Aktris pemeran "Wonder Woman", Gal Gadot mengomentari ketegangan yang kembali terjadi antara Israel dan Palestina.
Wanita cantik kelahiran Israel ini mengaku hancur melihat negaranya berperang dan mengkhawatirkan orang-orang terdekatnya.
"Hati saya hancur. Negara saya sedang berperang. Saya mengkhawatirkan keluarga saya, teman-teman saya. Saya khawatir untuk orang-orang saya. Ini lingkaran setan yang sudah berlangsung terlalu lama," tulis Gal Gadot di akun Instagramnya.
Gal Gadot menambahkan bahwa Israel berhak hidup aman, dan begitu juga dengan tetangga mereka yaitu Palestina.
"Israel berhak hidup sebagai bangsa yang bebas dan aman. Tetangga kita berhak mendapatkan hal yang sama. Saya berdoa untuk para korban dan keluarga mereka, saya berdoa agar permusuhan yang tak terbayangkan ini berakhir, saya berdoa bagi para pemimpin kita untuk menemukan solusi agar kita bisa hidup berdampingan dengan damai. Saya berdoa untuk hari-hari yang lebih baik," lanjutnya.
Pernyataan ini tak ayal menuai kontroversi karena Gal Gadot dinilai hanya melihat dari satu sisi, tanpa memahami akar masalah dan tidak simpati kepada rakyat Palestina.
Kini, kolom komentar unggahan Instagram tersebut telah dikunci. Namun, Gal Gadot tetap menjadi trending topic di Twitter dengan banyak kecaman dilayangkan kepadanya.
Penggunaan kata "tetangga" alih-alih Palestina membuat netizen murka. Banyak juga yang bertanya kenapa Gal Gadot tidak mengecam kekerasan yang dilakukan aparat Israel terhadap rakyat Palestina.
Gal gadot and natalie portman. Both israeli women , the difference is , one's educated and is using her platfrom to help the oppressed , the other one play a shitty version of wonder woman <3 pic.twitter.com/2RT6EqAzMV
— batata_maslou2a (@bisibisibitch) May 12, 2021
Beberapa pengguna Twitter mulai mengkritik perannya sebagai Wonder Woman. Gal Gadot diketahui pernah pernah menjalani wajib militer selama dua tahun sebagai tentara di Pasukan Pertahanan Israel.
Pada 2017, Kementerian Ekonomi Lebanon melarang rilis "Wonder Woman" atas keterlibatan Gadot dan perang negara dengan Israel.
Perwakilan Gadot dan Warner Bros belum memberikan komentar terkait masalah ini.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: