Jumat, 03 MEI 2024 • 19:25 WIB

Taylor Swift Melampaui The Beatles dalam Rekor Album Nomor Satu di Inggris

Author

Taylor Swift dan The Beatles. (Instagram / @taylorswift dan nytimes.com)

INDOZONE.ID - Taylor Swift kembali mencatat sejarah dalam industri musik dengan album terbarunya yang bertajuk "The Tortured Poets Department".

Pada Jumat lalu (26/4), album ini langsung menduduki puncak tangga musik Britania Raya, mengungguli semua pesaingnya dan bahkan mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh legenda musik, The Beatles.

Rekor yang Dipecahkan oleh Swift

Taylor Swift. (Instagram / taylorswift)

Dengan dirilisnya "The Tortured Poets Department", Taylor Swift berhasil mengukir sejarah dengan menjadi artis tercepat yang meraih 12 album nomor satu di Inggris, mengungguli The Beatles dalam pencapaian ini.

Pencapaiannya ini melampaui legenda musik The Beatles, yang sebelumnya memegang rekor tersebut. Dalam waktu 11 tahun dan 6 bulan, Swift berhasil meraih apa yang The Beatles capai dalam 14 tahun dan 1 bulan.

Baca Juga: Rayakan 14 Lagu Taylor Swift Masuk Posisi Teratas Billboard, Penggemar Beli Ruang Iklan di Times Square

Kesuksesan Album dan Dampaknya

Album 'The Tortured Poets Department' (Instagram / taylorswift)

Album "Poets" tidak hanya menjadi yang terlaris dalam seminggu pertama di Inggris dan dalam tujuh tahun terakhir, tetapi juga mencatat prestasi luar biasa dengan menjadi album yang paling banyak diputar di platform streaming seperti Spotify dan Amazon Music.

Keberhasilan ini bukan hanya mencerminkan kualitas musik Swift, tetapi juga daya tariknya yang luar biasa di kalangan penggemar global.

Baca Juga: Taylor Swift Dikabarkan Jadi Miliarder Menurut Forbes

Keberhasilan Taylor Swift dalam mencapai albumnya yang meraih peringkat nomor satu ke-12 di Inggris bukan hanya prestasi individu, tetapi juga mencerminkan dominasinya dalam industri musik global.

Dengan karya-karya musiknya yang terus berkembang dan memecahkan rekor, Swift telah membuktikan dirinya sebagai salah satu ikon pop terbesar dalam sejarah musik modern.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU