah Hello Kitty (1974), ia langsung jadi favorit karena desainnya yang simpel, ekspresif, dan penuh energi.
Itulah deretan karakter Sanrio paling populer sepanjang sejarah. Dari semuanya, mana nih yang jadi favorit kamu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Comic Book Resources