Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 30 OKTOBER 2024 • 12:30 WIB

CEO HYBE Minta Maaf ke Industri K-Pop Usai Laporan Internal Diketahui Publik

CEO HYBE Minta Maaf ke Industri K-Pop Usai Laporan Internal Diketahui PublikCEO HYBE Minta Maaf kepada Industri K-Pop Usai Laporan Internal Diketahui Publik

INDOZONE.ID - CEO HYBE, Lee Jae Sang merilis permintaan maaf secara resmi, setelah dokumen internal mingguan perusahaan mereka terungkap ke publik, dan menuai kritik keras dari banyak pihak saat disidak oleh audit Majelis Nasional baru-baru ini.

Pada 24 Oktober 2024, Majelis Nasional dari Komite Budaya, Olahraga, dan Pariwisata menggelar pertemuan audit dengan HYBE.

Dalam pertemuan kali ini, terdapat beberapa laporan mingguan mengenai industri musik Korea di antara para eksekutif perusahaan.

Sebanyak 18.000 halaman dokumen mingguan berisikan komentar buruk yang dilayangkan ke beberapa artis K-Pop dari berbagai agensi, seperti SM Entertainment, JYP Entertainment, YG Entertainment, dan masih banyak dari agensi lain.

Baca Juga: Audit HYBE Temukan Dokumen Sebanyak 18.000 Halaman Berisi Hinaan buat Idol Agensi Lain

Di dalam laporan itu, mereka mengomentari penampilan dan keterampilan idol dengan pedas, menyebarkan rumor tidak benar, mengedarkan informasi pribadinya, hingga membuat sebuah rencana untuk merusak citra dari artis tersebut.

Sebelumnya juga diketahui di dalam dokumen tersebut, HYBE diduga telah berlangganan akun Channel YouTube Sojang yang dituduh atas pencemaran nama baik, karena telah menyebarkan berita hoax tentang idol K-Pop, termasuk V dan Jungkook BTS.

Mengetahui hal tersebut, para penggemar bereaksi keras terhadap pengungkapan yang mengejutkan ini, hingga mengkritik HYBE atas aktivitas tersebut.

Bahkan, Seungkwan SEVENTEEN buka suara di unggahan Instagram pribadinya pada Selasa (29/10/2024) terkait hal tersebut.

Tak lama setelah itu, CEO HYBE Lee Jae Sang juga merilis permintaan maaf terkait laporan mingguan perusahaannya, yang berisikan komentar jahat terhadap para idol dari berbagai agensi.

"Sebagai CEO HYBE, saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya mengenai dokumen pemantauan HYBE. Terkait dengan dokumen pemantauan kami yang disorot selama sidang audit Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional pada tanggal 24 Oktober 2024, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para artis, pemangku kepentingan industri, dan penggemar," ucap Lee Jae Sang yang dikutip dari Soompi pada Selasa (29/10/2024).

Lee Jae Sang juga mengungkapkan alasan perusahaan membuat laporan review mingguan para artis K-Pop dari agensi lain, untuk mengumpulkan opini publik terkait tren serta isu yang terjadi, agar bisa memahami pasar industri musik korea.

“Dokumen ini dibuat sebagai bagian dari proses untuk mengumpulkan berbagai reaksi dan opini publik tentang tren dan isu industri secara retrospektif. Meskipun dimaksudkan untuk dibagikan hanya kepada sejumlah kecil pemimpin untuk memahami sentimen pasar dan penggemar, isinya sangat tidak pantas,” ungkap CEO HYBE, Lee Jae Sang.

“Dokumen tersebut berisi ekspresi provokatif dan eksplisit yang ditujukan kepada artis K-pop, menyertakan opini dan evaluasi pribadi penulis, dan disimpan dalam bentuk tertulis. Sebagai perwakilan perusahaan, saya mengakui semua kesalahan dan bertanggung jawab penuh,” sambungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Soompi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

CEO HYBE Minta Maaf ke Industri K-Pop Usai Laporan Internal Diketahui Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!