Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 MARET 2023 • 06:06 WIB

Cerita di Balik Wafatnya Nani Wijaya: Idap Infeksi Paru-paru dan Sempat Membaik

Cerita di Balik Wafatnya Nani Wijaya: Idap Infeksi Paru-paru dan Sempat MembaikKeluarga ikut mengantarkan jenazah Nani Wijaya ke tempat peristirahatan terakhirnya, di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. (Tangkapan Layar/Intens Investigasi)

Cahya Kamila selaku anak Nani Wijaya mengatakan, sang ibunda dilarikan ke rumah sakit pada 1 Februari 2023 lalu. Ibundanya diketahui mengidap infeksi paru-paru dan dilarikan ke IGD.

"Ibu masuk ke rumah sakit itu tanggal 1 Februari karena infeksi paru-paru. Terus di IGD gak ada perbaikan, akhirnya ke ruangan ICU. Terus karena sebelumnya Ibu itu kan demensia, jadi organ tubuhnya juga udah gak terlalu responsif," ujar Cahya Kamila di Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/3/2023).

Bahkan, Nani Wijaya sempat tidak bisa bernapas dan memakai alat bantu ventilator. Selama seminggu sempat ada perkembangan, namun lama-kelamaan kondisi sang ibunda kian menurun.

Baca Juga: Pesan Mengharukan Nani Wijaya kepada Anak Sulungnya: Fokus Bekerja dengan Hati

"Terus akhirnya karena gak bisa napas, makanya pakai alat ventilator. Ventilator kan batasnya 10 hari, kalau misalnya 10 hari gak itu, masuk ke sini kan (sambil tunjuk leher) takut infeksi," jelas Cahya.

"Ternyata seminggu lebih, memang ada perkembangan, terus lama-lama menurun-menurun, lama-lama infeksinya kan ada di paru ya. Ibu juga kan sudah pakai pampers, jadi lecet di sini udah infeksi juga," lanjutnya.

Cahya Kamila usai menghadiri proses pemakaman Nani Wijaya di kawasan Sentul, Bogor. (Tangkapan layar YouTube/Intens Investigasi)

Selama dua minggu ke belakang, kondisi mendiang Nani Wijaya mengalami penurunan tensi dan infeksinya tidak kunjung sembuh.

"Terus sudah dua minggu ini, (kondisi) semakin menurun, tensinya rendah terus , terus infeksinya belum sembuh akhirnya ada bakteri, bakteri yang apa gitu namanya, akhirnya makin menurun terus," imbuh Cahya.

Baca Juga: Cahya Kamila Bersyukur Bisa Bimbing Nani Wijaya di Detik-detik Sakaratul Maut

Kendati demikian, Cahya mengaku bersyukur karena dirinya bisa mendampingi Nani Wijaya hingga akhir hayatnya.

"Tiba-tiba gak ada schedule itu akhirnya pas malam, semalam sampai mau pagi saya di Rumah Sakit sampai mau pulang pas pagi di telepon sama rumah sakit, karena kan selama ini saya pengen banget, kalau emang terjadi apa gitu ,saya pengen mendampingi ibu," ucap Cahya.

"Tiba-tiba aku berdoa gitu ya di hati, sambil aku bilang, ‘Ya Allah, izinkanlah hamba untuk membimbing ibu hamba di sakratul maut ini, kalau memang saat ini ibu hamba mesti di panggil oleh-Mu izinkan untuk membimbingnya," lanjutnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Cerita di Balik Wafatnya Nani Wijaya: Idap Infeksi Paru-paru dan Sempat Membaik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!