Nicola Peltz dan Brooklyn Beckham. (Instagram/brooklynbeckham)
INDOZONE.ID - Nama Nicola Peltz belakangan semakin sering menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena kiprahnya di dunia film, tetapi juga karena perannya dalam kehidupan sang suami, Brooklyn Beckham.
Di tengah sorotan media tentang dinamika keluarga Beckham, Nicola kerap disebut-sebut sebagai sosok yang membawa perubahan besar dalam hidup Brooklyn, sebuah narasi yang justru dibantah langsung oleh sang suami.
Bagi Brooklyn, Nicola bukan pengendali hidupnya, melainkan tempat pulang yang membuatnya akhirnya merasa bebas menentukan arah hidupnya sendiri.
Baca juga: Brooklyn Beckham Ungkap Victoria Beckham Sempat Batalkan Gaun Pernikahan Nicola Peltz
Nicola Peltz (Instagram/@nicolaannepeltzbeckham)
Melansir laman ENews, meski tidak lahir dari keluarga selebritas seperti Brooklyn Beckham, Nicola Peltz tumbuh dalam lingkungan yang tidak kalah berpengaruh.
Nicola merupakan putri dari Nelson Peltz, investor ternama dan pendiri Trian Fund Management, perusahaan investasi bernilai miliaran dolar. Nama Nelson Peltz juga dikenal di jajaran dewan direksi berbagai perusahaan besar dunia.
Sementara itu, sang ibu, Claudia Heffner Peltz, adalah mantan model yang pernah bekerja sama dengan merek-merek kelas dunia seperti Chanel, Calvin Klein, hingga Revlon, sebelum memilih fokus pada keluarga dan kegiatan filantropi.
Baca juga: Keluarga Beckham Mengalami Ketegangan: Brooklyn dan Nicola Peltz Absen di Pesta Ulang Tahun David
Nicola dibesarkan di Westchester County, New York, bersama banyak saudara. Tumbuh di tengah keluarga besar yang mayoritas laki-laki, ia mengaku lingkungan tersebut membentuk karakternya menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah gentar.
Menariknya, meski hidup berkecukupan, Nicola menyebut keluarganya cenderung menjauh dari hiruk-pikuk Hollywood. Dunia hiburan bukan tujuan utama keluarga Peltz, sebuah nilai yang turut memengaruhi cara pandangnya terhadap popularitas.
Ketertarikan Nicola pada dunia akting muncul sejak usia muda. Ia menyadari bahwa akting adalah satu-satunya bidang yang benar-benar ia nikmati selama sekolah.
Kesempatan pertamanya datang secara tidak terduga, berawal dari pertemuan dengan seorang manajer di New York yang kemudian membawanya masuk ke industri hiburan.
Kariernya mulai dikenal luas lewat film The Last Airbender (2010) sebagai Katara, disusul peran besar dalam Transformers: Age of Extinction (2014). Ia juga tampil dalam serial populer Bates Motel (2013), yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai aktris muda berbakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Enews