Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 JUNI 2025 • 10:03 WIB

Patung Badak Perunggu Berukuran 1:1 Karya Seniman François-Xavier Lalanne Terjual Rp263 Miliar di Tengah Lesunya Pasar Seni

Patung Badak Perunggu Berukuran 1:1 Karya Seniman François-Xavier Lalanne Terjual Rp263 Miliar di Tengah Lesunya Pasar SeniMeja berbentuk badak berukuran asli. (Artnews)

INDOZONE.ID - Meskipun pasar seni global masih lesu, permintaan tinggi terhadap karya langka François-Xavier Lalanne membuat salah satu meja patung ikoniknya terjual seharga US$16,422 juta atau Rp264,072 Miliar dalam lelang Sotheby’s hari ini.

“Bahkan dalam kondisi yang mengerikan seperti ini, saya akan terkejut jika karya ini tidak laku,” kata penasihat seni Laura Lester kepada ARTnews sebelum lelang dimulai. 

“Selalu ada para pemburu karya trofi di luar sana.”

Mengutip Artnews, karya berjudul Grand Rhinocéros II (2003) merupakan patung meja berukuran nyata berbentuk badak, terbuat dari perunggu berlapis emas, kuningan, dan kulit. Patung ini menjadi sorotan utama dalam lelang Important Design Sotheby’s di New York pada 11 Juni. 

Ukurannya lebih dari 1,2 meter lebar, 2,6 meter panjang, dan sekitar 60 cm tinggi. Estimasi harga pra-lelang berkisar antara US$3 juta hingga US$5 juta.

Baca juga: Kisah Patung Ali dan Nino, Wujud Kisah Cinta Beda Agama yang Tak Akan Pernah Bisa Bersama

Patung ini merupakan edisi pertama dari delapan, dan dibeli oleh pemilik saat ini pada tahun 2003 dari Galerie Mitterand di Paris. Terakhir kali Grand Rhinocéros II muncul dalam lelang adalah pada 22 Mei 2022, saat edisi ketujuhnya terjual seharga €5,5 juta (termasuk biaya), jauh melampaui estimasi atas sebesar €3 juta di Sotheby’s Paris.

Hari ini, penawaran untuk lot 105 dimulai dari US$2,5 juta. Setelah 45 kali penawaran yang berlangsung selama 13 menit—baik secara online maupun melalui telepon oleh spesialis Sotheby’s—harga akhirnya melonjak jauh melampaui estimasi atas dan diketok pada angka US$13,75 juta, atau US$16,422 juta termasuk biaya, kepada penawar lewat telepon.

Hasil lelang hari ini merupakan harga tertinggi kedua untuk karya François-Xavier Lalanne. Rekor tertingginya masih dipegang oleh Rhinocrétaire I, yang terjual seharga US$19,4 juta (termasuk biaya) di Christie’s Paris pada Oktober 2023, jauh di atas estimasi atasnya yang hanya US$6,4 juta.

Harga Grand Rhinocéros II juga melampaui hasil penjualan bulan lalu atas karya Lalanne lainnya, Bar aux Autruches (1967–1968), yang terjual seharga €11,1 juta (sekitar US$12 juta) setelah perang penawaran selama 11 menit di Sotheby’s Paris pada 20 Mei. Bar unik tersebut berbentuk dua burung unta berukuran nyata dengan sebuah telur besar di antaranya, dan diperkirakan terjual antara €3 juta hingga €4 juta.

Baca juga: Seniman Indonesia Menyuarakan Tubuh di Panggung Dunia: PANJAGO di BEAST FEAST 2025

Hasil-hasil ini semakin menunjukkan tingginya permintaan yang terus berlanjut atas karya François-Xavier dan istrinya, Claude Lalanne, dari berbagai kolektor—baik di kategori desain, seni rupa, seni pasca-perang dan kontemporer, hingga impresionis dan modern. 

“Jika ada diagram Venn dari semua kolektor itu, Lalanne adalah titik kecil di mana semuanya bertemu di tengah,” kata Lester. 

“Spektrum kolektornya sangat luas, dan karya seperti ini sangat langka.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Artnews.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Patung Badak Perunggu Berukuran 1:1 Karya Seniman François-Xavier Lalanne Terjual Rp263 Miliar di Tengah Lesunya Pasar Seni

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!