Minggu, 21 JULI 2024 • 16:06 WIB

Netizen Soroti Jenazah Dali Wassink yang Dikremasi Padahal Mualaf, Begini Hukumnya dalam Pandangan Islam

Author

Jenazah Dali Wassink Dikremasi di Krematorium Kertha Semadi di Bali (Instagram @rumpi_gosip)

INDOZONE.ID - Dali Wassink, suami Jennifer Coppen, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal pada Kamis, 18 Juli 2024, yang menyedot perhatian luas. Publik, termasuk warganet, turut merespons kematian pria yang dikenal sebagai Papa Dali ini.

Tidak hanya terkejut, banyak juga yang berempati terhadap kesedihan yang dialami Jennifer Coppen dan putrinya, Kamari Sky.

Media sosial penuh dengan berita tentang kematian suami Jennifer Coppen, Dali Wassink, yang terjadi karena kecelakaan motor di Jalan Sunset Road, Seminyak, Bali.

Baca Juga: Upacara Pelarungan Abu Dali Wassink di Pantai Lembeng Bali, Jennifer Coppen: Goodbye!

Selain mengenang momen-momen indah Dali dengan Jennifer, warganet juga menyoroti prosesi kremasi jenazah Dali Wassink. Proses kremasi ini menjadi viral di media sosial, seperti diunggah oleh akun Tiktok @maria.ulfa09 dan Instagram @rumpi_gosip pada Sabtu, 20 Juli 2024.

Perhatian publik ini meningkat karena Dali, yang memiliki darah Thailand-Belanda, telah memeluk agama Islam sebelum menikahi Jennifer Coppen pada 10 Oktober 2023.

Pernikahan Jennifer dan Dali dilaksanakan sesuai syariat Islam, dengan ijab kabul yang sah.

Jennifer Coppen, dalam beberapa kesempatan, menegaskan bahwa Dali sudah menjadi mualaf.

"Dali mualaf? Ya, sebelum kami menikah," ujar Jennifer. Proses kremasi Dali pada Jumat, 19 Juli 2024, memicu perdebatan di media sosial.

Kontroversi ini muncul karena meskipun Dali telah menjadi mualaf, pemakamannya dilakukan dengan kremasi, bukan dikubur.

"Dali tidak bisa memilih mau dimakamkan seperti apa, Jennifer juga pasti kalah sama keluarga Papa Dali. Biar jadi urusan Dali dan Tuhan. Jennifer juga minta doain Papa Dali Al-Fatihah karena Dali muslim," tulis salah satu warganet.

Banyak yang penasaran tentang hukum kremasi dalam Islam bagi seorang mualaf seperti Dali Wassink. Berikut penjelasannya:

1. Hukum Kremasi Jenazah Dalam Islam

Ilustrasi Jenazah di Kremasi (Freepik.com @freepik)

Islam memiliki aturan jelas mengenai pengurusan jenazah, termasuk tata cara pemakaman. Kremasi atau pembakaran jenazah tidak diperbolehkan dalam Islam.

Kremasi adalah proses penghancuran jenazah manusia dengan cara membakar. Setelah proses ini, abunya bisa disimpan oleh keluarga atau ditebar di tempat tertentu, seperti laut.

Namun, dalam Islam, jenazah harus dikuburkan ke dalam tanah sesuai dengan ajaran Alquran dan hadis. Bahkan jenazah orang kafir sekalipun harus dikubur.

Baca Juga: Permintaan Maaf Rebecca Klopper Usai Tuduh Penolong Suami Jennifer Coppen Pansos

Menurut NU Online, kremasi terhadap jenazah umat Islam tidak diperbolehkan. Kremasi hanya dikenal dalam tradisi Majusi. Fatwa Al-Azhar pada 29 Juli 1953 oleh Husnaini M Makhluf juga menyatakan hal yang sama.

Kremasi dianggap tidak menghormati tubuh manusia dan bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dr. Nashr Farid Washil dari Darul Ifta menjelaskan bahwa wasiat untuk kremasi tidak sah dan tidak perlu dilaksanakan.

Pemakaman dalam Islam harus dilakukan dengan tata cara yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu dikubur di liang lahat. Tradisi ini dilanjutkan oleh generasi sahabat, tabi’in, dan umat Islam hingga saat ini.

Baca Juga: Suami Jennifer Coppen Meninggal Dunia, Dali Wassink Alami Kecelakaan di Bali?

2. Respons Warganet

Jenazah Dali Wassink Dikremasi di Krematorium Kertha Semadi di Bali (Instagram @rumpi_gosip)

Video prosesi kremasi Dali Wassink memicu beragam reaksi di kalangan warganet. Banyak yang mempertanyakan kejelasan agama suami Jennifer Coppen ini.

"Terserah keluarga mereka, toh bukan kalian yang membiayai semuanya, doakan aja," tulis seorang warganet.

"Memikirkan Jennifer malam ini, malam pertama tanpa Papa Dali, Tuhan, nyesek banget," sahut lainnya.

"Bisa nggak sih nggak usah dipost dulu? Aku aja yang nggak pernah ngikutin cuma kadang suka lewat aja liatnya nangis mulu. Gimana keluarganya nanti yang lihat, nggak kebayang. Jennifer juga nggak ada post-post mungkin karena masih belum siap. Tolong temen-temen rasakan empatinya. Maaf kalau ada salah kata," tulis warganet lainnya.

"Asapnya bentuk love, duhhh," respons lainnya.

"Yaa ampun, nggak kuat banget. Padahal kalau di TikTok, Yaya (mamanya Dali) orangnya ceria, gaul, dan asik banget kalau main sama Kamari, naik motor ataupun masak di restorannya. Semoga keluarga Dali, Kamari, dan Jennifer diberi kesabaran dan keikhlasan," tulis lainnya.

Baca Juga: Profil Dali Wassink, Suami Jennifer Coppen yang Meninggal di Usia Muda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TikTok @maria.ulfa09

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU