Barack Obama dan Michelle Obama. (Instagram/@michelleobama)
INDOZONE.ID - Mantan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama membeberkan pengakuan jujur mengenai kondisi pernikahannya dengan Michelle.
Barack Obama memaparkan bahwa ia sudah bekerja keras untuk menebus kesalahannya kepada Michelle setelah dua periode di Gedung Putih berpengaruh buruk pada pernikahan mereka.
"Saya sangat berbeda pendapat dengan istri saya," Obama mengakui dalam percakapan dengan Presiden Hamilton College Steven Tepper pada hari Kamis.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sudah berusaha melakukan hal-hal yang menyenangkan.
Baca Juga: 5 Kontroversi Keluarga Miley Cyrus: Dari Perceraian, Drama Pernikahan, hingga Kisah Cinta Segitiga Ibu dan Putrinya
"Jadi saya berusaha keluar dari lubang itu dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan," imbuh mantan presiden itu.
Mantan Presiden Amerika Serikat itu pernah mengungkapkan bahwa dua periode jabatannya sebagai presiden, yang berlangsung dari tahun 2009 hingga 2017, memiliki dampak negatif pada hubungannya dengan pasangan hidupnya yang juga mantan Ibu Negara.
Sebelumnya, ia telah memberikan petunjuk tentang bagaimana kepresidenannya dapat mempengaruhi hubungannya dengan Michelle.
"Izinkan saya katakan ini: Pasti sangat membantu untuk keluar dari Gedung Putih dan memiliki lebih banyak waktu bersamanya," kata Barack dalam wawancara pada Mei 2023 , sembari memastikan untuk memuji Michelle karena telah "memaafkan" kekurangannya.
Pada Desember 2022, wanita berusia 61 tahun itu mengungkapkan bahwa ia merasa tidak sabar dengan suaminya selama satu dekade ketika putri mereka masih kecil, yaitu Malia yang berusia 26 tahun dan Sasha yang berusia 23 tahun.
Ia mengakui bahwa pernyataannya itu tidak berlebihan. Menurut Michelle, konsep 50/50 dalam pernikahan tidaklah realistis.
"Ada saatnya saya berusia 70 tahun, dia berusia 30 tahun. Ada saatnya dia berusia 60 tahun, [saya] berusia 40 tahun. Tapi coba tebak? Sepuluh tahun kami telah menikah selama 30 tahun, saya lebih memilih 10 tahun yang buruk daripada 30 tahun. Itu hanya cara pandang Anda," ujarnya.
Dalam sebuah wawancara pada April 2023, ia membagikan cerita bahwa Michelle berbicara secara terang-terangan mengenai kemitraannya.
"Karena pernikahan itu sulit, dan banyak anak muda menyerah pada pernikahan karena hal-hal yang hanya merupakan bagian dari komitmen," tuturnya.
Walaupun begitu, ia mengaku pada saat itu bahwa kompromi yang menyangkut dengan pernikahannya itu tidak selalu menyenangkan.
Keluarga Obama yang menikah pada Oktober 1992 baru-baru ini diterpa rumor perceraian.
Isu ini mulai beredar pada Januari setelah Barack Obama menghadiri beberapa acara politik sendirian, seperti pemakaman mantan Presiden Jimmy Carter dan pelantikan Presiden Trump, tanpa didampingi oleh istrinya, Michelle Obama.
Tetapi, seorang informan saat itu tetap kekeh mengatakan bahwa Michelle sudah keluar dari kehidupan di DC.
Seorang sumber yang pernah bekerja dengan pasangan itu juga memaparkan kepada Page Six, "Mereka tidak berpura-pura memiliki hubungan Camelot. Mereka tidak berusaha menampilkan bahwa mereka adalah pasangan ajaib," paparnya.
Michelle Obama berbagi pandangannya tentang bagaimana dia menghadapi komentar online mengenai kehidupan pribadinya.
Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah membaca komentar-komentar tersebut dan menekankan pentingnya tidak membiarkan energi negatif dari media sosial mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, banyak dari komentar tersebut bersifat spekulatif dan tidak berdasarkan fakta, sehingga tidak ada gunanya memperhatikannya.
Dengan demikian, Michelle Obama menunjukkan kemampuannya untuk tetap fokus pada hal-hal positif dan tidak terpengaruh oleh opini orang lain yang tidak memiliki pemahaman mendalam tentang dirinya.