Komisioner KPI Nuning Rodiyah buka suara banyaknya netizen yang meminta agar pasangan suami istri Rizky Billar dan Lesti Kejora diboikot dari TV. Akun Instagram KPI penuh dengan hastag #boikotleslar sejak beberapa hari lalu.
Netizen ramai meminta agar Lesti-Billar diboikot dari TV. Lesti dinilai mempermainkan netizen dengan melaporkan Billar atas KDRT. Namun saat sudah menjadi tersangka malah mencabut laporannya.
Nuning menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih mempertimbangkan masukan-masukan dari masyarakat. Sebelumnya, mereka hanya melarang pelaku KDRT tampil di layar kaca.
"Even sekarang ini ada tuntutan dari publik ini harus kedua belah pihak yang tidak boleh diberikan ruang di layar kaca, itu harus kita pertimbangkan," ujar Nuning Rodiyah seperti dikutip Indozone, Selasa (18/10/2022).
Baca juga: Lesti Maafkan dan Cabut Laporan Billar, Netizen Geram Minta KPI Boikot Leslar
Akun media sosial KPI mendapat kurang lebih 20 ribu komentar dari netizen. Tak hanya meminta Lesti-Billar diboikot, sebagian lain juga minta KPI tetap memberikan izin Lesti tampil di TV.
"Karena hari ini yang masuk lebih dari 20 ribu komentar di KPI yang isinya ada dua hal. Yang pertama adalah 'boikot Lesti-Billar' dan yang kedua 'Lesti selalu di hati'. Ini kan dua pendapat yang berbeda," ungkapnya.
Nuning juga menjelaskan kalau mereka akan bertindak senetral mungkin, tanpa memberatkan pihak manapun.
Baca juga: Geram KPI Diduga Boikot Lesti-Billar dari TV, Saipul Jamil: Gak Ada Hak Mereka!
"Kami sebagai regulator penyiaran tentunya akan tetap mengeluarkan kebijakan berdasarkan regulasi yang ada. Kami juga sebagai representasi publik akan berdiri netral bahwa kita tidak berpihak kepada salah satu pihak pun dalam menentukan kebijakan yang akan kita ambil," sambungnya.
Namun, jika Lesti atau Billar melakukan hal membuat masyarakat resah atau melakukan upaya untuk penghapusan KDRT, hal itu pastinya akan mereka tindaklanjuti.
"Kalau dirasa penampilan publik figur yang saat ini sedang ramai diperbincangkan itu kemudian meresahkan publik atau bahkan menafikkan tentang upaya penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maka tentunya KPI akan melakukan evaluasi," pungkasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: